<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777</id><updated>2011-12-10T23:45:17.493+07:00</updated><category term='Akhlaq'/><category term='HIKMAH'/><category term='Muslimah'/><category term='SOLUSI'/><category term='Komputer'/><category term='puisi'/><category term='kesehatan'/><category term='Mauidhah'/><category term='KELUARGA SAKINAH'/><category term='Motifasi'/><category term='Pengetahuan'/><category term='Pendidikan'/><category term='Uswah'/><category term='tafakur'/><category term='Tarikh'/><category term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>DHIRIMOE</title><subtitle type='html'>(M.Dhiyaulhaq, M.Rif'at Syauqie dan Izza Moethiya Rahma)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>113</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-7342569594471350294</id><published>2011-03-09T06:01:00.000+07:00</published><updated>2011-03-09T06:01:07.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Inilah Alasan Rosulullah Melarang Ummatnya Minum Sambil Berdiri</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri”. Dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan&amp;nbsp;cara&amp;nbsp;duduk akan disaring oleh sfinger. Sfinger adalah suatu&amp;nbsp;struktur&amp;nbsp;muskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Jika kita minum sambil berdiri&lt;/b&gt;. Air yang kita minum otomatis masuk tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika menuju kandung kemih itu terjadi pengendapan di saluran speanjang perjalanan (ureter). Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di&amp;nbsp;ureter&amp;nbsp;inilah awal mula munculnya bencana.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Betul, penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang sungguh berbahaya. diduga diakibatkan karena Susah kencing, jelas hal ini berhubungan dengan saluran yang sedikit demi sedikit tersumbat tadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri". Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa hal itu lebih buruk."&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pada saat duduk&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lambat. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci,&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;bukan merupakan kebiasaan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Ingat azas darurat!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketenangan ini hanya bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan&amp;nbsp;cara&amp;nbsp;cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal&amp;nbsp;inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: "&lt;i&gt;Lihatlah orang itu duduk seperti budak&lt;/i&gt;." Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: "&lt;i&gt;Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak&lt;/i&gt;." Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, "&lt;i&gt;Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan&lt;/i&gt;" (HR Bukhar).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;dari berbagai sumber&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-7342569594471350294?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/7342569594471350294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/03/inilah-alasan-rosulullah-melarang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7342569594471350294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7342569594471350294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/03/inilah-alasan-rosulullah-melarang.html' title='Inilah Alasan Rosulullah Melarang Ummatnya Minum Sambil Berdiri'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-2889160859939829162</id><published>2011-02-23T21:05:00.000+07:00</published><updated>2011-02-23T21:05:03.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>DO'A</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;“Ya Allah, Sucikan Perut-Perut Kami dari Perkara Haram dan Syubhat”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Ya Allah, anugrahkan taufik keta’atan kepada kami…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan jauhkan kami dari kemaksiatan…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan niat yang benar kepada kami…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan pengenalan terhadap perkara-perkara yang telah dilarang (haram) oleh-Mu kepada kami…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan muliakan kami dengan petunjuk dan istiqomah…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan tutuplah lisan kami dengan (kata-kata) yang benar dan hikmah…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan penuhilah hati kami dengan ilmu dan makrifat…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan sucikan perut-perut kami dari perkara haram dan syubhat (meragukan)…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan tahanlah tangan kami dari penzaliman dan pencurian…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan tundukkan mata kami dari dosa dan penghianatan…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan tutuplah telinga kami dari perkataan sia-sia dan ghibah (mengupat orang lain)…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan utamakan para ulama kami dengan kezuhudan serta&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;nasehat…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan utamakan para pencari ilmu dengan kesungguhan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;dan keinginan…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan atas para pendengar dengan mengikuti (yang telah disampaikan) dan mauidhah…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan kesembuhan dan kesenangan kepada orang sakit dari kaum muslimin…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan rahmat dan kasih sayang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;kepada orang-orang yang telah wafat dari mereka…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan kewibawaan dan ketenangan kepada para sesepuh kami…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrakan kepada pemuda dan pemudi kembali (kepada-Nya) dan taubat…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan rasa malu dan penjagaan diri (iffah kepada para wanita)…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan kerendahan hati dan keluasan kepada orang-orang kaya…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan kesabaran dan merasa cukup diri (qona’ah) kepada orang-orang fakir…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan pertolongan dan kemenangan kepada pasukan perang…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan keikhlasan dan rasa senang kepada para tawanan…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan perlakuan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;adil dan penuh kasih sayang kepada para pemimpin…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan anugrahkan sikap bijaksana dan jalan yang baik kepada rakyat…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan berkahilah para haji dan penziarah dalama masalah bekal dan fasilitasnya…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan tuntaskan dengan keutamaan-Mu dan rahmat-Mu apa yang telah Engkau wajibkan kepada mereka dari haji dan umrah, wahai Yang Paling Pengasih di antara para pengasih…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;[Mafatihul Jinan halaman 170-171]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 16.8pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Yaa Allah…Karuniakanlah padaku&lt;br /&gt;Kekuatan yang akan membuat semua orang terbit secercah senyum&lt;br /&gt;Karna karunia-Mu&lt;br /&gt;Menatap hari-hari penuh indah disisi-Mu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 16.8pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Ya Allah…&lt;br /&gt;Semoga tiap gerakku Engkau anugerahkan rahmat&lt;br /&gt;Siapapun kami temui hari ini bahagia karna-Mu&lt;br /&gt;Tiap hati kami temui penuh terisi bahagia, bahagia kepada-Mu&lt;br /&gt;Didada penuh iman”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 16.8pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan izinkahlah ya Allah…&lt;br /&gt;Lewat tangan, kaki dan hati hamba ini ikut memberikannya&lt;br /&gt;Lewat kehadiran hamba&lt;br /&gt;Menjadi hadiah terindah&lt;br /&gt;Tercurah bakti&lt;br /&gt;Berguna bagi siapapun”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 16.8pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Yaa Allah…&lt;br /&gt;Karuniakanlah padaku&lt;br /&gt;Kebahagiaan mereka dihadapanku&lt;br /&gt;Senyum ceria mereka karna kehadiranku&lt;br /&gt;Kepuasan mereka karna hidayah-Mu&lt;br /&gt;Berilah kami petunjuk untuk semua itu&lt;br /&gt;Kekuatan untuk melaksanakan amanah-Mu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Ya Tuhanku…!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Ya Tuhanku…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Betapa hatiku tertutup (dosa),&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Jiwaku penuh cacat (kesalahan),&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Akal pikiranku telah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;terkalahkan (hawa nafsu),&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Hawa nafsuku telah menguasai (diri) ku,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Keta’atanku hanyalah sedikit,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kemaksiatanku banyak,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Lisanku terlumuri dosa,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dan bagaimana keadaanku wahai Penutup segala aib dan cacat?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Wahai Yang Mengetahui yang semua yang ghaib…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Wahai Penyingkap segala kesedihan…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Demi kehormatan Muhamad dan keluarga Muhamad, ampunilah semua dosa hamba…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Wahai Yang Maha Pengampun…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Wahai Yang Maha Pengampun…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Wahai Yang Maha Pengampun…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Dengan rahmat-Mu, wahai Yang paling Pengasih dari para pengasih…!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16.8pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;[ED, kutipan doa shabah, Mafatihul Jinan (kunci-kunci surga-surga)]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-2889160859939829162?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/2889160859939829162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/02/doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2889160859939829162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2889160859939829162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/02/doa.html' title='DO&apos;A'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-2921817501441050990</id><published>2011-02-22T08:11:00.000+07:00</published><updated>2011-02-22T08:11:33.972+07:00</updated><title type='text'>Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?</title><content type='html'>&lt;div class="post-body entry-content" style="position: relative; width: 498px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Arab Saudi, seperti juga negara-negara lain yang bergelimang harta, terus melakukan modernisasi. Selain secara pemikiran, seperti diangkatnya seorang perempuan dalam jajaran kementrian di negara itu, juga pembangunan fisik pun dilakukan. Tetapi, pengembangan Arab Saudi, khususnya kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak memedulikan situs-situs sejarah Islam. Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah Rasulullah SAW dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaJfcnKNMI/AAAAAAAAAGo/Ws-n1xJiefA/s1600-h/1arabsaudi1(1).jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329598382388950210" src="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaJfcnKNMI/AAAAAAAAAGo/Ws-n1xJiefA/s320/1arabsaudi1(1).jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 299px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Bangunan-bangunan itu dibongkar karena berbagai alasan, namun sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan kota-kota besar di dunia lainnya. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir. Sebelumnya, rumah Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta Khadijah meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaJ3biaccI/AAAAAAAAAGw/l_0xTgkKGN8/s1600-h/1arabsaudi2(1).jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329598794417467842" src="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaJ3biaccI/AAAAAAAAAGw/l_0xTgkKGN8/s320/1arabsaudi2(1).jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 263px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Beberapa bulan yang lalu, Sami Angawi, pakar arsitektur Islam di wilayah Arab mengatakan bahwa beberapa bangunan dari era Islam kuno terancam musnah. Pada lokasi bangunan berumur 1.400 tahun Itu akan dibangun jalan menuju menara tinggi yang menjadi tujuan ziarah jamaah haji dan umrah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaKQFotR_I/AAAAAAAAAG4/bDc0ISnIDFs/s1600-h/1arabsaudi3.jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329599218035017714" src="http://2.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaKQFotR_I/AAAAAAAAAG4/bDc0ISnIDFs/s320/1arabsaudi3.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 282px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;“Saat ini kita tengah menyaksikan saat-saat terakhir sejarah Makkah. Bagian bersejarahnya akan segera diratakan untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Angawi menyebut setidaknya 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50 tahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaKpNzeeEI/AAAAAAAAAHA/rcg5iyp7E5o/s1600-h/1arabsaudi4.jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329599649724397634" src="http://3.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaKpNzeeEI/AAAAAAAAAHA/rcg5iyp7E5o/s320/1arabsaudi4.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 251px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Bahkan sebagian besar bangunan bersejarah Islam telah punah semenjak Arab Saudi berdiri pada 1932. Hal tersebut berhubungan dengan maklumat yang dikeluarkan Dewan Keagamaan Senior Kerajaan pada tahun 1994.Nasib situs bersejarah Islam di Arab Saudi memang sangat menyedihkan. Mereka banyak menghancurkan peninggalan-peninggalan Islam sejak masa Ar-Rasul SAW.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaK6NurlFI/AAAAAAAAAHI/Hh7FhwVrz4M/s1600-h/1arabsaudi5.jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329599941762061394" src="http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaK6NurlFI/AAAAAAAAAHI/Hh7FhwVrz4M/s320/1arabsaudi5.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 205px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Semua jejak jerih payah Rasulullah itu habis oleh modernisasi. Sebaliknya mereka malah mendatangkan para arkeolog (ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan sebelum Islam baik yang dari kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaLLz5qdDI/AAAAAAAAAHQ/HJpbNp8GOuw/s1600-h/1arabsaudi6.jpg" style="color: #336699; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.4; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329600244066448434" src="http://2.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaLLz5qdDI/AAAAAAAAAHQ/HJpbNp8GOuw/s320/1arabsaudi6.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 281px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; position: relative; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Kemudian dengan bangga mereka menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, tidak diragukan lagi ini merupakan pelenyapan bukti sejarah yang akan menimbulkan suatu keraguan di kemudian hari. Wallohu alam bi shawab. (sa/skpc)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 1.4;"&gt;Sumber : Era Muslim.Com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-2921817501441050990?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/' title='Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/2921817501441050990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/02/potret-arab-saudi-di-masa-datang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2921817501441050990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2921817501441050990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/02/potret-arab-saudi-di-masa-datang.html' title='Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uJPS8cCrfMg/SfaJfcnKNMI/AAAAAAAAAGo/Ws-n1xJiefA/s72-c/1arabsaudi1(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-2800086668492123088</id><published>2011-01-29T18:55:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T18:55:36.655+07:00</updated><title type='text'>Google Translate</title><content type='html'>&lt;!-- Google Translate Element --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="google_translate_element" style="display: block;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;script&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;function googleTranslateElementInit() {&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;new google.translate.TranslateElement({pageLanguage: "id"}, "google_translate_element");&lt;/p&gt;&lt;p&gt;};&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://translate.google.com/translate_a/element.js?cb=googleTranslateElementInit"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-2800086668492123088?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.google.com/webelements/#!/translate' title='Google Translate'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/2800086668492123088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/google-translate.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2800086668492123088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2800086668492123088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/google-translate.html' title='Google Translate'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-1525964837815202927</id><published>2011-01-23T22:38:00.000+07:00</published><updated>2011-01-23T22:38:04.499+07:00</updated><title type='text'>Comment Inbox - Blogger Help</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?&amp;amp;answer=187141"&gt;Comment Inbox - Blogger Help&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-1525964837815202927?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?&amp;answer=187141' title='Comment Inbox - Blogger Help'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/1525964837815202927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/comment-inbox-blogger-help.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1525964837815202927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1525964837815202927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/comment-inbox-blogger-help.html' title='Comment Inbox - Blogger Help'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-8125335353800503179</id><published>2011-01-23T22:02:00.002+07:00</published><updated>2011-01-23T22:02:55.928+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-604-build-2-update.html"&gt;Patch, Crack IDM 6.04 build 2. Update&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IDM 6.04 Build 2 dari segi security lebih bagus dari versi &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-604-build-2-update.html"&gt;IDM&lt;/a&gt; versi di bawah nya. Ini terbukti dari 2X patch IDM yang di share di &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/"&gt;Blog M.A&lt;/a&gt; ini terblokir setelah bisa di gunakan beberapa minggu.&lt;br /&gt;Namun jangan kuatir, karena update patch ini bisa di gunakan untuk memulihkan &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-604-build-2-update.html"&gt;IDM&lt;/a&gt; anda yang sudah terblokir sehingga &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-604-build-2-update.html"&gt;IDM&lt;/a&gt; anda menjadi full version kembali dan tidak muncul fake serial number lagi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam update patch kali ini terdiri dari:&lt;br /&gt;- Patch IDM 6.04 build 2&lt;br /&gt;Digunakan untuk membuat IDM anda menjadi full version&lt;br /&gt;- resetreg.reg&lt;br /&gt;Gunakan file ini jika anda terkena Fake Serial Number setelah menggunakan Patch/Crack IDM.&lt;br /&gt;- idmmzcc.xpi&lt;br /&gt;Adalah Add-ons IDM CC untuk mengatasi masalah pada IDM dan Browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Silakan Download:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Patch IDM 6.04 Build 2 (Update)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adf.ly/Jl24" target="_blank"&gt;&lt;img alt="download" border="0" src="http://i1211.photobucket.com/albums/cc435/pdms1/downloadwwwmarcellinoagathablogspotcom.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Setelah KLIK "Download" lalu tunggu 5 detik sampai muncul "SKIP AD" di sudut kanan atas. Lalu klik "SKIP AD" untuk mendownload)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan Instalasi IDM 6.04 Build 2 (Update)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adf.ly/JkPl" target="_blank"&gt;&lt;img alt="download" border="0" src="http://i1211.photobucket.com/albums/cc435/pdms1/downloadwwwmarcellinoagathablogspotcom.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IDM 6.04 Build 2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adf.ly/Gg1W" target="_blank"&gt;&lt;img alt="download" border="0" src="http://i1211.photobucket.com/albums/cc435/pdms1/downloadwwwmarcellinoagathablogspotcom.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menggunaka &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-604-build-2-update.html"&gt;patch IDM &amp;nbsp;6.04 Build 2&lt;/a&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background: #ffba00; border: 2px dashed #C2C2C2; padding: 3px; padding: 7px;"&gt;Artikel ini di copy dari &lt;a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/"&gt;Marcellino&lt;/a&gt;. Silakan Copy Artikel ini dan posting pada blog anda dengan menyertakan link sumber nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-8125335353800503179?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/8125335353800503179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8125335353800503179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8125335353800503179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2011/01/patch-crack-idm-6.html' title=''/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-2566164775444491899</id><published>2010-06-26T05:22:00.002+07:00</published><updated>2010-06-26T05:22:48.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><title type='text'>Asal Nama "Indonesia"</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh:&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Irfan Anshory *)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. "Samathrah, Sholibis, Sundah, kulluh Jawi (Sumatra, Sulawesi, Sunda, semuanya Jawa)" kata seorang pedagang di Pasar Seng, Mekah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air kita memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Bagi orang Bandung, Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Sampai hari ini istilah nusantara tetap kita pakai untuk menyebutkan wilayah tanah air kita dari Sabang sampai Merauke. Tetapi nama resmi bangsa dan negara kita adalah Indonesia. Kini akan kita telusuri dari mana gerangan nama yang sukar bagi lidah Melayu ini muncul.&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Nama Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: ... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Makna Politis&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, "Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda" untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah Republik Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;em&gt;* )Irfan Anshory, Direktur Pendidikan "Ganesha Operation"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="color: #273429; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: right;"&gt;Sumber: Pikiran Rakyat, 16 Agustus 2004&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-2566164775444491899?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/2566164775444491899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/06/asal-nama-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2566164775444491899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2566164775444491899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/06/asal-nama-indonesia.html' title='Asal Nama &quot;Indonesia&quot;'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-2978946322593212783</id><published>2010-06-16T06:53:00.002+07:00</published><updated>2010-06-16T06:53:52.417+07:00</updated><title type='text'>Hadis Nabi saw tentang Keutamaan Bulan Rajab</title><content type='html'>&lt;div class="entry" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; max-width: 475px; text-align: left; vertical-align: top;"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Doa ketika melihat bulan sabit Rajab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata bahwa ketika memasuki bulan Rajab Rasulullah saw berdoa: “Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”&lt;span id="more-2008"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber: Al-Faqih Abu Muhammad Ismail bin Al-Husein Al-Bukhari dari Al-Imam Abu A’la’, tahun 399 H, dari Ismail bin Ishaq, dari Muhammad bin Abu Bakar, dari Zaidah bin Abi Raqad dari Ziyadah An-Numairi dari Anas bin Malik. (Fadhail Syahr Rajab: 494)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penetapan Nabi saw tentang bulan Rajab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ayah dari Ibnu Abi Bakrah salah sahabat Nabi berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar seperti keadaan hari Allah menciptakan langit dan bumi, satu tahun adalah dua belas bulan. Di antara dua belas bulan itu adalah empat bulan mulia, tiga bulan berturut-turut Dzul-Qaidah, Dzul Hijjah dan Muharram, dan bulan Rajab yang berada di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban …”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Syeikh Al-Hafizh Ahmad bin Ali Al-Ishfahani, dari Abu Amer Muhammad bin Ahmad dari Abbas Asy-Syaibani, dari Abu Bakar bin Abi Syaibah, dari Abdul Wahhab Ats-Tsaqafi dari Ayyub, dari Ibnu Sirin dari Ibnu Abi Bakrah dari ayahnya, ia salah seorang sahabat Nabi saw.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini Muttafaq alayh, diriwayatkan oleh Muhammad bin Ismail Al-Bukhari dalam kitabnya Al-Jami’, dan Muslim bin Hujjaj Al-Qusyairi dalam Musnadnya. Semuanya bersumber dari jalur Abdul Wahhab Ats-Tsaqafi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penamaan bulan Rajab sebagai bulan Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siti Aisyah isteri Nabi saw berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya bulan Rajab adalah bulan Allah …”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Abu Manshur Zhafr bin Muhammad Al-Husaini dari Abu Shaleh Khalaf bin Ismail, dari Makki bin Khalaf, dari Nashr bin Al-Husein dan Ishaq bin Hamzah, dari Isa bin Musa, dari Ubaiz bin Quhair, dari Ghalib bin Abdullah, dari Atha’ dari Siti Aisyah isteri Nabi saw.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini juga diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri, dengan mata rantai sanad: Abu Nashir bin Ahmad bin Ali Asy-Syabibi, dari Abul Hasan Muhammad bin Muhammad Al-Karizi, dari Abu Abdillah Muhammad bin Isa An-Naisaburi, dari Muhammad bin Ibrahim dari Al-Husein bin Salamah Al-Wasithi, dari Yahya bin Sahel, dari Isham bin Thaliq, dari Abu Harun Al-Abdi dari Abu Said Al-Khudri. (Fadhail Syahr Rajab: 496)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Hari-hari bulan Rajab tercatat di langit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Abu Said Al-Khudri berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Bulan Rajab adalah bagian dari bulan-bulan yang mulia dan hari-harinya tercatat di pintu-pintu langit yang keenam. Barangsiapa yang berpuasa satu di dalamnya karena dasar takwa kepada Allah, maka pintu langit dan hari itu berkata: Ya Rabbi, ampuniah dia…”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Abu Muslim Ar-Razi dari Abu Nashr Manshur bin Muhammad bin Ibrahim, dari Tsawab bin Yazid dari Al-Husein bin Musa dari Ishaq bin Raziq, dari Ismail bin Yahya, dari Mas’ar bin Athiyah dari Abu Said Al-Khudri. (Fadhail Syahr Rajab: 497)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan mandi sunnah di bulan Rajab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah berkata bahwa Rasululah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menemui bulan Rajab, kemudian ia mandi sunnah pada permulaannya, pertengahannya, dan akhirnya, ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Abu Nashr bin Abi Manshur Al-Muqarri, dari ayahnya dari Abu Ja’far Ar-Razi dari Ja’far bih Sahel, dari Mahmud bin Sa’d As-Sa’di, dari Ishaq bin Yahya dari Hafsh bin Umar dari Abban dari Al-Hasan dari Abu Hurairah. (Fadhail Syahr Rajab: 497)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Puasa Nabi saw di bulan Rajab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah berkata bahwa Rasululah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Aku tidak memerintahkan berpuasa di bulan sesudah bulan Ramadhan kecuali di bulan Rajab dan Sya’ban.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Ahmad bin Ali bin Ahmad Al-Faqih, dari Abu Amer Muhammad Al-Muqarri dari Ali bin Said Al-Askari, dari Umar bin Syabah An-Numairi, dari Yusuf bin Athiyah dari Hisyam bin Hassan, dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah saw berpuasa di bulan Rajab, sehingga kami berkata beliau tidak berbuka dan berbuka…&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Riwayat ini bersumber dari: Abul Hasan Muhammad bin Al-Husein bin Dawud Al-Hasani, dari Abu Bakar Muhammad bin Ahmad, dari Abu Azhar As-Salithi, dari Muhammad bin Abid dari Usman bin Hakim dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas. (Ibid: 499)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan puasa di bulan Rajab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Abdul Aziz bin Said dari ayahnya, salah seorang sahabat Nabi saw, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Bulan Rajab adalah bulan yang agung, di dalamnya kebaikan dilipatgandakan. Barangsiapa yang berpuasa satu hari di dalamnya, maka ia seperti berpuasa satu tahun. Barangsiapa yang berpuasa tujuh hari, maka akan ditutup baginya tujuh pintu neraka. Barangsiapa yang berpuasa delapan hari, maka akan dibukakan baginya delapan pintu surga. Barangsiapa yang berpuasa sepuluh hari, maka ia tidak memohon sesuatu kecuali Allah memberinya. Barangsiapa yang berpuasa dua puluh lima hari, malaikat memanggil dari langit: Dosa yang lalu telah diampuni, maka mulailah berbuat kebajikan. Dan Barangsiapa yang menambahnya, Allah akan menambah kebaikannya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Abul Qasim Abdul Khaliq bin Ali Al-Muhtasib, dari Abu Muhammad Ali bin Muhtaj Al-Kasyani, dari Abul Hasan Ali bin Abdul Aziz Al-Baghawi, dari Ma’la bin Mahdi dari Usman bin Mathar Asy-Syaibani, dari Abdul Ghafur, dari Abdul Aziz dari ayahnya, dia salah seorang sahabat Nabi saw. (Ibid: 499)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang berpuasa satu hari di akhir bulan bulan Rajab ia akan diselamatkan dari siksaan yang berat saat sakratil maut dan azab kubur. Barangsiapa yang berpuasa dua hari di akhir bulan ini ia akan diselamatkan di shirathal mustaqim. Dan barangsiapa yang berpuasa tiga hari di akhir bulan ini ia akan diselamatkan pada hari kiamat, hari yang sangat menakutkan.” (Mafatihul Jinan, bab 2 Keutamaan bulan Rajab)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan puasa tiga hari berturut-turut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berpuasa di bulan mulia hari Kamis, Jum’at dan Sabtu, Allah mencatat baginya sebagai ibadah sembilan ratus tahun.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Ali bin Syuja’ bin Muhammad Asy-Syaibani, dari Umar bin bin Ahmad bin Ayyub Al-Baghdadi, dari Al-Husein bin Muhammad bin Ufair Al-Anshari, dari Ya’qub bin Musa Al-Madani, dari Anas bin Malik. (Fadhail Syahr Rajab: 500)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan puasa pada hari Bi’tsah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hari bi’tsah adalah hari Muhammad saw diangkat menjadi seorang nabi.&lt;br /&gt;Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berpuasa ada hari kedua puluh tujuh bulan Rajab, Allah mencatat baginya sebagai puasa enam bulan. Hari itu adalah hari Jibril turun pada Muhammad saw, awal ia membawa risalah kepadanya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Hadis ini bersumber dari: Abu Sa’d As-Sa’di dari Abu Nashr Muhammad bin Thahir Al-Adib, dari Muhammad bin Abdullah dari Habsyun bin Musa, dari Ali bin Said dari Dhamrah bin Rabi’ah dari Ibnu Syudzab dari Mathar Al-Warraq, dari Saher bin Hausyab dari Abu Hurairah. (Fadhail Syahr Rajab: 500)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify;"&gt;Masih banyak lagi hadis-hadis yang bersumber dari para sahabat Nabi saw tentang keutamaan bulan Rajab. Adapun yang bersumber dari Ahlul bait Nabi saw, akan kami sebutkan di bagian amalan praktis dan doa-doa di bulan Rajab.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;Download free Amalan dan Doa2 di bulan Rajab&lt;/strong&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.tokoku99.com/product-islami/e-book.html" style="color: #105cb6; text-decoration: underline;"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Doa2 haji dan Umroh dilengkapi bacaan teks latin dan terjemahan:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://almushthafa.blogspot.com/" style="color: #105cb6; text-decoration: underline;"&gt;http://almushthafa.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Wassalam&lt;br /&gt;Syamsuri Rifai&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.alfusalam.web.id/" style="color: #105cb6; text-decoration: underline;"&gt;http://www.alfusalam.web.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://shalatdoa.blogspot.com/" style="color: #105cb6; text-decoration: underline;"&gt;http://shalatdoa.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://islampraktis.wordpress.com/" style="color: #105cb6; text-decoration: underline;"&gt;http://islampraktis.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-2978946322593212783?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/2978946322593212783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/06/hadis-nabi-saw-tentang-keutamaan-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2978946322593212783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/2978946322593212783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/06/hadis-nabi-saw-tentang-keutamaan-bulan.html' title='Hadis Nabi saw tentang Keutamaan Bulan Rajab'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-7003348271883573787</id><published>2010-04-22T11:11:00.002+07:00</published><updated>2010-04-22T11:21:32.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>DO'A / الدعاء</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; color: #990000; font-family: arial, helvetica, verdana; font-size: 16px; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="post_message_434782"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.k44l.com/" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;img border="0" height="40" src="http://www.k44l.com/img/besmalah.gif" width="150" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;السـلامـ عليكـــم ورحمــــة اللـــه وبركـآتــــــــه&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="font-family: 'decotype naskh extensions';"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إني&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.k44l.com/vb/t17265.html" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.k44l.com/vb/t17265.html" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;عبدك&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;ابن عبدك ابن&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.k44l.com/vb/t17265.html" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أمتك&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.k44l.com/vb/t17265.html" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;ناصيتي&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;بيدك ماضٍ فيِّ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;حكمك عدلٌ فيِّ قضاؤك أسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك أو&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أنزلته في كتابك أو علمته أحد من خلقك&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أو استأثرت به في علم الغيب عندك أن تجعل القرآن ربيع قلبي ،&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;ونور صدري ، وجلاء حُزني ، وذهاب همِّي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/ballet.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ اجعلني شكورا ، واجعلني صبورا ، واجعلني في عيني صغيرا وفي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أعين الناس كبيرا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/sahara.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إني أسألك أن ترفع ذكري وتضع وزري وتصلح أمري وتطهر قلبي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وتغفر ذنبي وتُحصِّن فرجي وتُنوِّر قلبي وتغفر ذنبي وأسألك الدرجات&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;العلى من الجنة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/emma.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إني أسألك خير المسألة وخير الدعاء وخير النجاح وخير العمل&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وخير الثواب وخير الحياة وخير الممات وثبتني وثقل موازيني وحقق&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;إيماني وارفع درجاتي وتقبل صلاتي واغفر خطيئتي وأسألك الدرجات&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;العلى من الجنة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/escimo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إني أعوذ بك من الجوع فإنه بئس الضجيع وأعوذ بك من الخيانة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;فإنها بئست البطانة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/magnum.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ أنت الأول لا شيء قبلك وأنت الآخر لا شيء بعدك أعوذ بك من كل&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;دابة ناصيتها بيدك وأعوذ بك من الإثم والكسل ومن عذاب النار ومن عذاب&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;القبر ومن فتنة الغنى وفتنة الفقر وأعوذ بك من المأثم والمغرم&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/poeme.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ أنت الملك لا إله إلا أنت أنت ربي وأنا عبدك ظلمت نفسي واعترفت&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;بذنبي فاغفر لي ذنوبي جميعًا إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت واهدني لأحسن&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;الأخلاق لا يهدي لأحسنها إلا أنت واصرف عني سيئها لا يصرف عني&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;سيئها إلا أنت لبيك وسعديك والخير كله في يديك والشر ليس إليك أنا بك&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وإليك تباركت وتعاليت أستغفرك وأتوب إليك&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/flamingo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: large;"&gt;اللَّهُمَّ إني أنزل بك حاجتي وإن قصر رأيي وضعف عملي افتقرت إلى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;رحمتك فأسألك يا قاضي الأمور ويا شافي الصدور كما تجير بين&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أن تجيرني من عذاب السعير ومن دعوة الثبور ومن فتنة القبور&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="258" src="http://bushroses.com.au/images/roses/qoh.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إني عائذ بك من شر ما أعطيتنا ومن شر ما منعت&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ اجعل سريرتي خيرا من علانيتي واجعل علانيتي صالحة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ اجعلنا هادين مهتدين غير ضالين ولا مضلين سلما لأوليائك وعدوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;لأعدائك نحب بحبك من أحبك ونعادي بعداوتك من خالفك&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْضَى، وَلَكَ الْحَمْدُ إِذَا رَضِيتَ، وَلَكَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;الْحَمْدُ بَعْدَ الرِّضا،&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;فَأَهْلٌ أَنْتَ أَنْ تُحْمَدَ، وَأَهْلٌ أَنْتَ أَنْ تُعْبَدَ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;شَيْءٍ قَدِيرٌ.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمدُ بِما هَدَيْتَنا وَرَزقْتَنا وَخَلَقْتَنا وَفَرَّجْتَ عَنّا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;لَكَ الْحَمدُ بِكُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِها عَلَيْنا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;فِي قَدِيمٍ أَوْ حَدِيثٍ، أَوْ خَاصَّةٍ أَوْ عَامَّةٍ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;أَوْ سِرٍّ أَوْ عَلاَنِيَةٍ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;لَكَ الْحَمْدُ باِلإيِمانِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَلَكَ الْحَمْدُ بِالإِسْلاَمِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَلَكَ الْحَمْدُ باِلقُرْآنِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْمَالِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَالأَهْلِ وَالْمُعَافَاة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَلَكَ الْحَمْدُ مِنْ كُلِّ ما سَأَلْناكَ رَبَّنا أَعْطَيْتَنا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;إِلَهَنا أَحْلَى&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;العَطَايا فِي قُلُوبِنا رَجَاؤُكَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَأَعْذَبُ الكَلاَمِ يا رَبَّنا عَلَى أَلْسِِنَتِنا ثَناؤُكَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;رَبَّنا ما أَحْمَدَكَ! وَما أَجْوَدَك!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَما أَرْأَفَكَ! وَما أَعْدَلَكَ!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;رَبَّنا ما أَجْزَلَ عَطَاءَكَ!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَأَجَلَّ ثَناءَكَ!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيِمِ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;الحَمْدُ لله رَبِّ العَالَمِينَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;عَلَى أَشْرَفِ الخَلْقِ أَجْمَعِينَ وَخَاتَمِ الأَنْبِياءِ وَالمُرْسَلِينَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتّابِعِينَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيِنِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;مَّا يَفْتَحِ اللهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلاَ مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلاَ مُرْسِلَ لَهُ مِن بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (2) [سورة فاطر].&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْألُكَ بِعِزِّكَ وَذُلِّي أَنْ تَرْحَمَنِي، وأَسْألُكَ بِقُوَّتِكَ وَضَعْفِي، وَبِغِنَاكَ عَنِّي وَفَقْرِي إِلَيْكَ، هَذِهِ نَاصِيَتِي الكَاذِبَةُ الخَاطِئَةُ بَيْنَ يَدَيْكَ، عَبِيدُكَ سِوَايَ كَثِيرٌ، وَلَيْسَ لِي سَيِّدٌ سِوَاكَ، لاَ مَلْجَأ وَلاَ مَنْجَى مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، أَسْأَلُكَ مَسْأَلَةَ الْمِسْكِينِ، وَأَبْتَهِلُ إِلَيْكَ ابْتِهَالَ الْخَاضِعِ الذَّلِيلِ، وَأَدْعُوكَ دُعَاءَ الْخَائِفِ الضَّرِيرِ، سُؤَالَ مَنْ خَضَعَتْ لَكَ رَقَبَتُهُ، وَرَغِمَ لَكَ أَنفُهُ، وَفَاضَتْ لَكَ عَيْنَاهُ، وَذَلَّ لَكَ قَلْبُهُ أنْ تَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَما أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَالِحَ الأَعْمَالِ وَاجْعَلهَا خَالِصةً لِوَجْهِكَ الكَرِيمِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْألُكَ بِعِزِّكَ وَذُلِّي أَنْ تَرْحَمَنِي، وأَسْألُكَ بِقُوَّتِكَ وَضَعْفِي، وَبِغِنَاكَ عَنِّي وَفَقْرِي إِلَيْكَ، هَذِهِ نَاصِيَتِي الكَاذِبَةُ الخَاطِئَةُ بَيْنَ يَدَيْكَ، عَبِيدُكَ سِوَايَ كَثِيرٌ، وَلَيْسَ لِي سَيِّدٌ سِوَاكَ، لاَ مَلْجَأ وَلاَ مَنْجَى مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، أَسْأَلُكَ مَسْأَلَةَ الْمِسْكِينِ، وَأَبْتَهِلُ إِلَيْكَ ابْتِهَالَ الْخَاضِعِ الذَّلِيلِ، وَأَدْعُوكَ دُعَاءَ الْخَائِفِ الضَّرِيرِ، سُؤَالَ مَنْ خَضَعَتْ لَكَ رَقَبَتُهُ، وَرَغِمَ لَكَ أَنفُهُ، وَفَاضَتْ لَكَ عَيْنَاهُ، وَذَلَّ لَكَ قَلْبُهُ أنْ تَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَما أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;وَصَلِّ اللَّهُمَّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيِنِ، وَالحَمْدُ لله رَبِّ العَالَمِيِنَ&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-7003348271883573787?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/7003348271883573787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7003348271883573787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7003348271883573787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/doa.html' title='DO&apos;A / الدعاء'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-6190309706108727013</id><published>2010-04-08T21:12:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T21:12:40.985+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tafakur'/><title type='text'>“SISI LAIN” PERTOLONGAN ALLOH</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Karunia pertolongan ALLOH Azza wa Jalla terkadang “definisi”-nya tidak mesti sama dengan apa yang terpikir dalam benak dan terbetik dalam untaian harapan kita. Bisa jadi apa yang kita artikan dan kita dambakan lewat doa ataupun cetusan hati itu berupa ‘A’, ternyata yang datang berbentuk ‘B’. Sayangnya, kita kerapkali tidak menyadarinya. Kita anggap bahwa ALLOH tidak menolong kendati sudah ‘habis-habisan’ berdoa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Akan tetapi, bagi orang yang sudah memiliki makrifat, tentulah tidak akan atau setidaknya tidak akan berlama-lama terjebak dalam buruk sangka seperti itu. Dia akan diberi kesanggupan oleh ALLOH untuk dapat menangkap hikmah dibalik setiap kejadian. Dan oleh karena itu, cepat atau lambat akan segera disadarinya bahwa ALLOH Azza wa Jalla sama sekali tidak akan pernah lalai dalam mengurus hamba-Nya dan tidak akan pernah lupa untuk mengabulkna doa-doanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ketika suatu waktu kita ingin pertolongan ALLOH dan ternyata pertolongan itu belum datang juga seperti yang kita inginkan, namun kita tetap bisa berdoa dan shalat tahajud, maka itu pun harus membuat kita puas. Mengapa? Sebab, karunia ALLOH tidak harus berbentuk material seperti yang kita inginkan. Kita bisa berdoa, kita bisa tahajud, dan kita bisa tetap bersungguh-sungguh dalam meminta, itu pun merupakan karunia besar. Bahkan bisa jadi lebih besar daripada apa yang yang kita minta, baik berupa uang ataupun aneka bentuk pertolongan lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ketika kita diuji dengan lilitan hutang, misalnya, lantas kita setiap malam menangis dan berdoa, “Ya, ALLOH. Sesungguhnya hanya Engkaulah yang Mahakaya. Jagat raya alam semesta ini sungguh milik-Mu. Bayangkanlah hutangku, ya Rabb.” Akan tetapi, ketika ternyata hutang-hutang itu tak bisa terbayarkan juga, maka bukanlah itu berarti doa kita tidak dikabulkan-Nya. Sesungguhnya, kesanggupan kita untuk bangun setiap malam dan memanjatkan doa dengan penuh harap, ini pun karunia ALLOH yang amat besar. Apa sih artinya hutang bagi ALLOH yang Mahakaya? Mungkin dengan hutang itu ALLOH justru sedang menjerat seorang hamba-Nya agar semakin dekat kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Ya, ALLOH. Usahaku saat ini sedang macet. Tolonglah, ya ALLOH. Bukanlah Engkau Mahakaya, Pemiliki segalanya?” Subhanallah. Bukankah sangat jarang kata-kata seperti ini terucap dari lisan seseorang ketika dia sedang dalam keadaan makmur? Sungguh mahal kata-kata makrifat seperti itu, yang bisa jadi terlontar dari lisan kita justru tatkala kita sedang dalam kesusahan. Nah, siapa tahu itu merupakan karunia yang lebih besar daripada dilapangkan seketika oleh ALLOH.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Jadi, kita terus-menerus memohon, menghiba-hiba, dan dengan sekuat tenaga memaksakan diri mendekat kepada ALLOH, itu pun adalah karunia ALLOH yang lebih besar dari pada yang kita mintakan dalam doa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Anda datang menghadiri pengajian di majlis taklim karena suatu kesulitan dan kesempatan yang tengah di hadapi, lalu anda dengarkan ceramah sang mubaligh; itu lebih baik daripada doa yang kita minta. Karena dengan cara ini mungkin lebih banyak yang terselesaikan daripada satu penyelesaian masalah yang kita mintakan dalam doa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Anda minta dimudahkan urusan oleh ALLOH tetapi malah diberi ilmu; bisa jadi itu lebih manfaat daripada kemudahan urusan yang anda cari. Karena, dengan ilmu justru lebih banyak urusan yang bisa terselesaikan. Demikian juga bila anda sedang mempunyai masalah dengan tetangga atau orang tua, tetapi Anda telah datang kepada ulama untuk menuntut ilmu; itu ‘kan merupakan masalah yang dapat membuat kita menjadi lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; font-weight: bold; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Walhasil, janganlah takut oleh suatu masalah karena pertolongan ALLOH itu teramat dekat. Dan bentuknya yang mahal adalah ketika kita berubah menjadi semakin taat kepada ALLOH. Sekali lagi, semua itu adalah karunia yang jauh lebih besar daripada yang kita minta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-6190309706108727013?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/6190309706108727013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/sisi-lain-pertolongan-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/6190309706108727013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/6190309706108727013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/sisi-lain-pertolongan-alloh.html' title='“SISI LAIN” PERTOLONGAN ALLOH'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-4162169242951301045</id><published>2010-04-08T20:57:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T20:57:31.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>4 PERKARA SEBELUM TIDUR</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : “Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;1. Sebelum khatam Al Qur’an,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;3. Sebelum para muslim meridloi kamu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh …&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;“Bertanya Aisyah :&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;“Ya Rasulullah… . Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Rasul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Membacalah sholawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredloi kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dan,perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; font-size: 9pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sekian untuk ingatan kita bersama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-4162169242951301045?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/4162169242951301045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/4-perkara-sebelum-tidur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/4162169242951301045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/4162169242951301045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/4-perkara-sebelum-tidur.html' title='4 PERKARA SEBELUM TIDUR'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-8022179427075842960</id><published>2010-04-08T20:54:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T20:54:42.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIKMAH'/><title type='text'>KASIH SAYANG ALLOH</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ibrahim bin Adham , seorang alim yang hidup di abad ke-8, seperti diceritakan dalam salah satu tulisan Goenawan Moehamad, suatu saat bertawaf mengelilingi Ka'bah. Malam gelap, hujan deras, guntur gemuruh. Ketika Ibrahim berada di depan pintu Ka'bah, ia berdo'a, "Ya Tuhanku, lindungilah diriku dari perbuatan dosa terhadap-Mu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Konon, ada suara yang menjawab, "Ya Ibrahim, kau minta pada-Ku untuk melindungimu dari dosa, dan semua hamba-Ku juga berdo'a serupa itu. Jika Kukabulkan doa kalian, kepada siapa gerangan nanti akan Kutunjukkan rasa belas-Ku dan kepada siapa akan Kuberikan ampunan-Ku ?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Kisah pendek ini entah benar-benar terjadi atau tidak, namun kisah ini memberikan arti panjang bagi kita dalam memandang makna sebuah dosa dan hubungannya dengan kasih sayang Ilahi. Dosa diciptakan oleh Allah sebagaimana Dzat Yang Maha Agung ini menciptakan pahala. Tentu saja sebagaimana ciptaan-Nya yang lain, dosa pun memiliki peran dan hikmah tersendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dengan adanya dosa, kita jadi tahu ada yang namanya pahala. Dalam lorong yang hitam kita bisa melihat cahaya. Dalam gelap kita jadi tahu apa arti sebuah mentari. Walhasil, dosa memang harus kita jauhi namun juga harus kita pikirkan keberadaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Semoga dengan melihat bahwa dosa pun dapat menjadi alat Allah untuk menunjukkan kasih sayang-Nya, kita mampu lebih memahami hadis Nabi, "Ikutilah perbuatan jelek dengan perbuatan baik agar perbuatan baik itu menghapusnya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Kita percaya bahwa ampunan Allah lebih luas dari murka-Nya. Jika Allah yang Gagah Perkasa saja masih bersedia memaafkan hamba-Nya dan menunjukkan kasih sayang-Nya kepada kita semua, mengapa kita tak mau memaafkan kesalahan orang lain kepada kita ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Mengapa tak kita serap sifat Rahman dan Rahim-Nya sebagaimana selalu kita baca dalam Bismillah ar-Rahman ar-Rahim ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ketika saya menghadap Kepala Sekolah sewaktu di Madrasah Aliyah seraya meminta maaf atas prilaku jelek saya. Kepala Sekolah yang sekarang sudah almarhum itu menjawab, "Umar bin Khattab pernah mengubur anaknya hidup-hidup, dia bertobat dan Allah memaafkannya. Apakah kesalahan kamu sudah lebih besar dari prilaku Umar itu sampai saya tak berkenan memaafkan kamu ?" Saya merinding mendengar jawaban itu. Saya pun masih merinding saat mengingat betapa pemurahnya guru saya itu. Guru saya tersebut sudah mampu menjadikan kesalahan saya sebagai alat untuk menunjukkan kasih sayangnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Dikutip dari : &lt;i&gt;kisah penuh hikmah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: windowtext; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-8022179427075842960?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/8022179427075842960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/kasih-sayang-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8022179427075842960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8022179427075842960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/kasih-sayang-alloh.html' title='KASIH SAYANG ALLOH'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-3534105523103388491</id><published>2010-04-08T06:05:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T06:05:15.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>MASIHKAH ADA RABB DI HATI KITA</title><content type='html'>Sahabat, sekali cobalah lihat&lt;br /&gt;Lihatlah rona muka mereka yang selalu segar&lt;br /&gt;Dan penuh sinar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, sekali cobalah tatap&lt;br /&gt;Tataplah pada gaun yang putih lagi bersih&lt;br /&gt;Berbalut sutra&lt;br /&gt;Dan wangi percikan parfum Jerman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah pada kemilau&lt;br /&gt;Kilatan biru Dr Marten&lt;br /&gt;Yang menginjak permadani&lt;br /&gt;Dalam racik Giovanni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digenggamnya Alkitab&lt;br /&gt;Pada sisi kanan jasad&lt;br /&gt;Dengan tangan yang halus dan penuh hikmat&lt;br /&gt;Ditentengnya Alkitab&lt;br /&gt;Menyusuri lapak demi tapak&lt;br /&gt;Meniti jalan hingga bebatuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berkumpul pada sebuah misa&lt;br /&gt;Lantunkan pujian bagi para dewa&lt;br /&gt;Jasad yang tegak berdiri menancap bumi&lt;br /&gt;Bersimbah kukuh dan harap peluh&lt;br /&gt;Berteman kesegaran Edenia&lt;br /&gt;Terus berteriak lantang&lt;br /&gt;Untuk keagungan sang penebus dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larut dalam melodi&lt;br /&gt;Hanyut dalam simponi&lt;br /&gt;Sejuk dalam harmoni&lt;br /&gt;Ketukan Bethoven yang membuka hari&lt;br /&gt;Penuh kesahajaan&lt;br /&gt;Lekat dalam kecintaan&lt;br /&gt;Pada grafiti dan lukisan&lt;br /&gt;Pada ciptaan yang dianggapnya: tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diiringi&lt;br /&gt;Cerita hebat sang pendeta&lt;br /&gt;Yang berteriak dahsyat dari singgasana&lt;br /&gt;Putar balikkan fakta turutkan nafsunya&lt;br /&gt;Orasikan ayat-ayat yang baru saja diciptanya&lt;br /&gt;Hingga berguguran bulu-bulu burung gereja&lt;br /&gt;Hingga berguncang seluruh jiwa&lt;br /&gt;Hingga tumbang oaks di tepi sahara&lt;br /&gt;Membahana pada tiap lekuk dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa peduli pada tubuh yang belum sempat kita basuh&lt;br /&gt;Tanpa peduli pada hati yang belum sempat kita sentuh&lt;br /&gt;Tanpa peduli pada tahmid yang mestinya menyapa subuh&lt;br /&gt;Kita raih secarik sarung lusuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai beranjak pada air wudu&lt;br /&gt;Dalam ketergesaan yang memburu&lt;br /&gt;Karena ikamah telah berkumandang menembus kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kemudian sang imam&lt;br /&gt;Lantunkan indahnya surah Arrahmaan&lt;br /&gt;Pada rakaat yang penghabisan&lt;br /&gt;Begitu sejuk&lt;br /&gt;Begitu damai&lt;br /&gt;Begitu mesra&lt;br /&gt;Begitu cinta&lt;br /&gt;Begitu iba&lt;br /&gt;Dan begitu khusyuknya kita&lt;br /&gt;Nikmati air liur yang kembali kita sembur&lt;br /&gt;Lanjutkan indahnya kembang tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh indahnya subuh&lt;br /&gt;Yang selalu dihiasi wewangian&lt;br /&gt;Aroma petai jengkol dan juga bakwan&lt;br /&gt;Oh indahnya subuh&lt;br /&gt;Yang selalu diliputi cerita imam dan makmum yang mendengkur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan&lt;br /&gt;Alquran yang begitu mulia&lt;br /&gt;Terus menangis terhimpit luka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mushaf suci itu berdiri rapi pada rak almari&lt;br /&gt;Tanpa pernah disentuh sama sekali&lt;br /&gt;Mushaf suci itu hilang seinci demi seinci&lt;br /&gt;Tanpa pernah dicari ke mana lembar itu pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan&lt;br /&gt;Alquran yang begitu mulia&lt;br /&gt;Terus merintih tertimbun nestapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mushaf suci itu menjadi isi tas gelap dan kusam&lt;br /&gt;Tertindih sapu tangan dan kaus kaki&lt;br /&gt;Mushaf suci itu hampir kehilangan bentuknya&lt;br /&gt;Tertumpah aqua dan tergores pena&lt;br /&gt;Mushaf suci itu hampir kehilangan kesuciannya&lt;br /&gt;Berteman buku dan majalah penuh cerita nista&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan&lt;br /&gt;Alquran yang begitu mulia&lt;br /&gt;Terus meratap terkubur lara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mushaf suci itu hampir tiada kelihatan&lt;br /&gt;Karena bersembunyi di balik punggung&lt;br /&gt;Mushaf suci itu hampir tiada tertampakkan&lt;br /&gt;Karena berdiri di balik sarung legam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor keledai&lt;br /&gt;Terus membawa kitab tebal itu kesana kemari&lt;br /&gt;Berhias peluh dan daki&lt;br /&gt;Seekor keledai&lt;br /&gt;Ternyata tak jua mampu pahami arti&lt;br /&gt;Meski dikaruniai akal&lt;br /&gt;Tetap saja menjadi baghal yang begitu bebal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat&lt;br /&gt;Kita bukan tidak mengerti&lt;br /&gt;Kita bukan tidak pahami&lt;br /&gt;Tapi karena memang cinta kita untuk-Nya&lt;br /&gt;Begitu apa adanya&lt;br /&gt;Dan tak ada apa-apanya&lt;br /&gt;Dibanding apa-apa yang ada pada diri kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengaku menyukai-Nya&lt;br /&gt;Tapi kita lebih suka dengan apa yang dibenci-Nya&lt;br /&gt;Kita mengaku mencintai-Nya&lt;br /&gt;Tapi kita lebih suka dengan apa yang dijauhi-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kita begitu sederhana&lt;br /&gt;Tapi kita terus panjatkan dengan pinta&lt;br /&gt;Kasih kita tidak ada apa-apanya&lt;br /&gt;Tapi kita terus pintakan keindahan surga-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan tidak tahu…&lt;br /&gt;Cara terbaik mencintai-Nya&lt;br /&gt;Kita bukan tidak tahu…&lt;br /&gt;Kiat terbaik membahagiakan-Nya&lt;br /&gt;Tapi&lt;br /&gt;Kita memang enggan melakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena&lt;br /&gt;Begitu cintanya kita pada dunia&lt;br /&gt;Karena&lt;br /&gt;Kita tak ingin kematian itu menghampiri kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-3534105523103388491?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/3534105523103388491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/masihkah-ada-rabb-di-hati-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3534105523103388491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3534105523103388491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/masihkah-ada-rabb-di-hati-kita.html' title='MASIHKAH ADA RABB DI HATI KITA'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-6537357617340226424</id><published>2010-04-08T05:53:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T05:53:24.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIKMAH'/><title type='text'>Kisah Sang Kiayi Dan Burung Beo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah kisah tentang seekor burung Beo yang dipelihara oleh seorang&amp;nbsp;ulama (kiyai) di sebuah pesantren. Sang Kiyai mengajari burung Beonya itu&amp;nbsp;mengucapkan kalimat sapaan-sapaan islami termasuk kalimat Thoyyibah. Dan&amp;nbsp;si&amp;nbsp;Beo pun sangat familiar sekali mendengarkan dan mengucapkan&amp;nbsp;kalimat-kalimat&amp;nbsp;tersebut dan apalagi dia tidak pernah mendengar perkataan-perkataan yang&amp;nbsp;tidak senonoh karena dia berada dilingkungan pesantren yang sangat islami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu ketika sang Kiyai selesai memberi makan si Beo, beliau lupa&amp;nbsp;menutup kandang Beo tersebut dan seekor kucing telah mengintai siBeo&amp;nbsp;tersebut menerobos masuk kandangnya dan mengigit si Beo tersebut dan&amp;nbsp;hendak&amp;nbsp;memakannya. Dalam ketakutan dan kesakitan tersebut beopun berteriak&amp;nbsp;"Keak....keak... keak..." sehingga terdengar oleh sang kiyai. Beliau&amp;nbsp;bergegas menuju suara tersebut, dilihatnya si Beo telah mati dan&amp;nbsp;digunggung&amp;nbsp;oleh sang kucing keluardari kandangnya. Sejenak sak Kiyai tapakur melihat&amp;nbsp;kejadian tersebut dan menangis sejadinya dan mengunci diri dikamarnya&amp;nbsp;beberapa hari. Para santripun heran kenapa sang kiyai berbuat seperti itu&amp;nbsp;karena hanya sedih ditinggal mati beonya?. Ditengah keheranan tersebut&amp;nbsp;mereka pun mengirim utusan menemui kiyai nya untuk bertanya apa sebenarnya&amp;nbsp;yang disedihkan oleh kiyai tersebut, masak karena hanya ditinggal mati&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;si Beo tersebut sang Kiyai jadi amat sangat bersedih sehingga mengganggu&amp;nbsp;kegiatan belajar mengajar mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Pak Kiyai.... apa sebenarnya yang membuat pak kiyai sebegitu amat sangat&amp;nbsp;bersedih, jika itu dikarenakan oleh matinya si Beo, kami sanggup&amp;nbsp;membelikan&amp;nbsp;puluhan beo-beo lain untuk pak kiyai supaya pak kiyai dapat menghilangkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;kesedihannya dan mengajar kembali". &amp;nbsp;Seraya sang kiyai menjawab:&amp;nbsp;"Santri-santriku tercinta bukan kematian beo itu yang sangat ku sedihkan,&amp;nbsp;tetapi hikmah yang terkandung dalam peristiwa itu yang membuat aku sangat&amp;nbsp;takut".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Apa maksud pak kiyai" sambung para santri serempak penuh tanda tanya. "Si&amp;nbsp;Beo yang berada di lingkungan kita ini yang insya Allah tidak pernah&amp;nbsp;melihat&amp;nbsp;dan mendengar hal-hal yang tidak baik apalagi maksiat dan juga aku&amp;nbsp;mengajarkannya kata-kata yang baik khususnya kalimat Thoyyibah, tetapi&amp;nbsp;ketika ia meregang nyawanya, dia tidak dapat mengucapkan kalimat tersebut,&amp;nbsp;hanya "keak...keak.."yang kudengarkan dari mulutnya. Aku jadi berfikir,&amp;nbsp;jangan-jangan nasibku atau kalian-kalian sama dengan si Beo tersebut.&amp;nbsp;Dimana&amp;nbsp;hampir setiap nafas kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik dan&amp;nbsp;termasuk&amp;nbsp;kalimat Thoyyibah tetapi dapatkah kita nanti membaca LA ILAHA ILLALLAH itu&amp;nbsp;ketika sang malaikat maut menjempu kita ???&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahualam............. &amp;nbsp;Semoga kisah diatas bisa dijadikan renungan bagi&amp;nbsp;kita ...........&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marilah kita perbanyak mengucapkan kalimat Thoyyibah. &amp;nbsp;Dengan harapan&amp;nbsp;semoga&amp;nbsp;kita mampu mengucapakan kalimat 'LA ILAHA ILLALLAH di saat sakaratul maut&amp;nbsp;kelak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;من كان اخر كلامه لااله الا الله دخل الجنة&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Barang Siapa akhir ucapannya laa ilaha illalloh maka ia akan masuk sorga"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;اللهم إنا نسالك حسن الخاتمة ونعوذبك من سوء الخاتمة&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ya Alloh sesungguhnya kami memohon kepada-Mu Baik Di Akhir dan berlindung kepada-Mu dari Buruk di akhir"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-6537357617340226424?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/6537357617340226424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/kisah-sang-kiayi-dan-burung-beo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/6537357617340226424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/6537357617340226424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/kisah-sang-kiayi-dan-burung-beo.html' title='Kisah Sang Kiayi Dan Burung Beo'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-5333350637508628550</id><published>2010-04-08T05:26:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T05:26:08.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIKMAH'/><title type='text'>Do'a Sang Bayi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah saw pernah bercerita tentang seorang bayi yang ketika sedang&amp;nbsp;menyusu kepada ibunya, mendadak lewat seseorang yang gagah dan berkendaraan&amp;nbsp;mewah. Ibunya berkata, "Ya Allah, jadikanlah putraku ini seperti orang itu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendadak, bayi itu melepaskan puting susu ibunya dan melihat orang yang&amp;nbsp;berkendaraan itu sambil berkata, "Ya Allah, jangan kau jadikan aku seperti&amp;nbsp;orang itu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu ia menyusu kembali. Tiada lama, ada seorang budak dipukuli&amp;nbsp;majikannya sambil tuannya berkata, "Kau pencuri, kau pelacur," sementara&amp;nbsp;sang budak hanya membaca, "Hasbiyallah wani'mal wakil" (cukuplah Allah&amp;nbsp;bagiku, dan Dia sebaik-baik zat yang dia pasrahi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu sang bayi berkata, "Ya Allah, jangan jadikan putraku seperti perempuan&amp;nbsp;itu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayi itu segera berhenti lagi dari menyusu dan melihat budak yang dianiaya&amp;nbsp;itu sambil berkata, "Ya Allah, jadikanlah aku seperti dia."&amp;nbsp;Sang ibu sangat heran lalu mempertanyakan semua tindakan bayinya yang dia&amp;nbsp;anggap selalu bertolak belakang dengannya. Si bayi kemudian menjelaskan,&amp;nbsp;"Laki-laki berkendaraan yang gagah itu adalah orang yang sangat kejam,&amp;nbsp;sedangkan budak itu dituduh berzina, padahal dia tidak berzina; dituduh&amp;nbsp;mencuri, padahal ia tidak mencuri; maka aku berdoa 'Ya Allah, jadikanlah aku&amp;nbsp;seperti dia'."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekaguman seorang ibu kepada seseorang yang berpenampilan gagah dan&amp;nbsp;berkendaraan mewah, lalu berharap agar putranya seperti orang tersebut,&amp;nbsp;adalah hal wajar, sewajar ia tidak berharap anaknya jadi budak yang digebuki&amp;nbsp;dan dicaci-maki tuannya. Itulah ciri asli setiap manusia, yang di dalam diri&amp;nbsp;mereka Allah swt sengaja menitipkan perhiasan berupa kecintaan yang besar&amp;nbsp;pada pasangan, keluarga, dan juga harta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, lewat hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim itu, Allah&amp;nbsp;sekali lagi hendak mengingatkan kita bahwa apa yang tampak, terutama apa&amp;nbsp;yang sesuai dengan perhiasan titipan Allah itu, tidak selalu benar di sisi&amp;nbsp;Allah. Pandangan manusia umumnya hanya terbatas pada apa yang tampak dari&amp;nbsp;luar dan menafikan segala sesuatu yang bersifat batin.&amp;nbsp;Menilai sesuatu dari ukuran lahiriah sering tidak sesuai dengan kenyataan&amp;nbsp;yang sebenarnya. Sesungguhnya Allah adalah Zat yang membolak-balik hati,&amp;nbsp;menginsyafkan orang yang zalim, serta membantu orang-orang yang tertindas&amp;nbsp;dan keletihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Hidup untuk Mempersembahkan Yang Terbaik, yaitu Bermakna bagi Dunia dan&amp;nbsp;Berarti bagi Akhirat. (Aa Gym) "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-5333350637508628550?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/5333350637508628550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/doa-sang-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/5333350637508628550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/5333350637508628550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/doa-sang-bayi.html' title='Do&apos;a Sang Bayi'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-1008357623763482180</id><published>2010-04-08T05:19:00.001+07:00</published><updated>2010-04-08T05:21:40.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIKMAH'/><title type='text'>Harga Mahal Sebuah Hidayah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ruangan yang serba gelap, untuk membedakan mana tongkat dan mana ular, setidaknya diperlukan dua hal; kemampuan mata dan cahaya dari luar. Mata bisa melihat, tetapi bila tak ada cahaya tentu tidak akan jelas bentuk benda-benda di sekitar. Begitupun sebaliknya, walau cahaya di sekitar terang-benderang, bila mata kita buta, segala yang nampak jadi tidak kelihatan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada kisah dua orang yang mendalami ilmu agama. Yang satu rumahnya jauh dari masjid, dan yang lain lebih dekat. Ketika adzan dikumandangkan, yang jauh bergegas menuju masjid. Ia bisa datang dan masuk ke masjid lebih awal, kemudian shalat sunnah, duduk dan berdzikir, dan bisa mengikuti shalat jamaah. Namun orang yang berdekatan dengan masjid, ketika adzan dikumandangkan, masih bersantai-santai di rumah, akhirnya ia masbuk karena baru tiba di masjid setelah iqamat. Ia kehilangan kesempatan shalat sunnah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa terjadi demikian? Padahal kedua orang ini sama-sama mengetahui keutamaan shalat berjamaah dan paham akan kemurkaan Allah kepada orang yang tidak shalat berjamaah. Ada perbedaan memang antar keduanya. Orang yang jauh dari masjid memiliki dua cahaya, cahaya wahyu dan cahaya hidayah. Yang satunya hanya punya cahaya wahyu semata. Hidayah belum mengejawantah dalam dirinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang tahu tentang ilmu agama, namun banyak pula yang tak menjalankan apa yang telah diketahuinya itu. Mereka belum mendapatkan hidayah. Mahal memang harga hidayah. Dan ini berkait dengan pribadi orang yang bersangkutan. Seseorang boleh berupaya sekuat tenaga untuk mengantarkan orang lain mendapatkan hidayah. Tetapi kalau Allah tidak menghendaki, dalam arti secara pribadi orang yang bersangkutan belum memiliki kesiapan, maka usaha itu akan terhenti di tengah jalan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Nuh as berdakwah kepada keluarga dan kaumnya selama beratus-ratus tahun, namun hanya beberapa orang saja yang mau mengikuti risalahnya. Bahkan anak dan istrinya termasuk dari orang-orang yang menentang. Nabi Ibrahim as berkali- kali mengajak ayahandanya agar tunduk pada Allah Sang Pencipta, namun sang ayah tetap pada pendiriannya, menyembah patung yang dibuatnya sendiri. Begitu juga Rasulullah saw, beliau tidak bosan-bosan mengharap pamannya agar mengucapkan kalimat 'Laa ilaaha illallah', namun sampai akhir hayatnya, Abu Thalib tidak mengucapkan kalimat thayyibah itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang hidayah itu hanya milik Allah. Dialah yang akan menurunkannya kepada yang Dia menghendaki. Wewenang dan tugas manusia hanyalah mengajak, memberikan pengertian dan pemahaman, alias memberi jalan masuknya hidayah. Selanjutnya sudah dalam wilayah wewenang Allah swt.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." (QS al-Qashash: 56)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidayah atau petunjuk Allah mesti kita cari untuk mendapatkannya. Tak bisa hidayah itu datang dengan tiba-tiba, tanpa adanya usaha keras untuk meraihnya. Untuk memperoleh hidayah diperlukan perjuangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Petunjuk Allah hanya akan diberikan kepada manusia yang taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, serta berjihad di jalan-Nya. Taat kepada Allah dibuktikan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya. Taat kepada rasul berarti bersedia menjalankan sunnah-sunnahnya. Kesiapan itu lalu ditambah dengan keseriusan berjihad, berjuang di jalan Allah dengan mengorbankan harta, tenaga, waktu, bahkan nyawa bila dibutuhkan. Dengan begitu niscaca Allah akan menurunkan petunjuk-Nya. Firman Allah;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Katakanlah, taatlah pada Allah dan taatlah pada Rasul, dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan dengan terang." (QS An-Nur: 54)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan orang-orang yang berjihad untuk mencari keridhaan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS al-Ankabut: 69)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang berat untuk mendapatkan hidayah. Tetapi sebagai sebuah perjuangan, hal itu wajar. Sesuatu yang bernilai tinggi, tidak akan diberikan secara gratis. Tetapi setelah didapat dan bisa dipertahankan, maka hasilnya sungguh luar biasa. Hidayah itulah kunci selamat dari gelapnya kehidupan. Dalam al-Qur'an, Allah swt beberapa kali mengabarkan bahwa ada segolongan manusia yang sampai kapan pun tak akan pernah diberi petunjuk, walaupun sangat diharapkan. Di antaranya memang twlah Allah sesatkan. Lalu Allah biarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatannya. Tak seorang pun yang akan memberi petunjuk dan mampu untuk menolongnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong." (QS an-Nahl: 37)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada pula segolongan manusia yang Allah tidak berkenan memberikan petunjuk-Nya. Mereka adalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, mendustakann ayat- ayat-Nya, orang-orang zhalim yang selalu mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan, dan mereka yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga yang Allah sesatkan berdasarkan ilmu pengetahuannya, kemudian Allah mengunci mati hati dan pendengarannya, membutakan kedua matanya. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah yang jelas, mereka menjadikannya sebagai bahan olok-olok saja. Mereka orang- orang yang akan merugi dikarenakan telah lupa dengan diri mereka sendiri. Dan di akhirat kelak mereka akan tertunduk lesu sebagai orang-orang yang kalah:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena hina, mereka melihat dengan pandangan lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata, 'Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada hari kiamat.' Ingatlah sesungguhnya orang-orang yang zhalim berada dalam adzab yang kekal." (QS asy-Syuura: 45)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang yang telah disesatkan Allah, tiada seorangpun yang mampu menolongnya dari kesesatan itu. Kita berlindung kepada Allah dari katagori kelompok orang-orang zhalim ini, kelompok yang merugi dan akan mendapatkan azab kehinaan dari Allah 'Azza wa jalla.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diambil dari buletin al-Qalam&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;http://alqalam.hidayatullah.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-1008357623763482180?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/1008357623763482180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/harga-mahal-sebuah-hidayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1008357623763482180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1008357623763482180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/harga-mahal-sebuah-hidayah.html' title='Harga Mahal Sebuah Hidayah'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-7803274107280688655</id><published>2010-04-08T05:10:00.000+07:00</published><updated>2010-04-08T05:10:35.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIKMAH'/><title type='text'>Cinta Yang Tulus Tanpa Syarat</title><content type='html'>Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau menangis &amp;nbsp;sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 3 tahun, memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi kesekolah.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau berteriak."NGGAK MAU!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tunggu dia sampai di keluar rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama sebulan liburan&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja ingin memelukmu&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, "Dari mana saja seharian ini?"&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau jawab,"Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau katakan,"Aku tidak ingin seperti Ibu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furnitur untuk rumah barumu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furnitur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau mengeluh,"Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau katakan padanya,"Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau jawab,"Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang.&lt;br /&gt;Dan tiba-tiba kau teringat banyak hal yang belum pernah kau lakukan untuk dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan bersalah datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam, tanpa akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is only one pretty child in the world and every mother has it.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; ---Chinese Proverb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH *&lt;br /&gt;SAYANGMU HARUS LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI.&lt;br /&gt;[ DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS&lt;br /&gt;TANPA SYARAT KEPADAMU? ]&lt;br /&gt;Semuanya belum terlambat jika kita mau untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-7803274107280688655?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/7803274107280688655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/cinta-yang-tulus-tanpa-syarat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7803274107280688655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7803274107280688655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/04/cinta-yang-tulus-tanpa-syarat.html' title='Cinta Yang Tulus Tanpa Syarat'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-3581658996908324757</id><published>2010-03-23T21:05:00.000+07:00</published><updated>2010-03-23T21:05:22.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Khasiat Pegagan untuk Tumpas TBC (Tuberkulosis)</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 10px; line-height: 22px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-header" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 4px; padding-bottom: 7px;"&gt;&lt;h1 style="font-size: 2.6em; line-height: 1.1em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; font-weight: normal; line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" class="alignleft" height="170" src="http://i605.photobucket.com/albums/tt140/cintaherbal/pegagan.jpg" style="float: left; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; margin-top: 0px;" title="tanaman pegagan" width="170" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entry clear" style="font-size: 1.3em; word-wrap: break-word;"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;div class="pd-rating" id="pd_rating_holder_117264_post_623" style="display: inline-block;"&gt;&lt;div style="clear: both; font-size: 1em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Testimoni Pegagan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Seorang teman bercerita, betapa frustrasinya ia menumpas tuberkulosis (TB) paru-paru. Digempur pakai obat-obatan medis, si penyakit tetap saja eksis. Ia juga panik, karena katanya, bakteri TB bisa kebal terhadap gempuran obat yang diracik apotik. Untunglah, saat nyaris frustrasi, ia “menemukan” pegagan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Menjalani “takdir” sebagai penderita TB paru-paru memang tak gampang. Jika tidak ulet, alih-alih sembuh, pasien bisa mati bosan. Maklum, proses penyembuhan TB, selain cukup sulit, juga makan waktu lama, berkisar 3 – 6 bulan. Itu pun dengan catatan, pasien berdisiplin minum obat dan rajin memeriksakan diri ke dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Lamanya pengobatan itulah – apalagi jika disertai kendala biaya – yang kerap menyebabkan pasien frustrasi. Ya frustrasi minum obat, ya bosan menanggung derita. Padahal, disiplin minum obat menjadi faktor penentu dalam proses penyembuhan.&lt;span id="more-623"&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Pengobatan yang tidak tuntas dapat menyebabkan bakteri TB resisten terhadap beragam obat konvensional, termasuk obat kombinasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Dengan kata lain, pasien TB sebenarnya dilarang keras menoleransi kata bosan, apalagi sampai putus asa. Itu sebabnya, buat teman tadi, perjumpaan dengan pegagan dan kawan sejawatnya menjadi sangat berarti. Paling tidak, ia merasa tak “sendiri” lagi menghadapi tuberkulosis. Ketika banyak sanak saudara dan handai taulan menjauh lantaran takut tertular, pegagan dan kawan-kawan menjadi teman paling setia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Yang paling penting, harga mereka murah dan tak membuat kantung cekak jika dikonsumsi dalam kurun waktu lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong&gt;Pegagan Menghambat &amp;amp; menghancurkan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Pegagan atau nama kerennya&amp;nbsp;&lt;em&gt;Centella asiatica&lt;/em&gt;&amp;nbsp;itu tumbuhan liar yang ada di dataran rendah, sampai sekitar 2.500 m di atas permukaan air laut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Secara empiris, biasa digunakan sebagai tonik, antiinfeksi, antirematik, penenang, mempercepat penyembuhan luka, dan diuretik. Berbagai penelitian telah dilakukan guna mendukung manfaat empirisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Misalnya, penelitian yang merujuk pegagan sebagai antiinflamasi, antioksidan, antitumor, atau untuk meningkatkan daya ingat (susunan saraf pusat), eksem (luka terbuka), dan hepatitis. Hal itu berkaitan dengan kandungan senyawa yang dimiliki pegagan, yaitu&amp;nbsp;&lt;em&gt;asiaticiside&lt;/em&gt;,&lt;em&gt;&amp;nbsp;thankuniside, medecassoside, brahmoside, brahminoside, madastic acid&lt;/em&gt;, vitamin B1, B2, dan B6.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Dari berbagai penelitian&amp;nbsp;&lt;em&gt;in vitro&lt;/em&gt;&amp;nbsp;terhadap pegagan menemukan kemampuannya menghancurkan berbagai bakteri penyebab infeksi, seperti&amp;nbsp;&lt;em&gt;Staphylococcus aureus, Escherechia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella typhi,&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dan sejenisnya. Sementara dalam bentuk infus atau ekstrak etanol, tumbuhan ini dipercaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Laorpuksa A. dan kawan-kawan dalam penelitian pada 1988 membuktikan, estrak air pegagan dapat melawan bakteri yang menyebabkan infeksi pada saluran napas. Sementara Herbert D. dan kawan-kawan dari Tuberculosis Research Center di India mencoba efek pegagan pada bakteri tuberkulosis H37Rv secara&amp;nbsp;&lt;em&gt;in vitro&lt;/em&gt;. Hasilnya, pegagan tidak langsung berefek pada bakteri tuberkulosis. Namun, Herbert menyarankan penelitian lebih lanjut terhadap senyawa aktif asiaticoside.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Feeling Herbert terbukti benar. Berdasarkan penelitian lanjutan, senyawa aktif pegagan itu ternyata dapat melawan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Mycobakterium tuberculosis&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Bacillus leprae&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Oliver-Bever, 1986). Penelitian berikutnya yang dilakukan Walter H. Lewis juga menyatakan, pegagan termasuk kelompok tanaman yang menghasilkan zat seperti antibiotika dan asiaticoside.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Uji Keampuhan Pegagan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Keampuhan pegagan juga telah diuji coba oleh Boeteau P. dan kawan-kawan, yang menginokulasi binatang percobaan marmut dengan bakteri basilus tuberkulosis selama 15 hari. Injeksi 0,5 ml 4%&amp;nbsp;&lt;em&gt;asiaticoside&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang diberikan pada marmut, terbukti dapat mengurangi jumlah lesi tuberkular di paru-paru, hati, dan limpa. Senyawa asiaticoside membuat pegagan tak hanya dapat menghambat pertumbuhan bakteri tuberkulosis, tapi juga berpotensi sebagai&amp;nbsp;&lt;em&gt;imunomodulator&lt;/em&gt;&amp;nbsp;– peningkat daya tahan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Secara empiris, pemanfaatan pegagan untuk membasmi tuberkulosis paru-paru dapat dilakukan dengan berpedoman pada resep berikut. Cuci 30 – 60 g pegagan segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, dan diminum 3 kali sehari. Untuk TB kulit, lumatkan pegagan, kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-3581658996908324757?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cintaherbal.wordpress.com/2010/02/20/khasiat-pegagan-untuk-tumpas-tbc-tuberkulosis/#more-623' title='Khasiat Pegagan untuk Tumpas TBC (Tuberkulosis)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/3581658996908324757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/khasiat-pegagan-untuk-tumpas-tbc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3581658996908324757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3581658996908324757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/khasiat-pegagan-untuk-tumpas-tbc.html' title='Khasiat Pegagan untuk Tumpas TBC (Tuberkulosis)'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-3557552177397710483</id><published>2010-03-19T06:42:00.000+07:00</published><updated>2010-03-19T06:42:22.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mauidhah'/><title type='text'>6 pertanyaan imam al ghozali</title><content type='html'>&lt;div class="date"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entrytext"&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau&amp;nbsp; bertanya bebeapa hal. Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?. “&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam al-Ghazali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)&lt;br /&gt;&lt;span id="more-512"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lalu Imam al-Ghazali meneruskan pertanyaan yang kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar, ujarnya, adalah “MASA LALU.”&lt;br /&gt;Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.&lt;br /&gt;Lalu Imam al-Ghazali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”.&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “Nafsu” (QS. Al- a’araf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.&lt;br /&gt;Pertanyaan keempat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”.&lt;br /&gt;Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah “memegang AMANAH” (QS. Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kelima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”.&lt;br /&gt;Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam al-Ghazali. Namun menurut beliau yang paling ringan di dunia ini adalah ‘meninggalkan SHALAT’. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.&lt;br /&gt;Lantas pertanyaan keenam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”.&lt;br /&gt;Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang. Benar kata Imam al-Ghazali. Tapi yang paling tajam adalah “lidah MANUSIA”. Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri. [www.hidayatullah.com]&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-3557552177397710483?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/3557552177397710483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/6-pertanyaan-imam-al-ghozali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3557552177397710483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3557552177397710483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/6-pertanyaan-imam-al-ghozali.html' title='6 pertanyaan imam al ghozali'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-4225412417202528099</id><published>2010-03-19T06:35:00.002+07:00</published><updated>2010-03-19T06:38:30.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Kejujuran Seorang Mubarok</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dikisahkan dari Mubarok -ayahanda dari Abdulloh Ibnu al-Mubarok- bahwasanya ia pernah bekerja di sebuah kebun milik seorang majikan. Ia tinggal di sana beberapa lama. Kemudian suatu ketika majikannya -yaitu pemilik kebun tadi yang juga salah seorang saudagar dari Hamdzan- datang kepadanya dan mengatakan, “Hai Mubarok, aku ingin satu buah delima yang manis.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="entrytext"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;Mubarok pun bergegas menuju salah satu pohon dan mengambilkan delima darinya. Majikan tadi lantas memecahnya, ternyata ia mendapati rasanya masih asam. Ia pun marah kepada Mubarok sambil mengatakan, “Aku minta yang manis malah kau beri yang masih asam! Cepat ambilkan yang manis!”&lt;br /&gt;&lt;span id="more-516"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia pun beranjak dan memetiknya dari pohon yang lain. Setelah dipecah oleh sang majikan; sama, ia mendapati rasanya masih asam. Kontan, majikannya semakin naik pitam. Ia melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya, majikannya mencicipinya lagi. Ternyata, masih juga yang asam rasanya. Setelah itu, majikannya bertanya, “Kamu ini apa tidak tahu; mana yang manis mana yang asam?”&lt;br /&gt;Mubarok menjawab. “Tidak.”&lt;br /&gt;“Bagaimana bisa seperti itu?”&lt;br /&gt;“Sebab aku tidak pernah makan buah dari kebun ini sampai aku benar-benar mengetahui (kehalalan)nya.”&lt;br /&gt;“Kenapa engkau tidak mau memakannya?” tanya majikannya lagi.&lt;br /&gt;“Karena anda belum mengijinkan aku untuk makan dari kebun ini.” Jawab Mubarok. Pemilik kebun tadi menjadi terheran-heran dengan jawabannya itu ..&lt;br /&gt;Tatkala ia tahu akan kejujuran budaknya ini, Mubarok menjadi besar dalam pandangan matanya, dan bertambah pula nilai orang ini di sisi dia. Kebetulan majikan tadi mempunyai seorang anak perempuan yang banyak dilamar oleh orang. Ia mengatakan, “Wahai Mubarok, menurutmu siapa yang pantas memperistri putriku ini?”&lt;br /&gt;“Dulu orang-orang jahiliyah menikahkan putri-putri mereka lantaran keturunan. Orang Yahudi menikahkan karena harta, sementara orang Nashrani menikahkan karena keelokan paras. Dan umat ini menikahkan karena agama.” Jawab Mubarok.&lt;br /&gt;Sang majikan kembali dibuat takjub dengan pemikirannya ini. Akhirnya majikan tadi pergi dan memberitahu isterinya, katanya, “Menurutku, tidak ada yang lebih pantas untuk putri kita ini selain Mubarok.”&lt;br /&gt;Mubarok pun kemudian menikahinya dan mertuanya memberinya harta yang cukup melimpah. Di kemudian hari, isteri Mubarok ini melahirkan Abdullah bin al-Mubarok; seorang alim, pakar hadits, zuhud sekaligus mujahid. Yang merupakan hasil pernikahan terbaik dari pasangan orang tua kala itu. Sampai-sampai Al-Fudhoil bin ‘Iyadh Rohimahullah mengatakan -seraya bersumpah dalam perkataannya-, “Demi pemilik Ka’bah, kedua mataku belum pernah melihat orang yang semisal dengan Ibnu al-Mubarok.&lt;br /&gt;Hari ini, kecurangan dan penipuan sudah semakin banyak terjadi dalam kehidupan sebagian orang. Sangat jarang kita temukan orang jujur lagi dipercaya dalam menunaikan amanah serta yang jauh dari sifat curang dan penipu.&lt;br /&gt;Kalau akibat dari sebuah, perbuatan maksiat itu sudah maklum dan pasti di akhirat kelak, maka tempat kembalinya ketika di dunia lebih dekat lagi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-4225412417202528099?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://berdzikir.wordpress.com/2010/02/17/kejujuran-seorang-mubarok/#more-516' title='Kejujuran Seorang Mubarok'/><link rel='enclosure' type='' href='http://berdzikir.wordpress.com/2010/02/17/kejujuran-seorang-mubarok/#more-516' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/4225412417202528099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/kejujuran-seorang-mubarok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/4225412417202528099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/4225412417202528099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/kejujuran-seorang-mubarok.html' title='Kejujuran Seorang Mubarok'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-7074849518051123411</id><published>2010-03-19T06:18:00.000+07:00</published><updated>2010-03-19T06:18:26.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>Keutamaan Shalat Tahajud</title><content type='html'>sumber: milis muslimah_sholehah&lt;br /&gt;Siapa yang tidak ingin tampil cantik? Kecantikan merupakan merupakah satu hal yang sangat diinginkan oleh para wanita. Mereka para kaum Hawa itu banyak yang telah mencoba berbagai kiat, baik dengan menggunakan berbagai kosmetik, pemutih atau menggunakan lulur, ekstrak bengkoang dan lain-lain agar wajahnya putih alami dan berseri.&lt;br /&gt;Terlepas dari keberhasilan semua trik-trik di atas yang notabene masih dipertanyakan terlebih lagi mengandung zat-zat kimia yang berbahaya, kenapa tidak menggunakan kiat yang satu ini?&lt;br /&gt;Apa kiatnya? Yaitu &lt;strong&gt;shalat tahajjud&lt;/strong&gt; di malam hari.&lt;br /&gt;Berkata Imam Ibnul Qayyim, Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya Ada sebagian istri yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam. &lt;span id="more-17"&gt;&lt;/span&gt;Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus.Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istanbuli di bukunya Kado Perkawinan halaman 312 ketika mengutip perkataan Ibnul Qayyim di buku Raudha Ath-Thalibin. [1]&lt;br /&gt;Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan Shalat Tahajjud&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Disamping hikmah diatas yang bisa di dapat dari melaksanakan shalat malam, shalat malam ini pun mempunyai keutamaan yang lain. Bahkan inilah yang lebih penting.&lt;br /&gt;1. Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji, dalilnya adalah&lt;br /&gt;â€œDan pada sebagian malam hari bertahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.(Al Israa : 79).&lt;br /&gt;2. Shalat malam dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapuskan dosa, dalilnya adalah&lt;br /&gt;Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa. (HR. Tirmidzi no. 3549, Al Hakim I/380, Baihaqi II/502. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwaa Al Ghalil II/199/no. 452). [2]&lt;br /&gt;3. Kemuliaan orang beriman ada pada shalat malam&lt;br /&gt;Jibril berkata, Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain. (Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 831). [3]&lt;br /&gt;Shalat malam yang paling utama adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat ini doa akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi pernah bersabda:&lt;br /&gt;Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758). [4]&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Agar Bisa Shalat Tahajjud?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Shalat malam termasuk ibadah yang berat, karena di saat kita terlelap dan masih mengantuk maka kita harus bangun untuk shalat. Berikut beberapa sebab agar kita dimudahkan untuk melaksanakan shalat malam.&lt;br /&gt;1. Berusaha untuk tidur di awal malam dan menjauhkan diri dari begadang. Rasulullah membenci tidur sebelum Shalat Isyaa dan berbicara sesudah Shalat Isyaa. [5]&lt;br /&gt;2. Ketika akan tidur, perhatikan adab-adab tidur, misalnya membaca doa sebelum tidur, membaca ayat kursi, membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, membaca Surat Al Kaafirun, dll. [6]&lt;br /&gt;3. Tidur sebentar di siang hari&lt;br /&gt;4. Meninggalkan kemaksiatan, dosa dan perbuatan bid’ah&lt;br /&gt;5. Berkeinginan kuat untuk shalat malam&lt;br /&gt;6. Memasang jam beker. Bisa juga dengan saling membangunkan istri, suami, dan keluarga. Bahkan bisa dengan saling membangunkan tetangga atau teman dengan menelpon melalui handphone-nya. Saling berta’awun&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-7074849518051123411?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/7074849518051123411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/keutamaan-shalat-tahajud.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7074849518051123411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/7074849518051123411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/keutamaan-shalat-tahajud.html' title='Keutamaan Shalat Tahajud'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-848642542846654590</id><published>2010-03-18T06:57:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T06:57:18.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>Dalil Dan Keutamaan Istighfar</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 class="contentheading" style="color: black; font-size: 30px; line-height: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; font-weight: normal; line-height: 18px;"&gt;Dijaman yang serba tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan Istighfar sebagai salah satu amalan kita, untuk lebih membuat kita semangat melakukannya berikut uraian manfaat dari ber Istighfar.&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="article-content" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;1. MENGGEMBIRAKAN ALLAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, "Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir." (HR.Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;2. DICINTAI ALLAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah bersabda, "Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah. Orang yang bertaubat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa."(HR.Ibnu Majah).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;3. DOSA-DOSANYA DIAMPUNI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, "Allah telah berkata,'Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengamouni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (beberapa banyak dosanya)."(HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Imam Qatadah berkata,"Al-Qur'an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar." (Kitab Ihya'Ulumiddin: 1/410).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;4. SELAMAT DARI API NERAKA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Hudzaifah pernah berkata, "Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan ku masuk neraka'. Rasulullah bersabda,'Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam'." (HR.Nasa'i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;5. MENDAPAT BALASAN SURGA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal."(QS.Ali'Imran: 135-136).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;6. MENGECEWAKAN SYETAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya syetan telah berkata,"Demi kemulian-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya,"Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku."(HR.Ahmad dan al-Hakim).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;7. MEMBUAT SYETAN PUTUS ASA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Ali bin Abi thalib pernah didatangi oleh seseorang,"Saya telah melakukan dosa'.'Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi',kata Ali. Orang itu menjawab,'Saya telah bertaubat, tapi setelah itu saya berdosa lagi'. Ali berkata, 'Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi'. Orang itu bertanya lagi,'Sampai kapan?' Ali menjawab,'Sampai syetan berputus asa dan merasa rugi."(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;8. MEREDAM ADZAB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun."(QS.al-Anfal: 33).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;9. MENGUSIR KESEDIHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka."(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;10.MELAPANGKAN KESEMPITAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,"(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;11.MELANCARKAN RIZKI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya."(HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;12.MEMBERSIHKAN HATI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya."(HR.Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;13.MENGANGKAT DERAJATNYA DISURGA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata,'Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?' Allah berkata,'Karena istighfar anakmu untukmu'."(HR.Ahmad dengan sanad hasan).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;14.MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Abu Hurairah berkata,"Saya telah mendengar Rasulullah bersabda,'Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali'."(HR.Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;15.MENJADI SEBAIK-BAIK ORANG YANG BERSALAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat."(HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;16.BERSIFAT SEBAGAI HAMBA ALLAH YANG SEJATI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo'a:"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta'at, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur."(QS.Ali'Imran: 15-17).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;17.TERHINDAR DARI STEMPEL KEZHALIMAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"...Barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim."(QS.al-Hujurat: 11).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;18.MUDAH MENDAPATKAN ANAK&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS.Nuh: 10-12).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;19.MUDAH MENDAPATKAN AIR HUJAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Ibnu Shabih berkata,"Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, 'Perbanyaklah istighfar'. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, 'Perbanyaklah istighfar'. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata,'Perbanyaklah istighfar'.(Kitab Fathul Bari: 11/98).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;20.BERTAMBAH KEKUATANNYA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Dan (dia berkata):"Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa."(QS.Hud: 52).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;21.BERTAMBAH KESEJAHTERAANNYA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai."(QS.Nuh: 10-12).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;22.MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."(QS.an-Nur: 31).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Aisyah berkata,"Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka."(HR.Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;23.KEBURUKANNYA DIGANTI DENGAN KEBAIKAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Allah berfirman,"Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(QS.al-Furqan: 70).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;"Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat."(QS.Hud: 114).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;24.BERCITRA SEBAGAI ORANG MUKMIN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda,"Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin."(HR.Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-size: 1px; height: 1px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;25.BERKEPRIBADIAN SEBAGAI ORANG BIJAK&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; text-align: justify;"&gt;Seorang ulama berkata,"Tanda orang yang arif (bijak) itu ada enam. Apabila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Apabila menyebut dirinya, ia merasa hina. Apabila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Apabila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Apabila disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan apabila mengingat dosanya, ia segera beristighfar." (Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-848642542846654590?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/848642542846654590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/dalil-dan-keutamaan-istighfar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/848642542846654590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/848642542846654590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/dalil-dan-keutamaan-istighfar.html' title='Dalil Dan Keutamaan Istighfar'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-8109495398658191638</id><published>2010-03-18T06:37:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T06:37:03.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>Manfaat (fadhilah) Istighfar</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Segala puji bagi Allâh, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasul-Nya yang terpercaya, keluarga, para shahabat serta orang yang mengikuti beliau hingga hari Kiamat, wa ba’du:&lt;br /&gt;Berikut ini kami ketengahkan beberapa bahasan secara ringkas mengenai “Istighfar: keutamaan, waktu dan lafazhnya”. Kami memohon kepada Allâh agar menjadikan tulisan ini bermanfa’at.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Diriwayatkan oleh HR. Bukhori, Nabi SAW bersabda “Istighfar paling utama yaitu engkau akan membaca : Allaahumma anta robbi, laa ilaa haillaa anta … (Syaidul Istighfar)”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Istighfar sendiri berarti memohon ampun atas dosa yang kita lakukan, sengaja atau tidak, kita ketahui atau tidak. Allah sendiri memerintahkan kita untuk selalu beristighfar karena kita senantiasa berbuat dosa.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Istighfar cukup dengan lafadz “Astaghfirullahhal ‘adzim” yang berarti Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Namun sesuai dengan Hadist Nabi SAW, Istighfar paling utama adalah Syaidul Istighfar. Adapun keistimewaan Istighfar tersebut selain sebagai Istighfar / Doa Memohon Ampun adalah (diriwayatkan oleh HR. Bukhori) bahwa “… Apabila Istighfar ini (Syaidul Istighfar) dibacanya di waktu sore lalu ia meninggal dunia, niscaya ia masuk surga atau (perawi ragu – ragu) ia tergolong salah satu penghuni surga. Dan apabila ia baca di waktu pagi hari lalu ia meninggal dunia pada hari itu, begitu pula”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;I. Manfaat dan Keutamaan Istighfar&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;1. Istighfar merupakan bentuk keta’atan kepada Allâh ‘Azza Wa Jalla&lt;br /&gt;Hamba yang taat adalah hamba yang selalu mohon ampun kepada Allah “Azza Wa Jalla. Banyanyak perintah Allah dalam Al Qur’an yang menyuruh hambaNya untuk beristighfar.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;2. Istighfar merupakan sebab untuk diampuninya dosa&lt;br /&gt;Istighfar merupakan sebab untuk diampuninya dosa, sebab turunnya hujan, mendapatkan harta dan anak serta masuknya manusia ke dalam surga. Nabi Nuh berkata ketika mendakwahi kaumnya, sebagimana firman Allah (artinya): “Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Q.,s. Nûh:10-12)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;3, Kekuatan menjadi bertambah dengan istighfar&lt;br /&gt;Kekuatan menjadi bertambah dengan istighfar, Allah Ta’ala berfirman (artinya), Dan (Hud berkata):”Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa”.(Q.,s.Hûd:52)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;4. Penyebab Mendapatkan Kesenganan yang Baik&lt;br /&gt;Ia merupakan sebab mendapatkan kesenangan yang baik, serta menjadi sebab masing-masing orang yang memiliki keutamaan berhak mendapatkan keutamaannya. Allah Ta’ala berfirman (artinya), “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.” (Q.,s.Hûd:3).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;5. Terhindar dari Azab Allah&lt;br /&gt;Allah tidak akan mengazab orang yang selalu beristighfar. Dia telah berfirman (artinya), “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (Q.,s.al-Anfâ l:33)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;6. Meupakan Kebutuhan Seorang Hamba&lt;br /&gt;Ia dibutuhkan oleh hamba-hamba Allâh karena mereka selalu berbuat kesalahan sepanjang malam dan siang hari. Jadi, bila mereka beristighfar, Allâh pasti mengampuni mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;7. Penyebab Turunnya Rahmat Allah&lt;br /&gt;Rahmat akan turun dengan sebab istighfar. Allah Ta’ala berfirman, “Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.”(Q.,s.an-Naml: 46)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;8. Kaffarat (Penebus Dosa)&lt;br /&gt;Istighfar merupakan kaffarat (penebus dosa) yang dilakukan dalam suatu majlis.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;9.Mengikuti Sunnah Nabi&lt;br /&gt;Melakukannya berarti meneladani Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam sebab beliau beristighfar di dalam satu majlis sebanyak 70 kali. Dalam riwayat yang lain disebutkan, sebanyak 100 kali.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;II. Beberapa Ungkapan Mengenai Istighfar&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Diriwayatkan dari Luqman ‘alaihissalâm bahwa dia berpesan kepada anaknya, “Wahai anakku! Biasakanlah lisanmu mengucapkan:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;“Ya Allâh! ampunilah aku”, sebab Allâh menyediakan waktu-waktu dimana Dia Ta’âla tidak menolak doa orang yang berdoa kepada-Nya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;‘Aisyah radhiallaahu ‘anha berkata, “Beruntunglah orang yang mendapatkan di dalam shahîfah (lembaran amalnya) istighfar yang banyak.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Qatâdah berkata, “Sesungguhnya al-Qur’an ini menunjukkan kepada kalian penyakit dan obat; penyakit itu adalah dosa-dosa sedangkan obatnya adalah istighfar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Abu al-Minhâl berkata, “Tidak ada tetangga (teman dekat) yang lebih dicintai oleh seorang hamba kelak di kuburnya selain istighfar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;al-Hasan berkata, “Perbanyaklah istighfar di rumah-rumah kalian, di hadapan hidangan-hidangan, di jalan-jalan, pasar-pasar serta majlis-majlis sebab kalian tidak tahu kapan ampunan-Nya akan turun.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Seorang Arab Badui (orang yang biasa hidup di pedalaman gurun pasir) bertutur, “Barangsiapa yang mendiami bumi kami ini, maka hendaklah dia memperbanyak istighfar sebab bersama istighfar itulah terdapat awan tebal yang membawa curahan hujan.” (maksudnya istighfar itu merupakan sebab turunnya hujan-penj., )&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;III. Waktu-waktu Beristighfar&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Istighfar disyari’atkan di dalam setiap waktu, tetapi ia menjadi wajib ketika melakukan dosa-dosa dan menjadi sunnah/sangat dianjurkan seusai melakukan perbuatan-perbuatan baik, seperti beristighfar 3 kali setelah shalat, setelah haji dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Juga, dianjurkan pada waktu sahur sebab Allâh memuji orang-orang yang beristighfar pada waktu-waktu sahur tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;IV. Lafazh-lafazh Istighfar&lt;br /&gt;Adapun bacaan Syaidul Istighfar adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Allahumma anta rabbi, laa ilaaha illa anta khalqtani, wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, a’udzubika min syarri ma shona’tu, abu – ulaka bi ni’matika ‘alayya, wa abu – u bi dzanbi faghfirli fa innahu laa yaghfirudz dzunuba illa anta&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, yang tiada Tuhan yang pantas disembah melainkan Engkau yang telah menciptakan diriku. Aku adalah hamba – Mu, dan aku berada dalam perintah dan perjanjian – Mu, yang dengan segala kemampuanku, perintah – Mu aku laksanakan. Aku berlindung kepada – Mu dari segala kejelekan yang aku perbuat terhadap – Mu. Engkau telah mencurahkan nikmat – Mu kepadaku, sementara aku senantiasa berbuat dosa. Maka ampunilah dosa – dosaku. Sebab tiada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Wabillahi taupiq wal hidayah&lt;br /&gt;Wa’alaikum salam Warahmatullahi wabarakatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-8109495398658191638?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/8109495398658191638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/manfaat-fadhilah-istighfar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8109495398658191638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8109495398658191638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/manfaat-fadhilah-istighfar.html' title='Manfaat (fadhilah) Istighfar'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-3141427825084734574</id><published>2010-03-17T21:51:00.000+07:00</published><updated>2010-03-17T21:51:28.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tafakur'/><title type='text'>REKAYASA KONFLIK SYIAH SUNNI</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia; font-size: 13px; line-height: 15px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh: DR. Izzuddin Ibrahim.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kairo.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;Alih bahasa: M Turkan&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Derita Muslim Syiah maupun Sunni di dunia tak pernah berujung. Setiap ada aksi teror, media masa melukiskannya sebagai aksi pembantaian kaum Muslim Syiah atas Sunni, ataupun sebaliknya. Sepertinya aksi-aksi seperti ini akan terus bergulir mengingat isu ini adalah isu yang paling baik untuk pecah belah persatuan Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Tulisan dibawah ini adalah buku yang ditulis oleh tokoh Ikhwanul Muslimin DR. Izzuddin Ibrahim yang membawakan fakta dan data bahwa konflik Sunni dan Syiah adalah konflik rekayasa dari musuh-musuh Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemenangan gerakan kebangkitan rakyat Islam dan bangsa revolusioner Iran yang kelihatannya mustahil, telah membuat Barat ketakutan. Jadi, sesuai kemampuannya mereka selalu berusaha agar para revolusioner Islam tidak bisa meraih kekuatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sejak awal abad 19, dunia Islam berhadapan dengan tantangan modern yang datang dari Barat hasil Revolusi Industri dan kedengkian. Tantangan ini pada tahap awalnya dipengaruhi oleh sentimen Salibisme kuno dan dimulainya serangan Prancis. Ancaman ini menumbangkan sistem politik kita yang terjelma dalam ‘khilafah’. Mereka menduduki negeri-negeri kita dan menyerang kita lewat pemikiran dan budaya dengan memaksakan sistem-sistem sekularisme yang lemah.&lt;span id="more-40" style="line-height: 1.22em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Lebih dari 30 tahun lalu, tantangan ini telah melaksanakan tugas paling berbahayanya, yaitu mendirikan rezim palsu Yahudi di jantung dunia Islam dan mendudukkan koloni serta antek-anteknya di sebuah negeri yang telah mereka rampas.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Hal ini tercipta lewat sebuah sistem yang terprogram dan busuk, bahwa pengukuhan kepentingan ini hanya dapat dijalankan dengan mendirikan Israel. Pendirian Israel melazimkan penghancuran khilafah dan keberlangsungan keberadaan Israel dan menuntut sistem-sistem pemerintahan dalam negara-negara Islam menjadi boneka dan bergantung pada kekuatan imperialis. Oleh karena itu, semua rezim-rezim ini adalah bayi alamiah dan logis yang lahir dari rahim imperialis yang pada hakikatnya merupakan sisi lain dari sekeping mata uang Israel. Sampai beberapa tahun yang lalu, masalah-masalah ini terlihat sedemikian rupa dan kekuatan Barat mengira bahwa mereka telah menghantamkan pukulan terakhirnya pada peradaban Islam yang telah loyo dan lemah. Namun, Revolusi Islam Iran tiba-tiba muncul dan melepaskan anak panah perlawanan pertamanya ke arah Barat. Kemenangan revolusi Islam ini adalah kemenangan pertama Islam dalam era kontemporer. Kehidupan dan kegembiraan yang dikira telah mati dalam tubuh ini telah kembali dan sekarang bangkit lagi dan berdiri tegak dengan segarnya. Dari mana? Setelah pengaruh busuk musuh sangat kental, kuat dan liar, maka tibalah tahapan baru. Kita telah memahami hakikat kita dan kita ingin bangkit setelah menahan penghinaan selama dua abad dan keterbelakangan serta kebodohan selama berabad-abad.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Revolusi Islam terus maju agar mampu menanamkan berbagai pemahaman dan pemikiran. Sebagian pemahaman dan pemikiran itu adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;1- Revolusi Islam telah menghapus keperkasaan kekuatan adi daya dari benak semua pihak -khususnya kaum muslimin dan tertindas di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;2- Setelah mencampakkan model Barat ke dalam kursi tergugat, Revolusi Islam mengenalkan peradaban baru kepada umat manusia. Dalam hal ini, Roger Garoudy pemikir Perancis berkata: “Imam Khomeini telah membuang pola dan sistem pembangunan ala Barat ke kursi tergugat.” Kemudian dia berkata : “Imam Khomeini telah memberikan makna dalam kehidupan rakyat Iran.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;3- Setelah lebih dari satu abad upaya-upaya untuk menyingkirkan kekuatan dan pengaruh Islam, revolusi Islam malah mengokohkan peranan bersejarah Islam dalam kehidupan negara-negara di kawasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Tetapi, apakah Barat dan para bonekanya akan membiarkan Revolusi Islam maju begitu saja dan kemudian berhadap-hadapan dengan Barat serta menghancurkan kekuatannya? Apakah mereka akan diam saja melihat semangat dan kegembiraan yang muncul dalam tubuh umat Islam, seperti kegembiraan karena turunnya hujan setelah penantian yang cukup panjang? Apakah mereka akan membiarkan semangat dan harapan Islami yang telah diciptakan Revolusi menuai hasilnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemenangan gerakan kebangkitan rakyat Islam dan bangsa revolusioner Iran yang kelihatannya mustahil telah membuat Barat ketakutan. Jadi, sesuai kemampuannya mereka selalu berusaha agar para revolusioner Islam tidak bisa meraih kekuatan. Tetapi, ketika Barat berada dalam tahap ini pun mereka kalah, lalu mereka berusaha bergerak dalam beberapa poros yang saling terkait:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;1- Mulai memprovokasi kaum minoritas dengan memanfaatkan kegamangan yang ada setelah kemenangan Revolusi Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;2- Melindungi berbagai kelompok pembangkang Iran, baik dari kelompok kerajaan dan SAVAK (intel Syah) atau kelompok sekuler dan memanfaatkan mereka untuk menentang Revolusi Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;3- Memberlakukan embargo ekonomi dan politik atas Iran yang dipimpin oleh Amerika dan Eropa. Embargo ini yang terlihat jelas dimulai sejak krisis tawanan mata-mata Amerika di Tehran.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;4- Menggelar serangan dari luar lewat Saddam Husein dan tentara Irak.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;5- Menyebar fitnah di antara dua sayap umat -Sunni dan Syiah- sebagai usaha terakhir untuk mengepung gerakan Revolusi Islam dan mencegahnya sampai ke daerah berpenduduk Sunni, baik kawasan-kawasan penghasil minyak atau negara-negara tetangga Israel.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ketika pemberontakan kaum minoritas jelas-jelas telah ditumpas dan kelompok-kelompok kerajaan dan sisa-sisa oposisi sekuler telah hancur, dan ketika Revolusi berhadapan dengan embargo sedemikian rupa, Imam Khomeini malah menyebutnya sebagai ‘berita baik’ dan kepada para mahasiswa pengikut setianya, beliau berkata: “Kita tidak bangkit dengan revolusi untuk mengenyangkan perut. Jadi ketika mereka menakut-nakuti kita dengan kelaparan, mereka harus tahu bahwa mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Kita bangkit demi Islam, sebagaimana Nabi Muhammad saww bangkit. Dan kita tidak berhadapan dengan masalah sebagaimana yang dihadapi Nabi Muhammad saw. Jika anda tidak berada dalam tekanan, maka Anda tidak akan berpikir maksimal.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Para pelaku serangan dari luar juga jatuh tersungkur dalam sumur yang digalinya sendiri, dengan sakit, luka, penyesalan dan kekalahan telak. Tetapi mereka sendiri mengakui bahwa poros kelima -menciptakan fitnah di antara Syiah dan Sunni- cukup berhasil. Namun demikian, umat Islam akan segera memahami setan mana yang meniupkan api fitnah dan akan mengetahui bahwa fitnah ini adalah palsu dan kekuatan imperialis-lah yang ingin menyudutkan negara-negara Islam, sehingga negara-negara Islam harus berhadapan dengan perbuatan-perbuatan buruk mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kekuatan imperialis dan negara-negara boneka, para raja minyak hedonis -boneka-boneka mainan- memahami dengan baik bahwa peperangan ini tidak membutuhkan senjata dan tentara, tetapi membutuhkan pemimpin yang memberikan ‘fatwa’. Maka mereka membiarkan peranan yang diinginkannya yang dimainkan lewat kepala-kepala bersorban dan janggut-janggut berjurai, baik di dalam atau di luar institusi resmi negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sebagian mereka menentang Revolusi Islam dengan serangan isu-isu yang membingungkan. Seolah-olah merekalah yang melahirnya menemukan bahwa Revolusi ini adalah Revolusi Syiah sementara Syiah adalah sebuah golongan sesat atau kafir! Dan Ayatullah Khomeini yang dengan duduk di sajadahnya telah mampu mengguncang kekuasaan kerajaan yang sebenarnya mereka adalah orang tersesat dan kafir! Adegan seorang pemuda Islam yang memegang sebuah buku Saudi yang penuh dengan tuduhan, distorsi dan cacian terulang kembali di depan mata kita. Dia membawa buku tersebut ke masjid suci, sembari menjelaskan berbagai kesesatan!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Poin ini dapat dipahami bahwa sebagian para pemuda itu melakukannya dengan niat baik dan menyangka bahwa perbuatan tersebut benar-benar hanya untuk Allah. Kapankah pemuda ini mengetahui bahwa lewat niat baiknya itu dia telah melaksanakan sebuah program imperialis? Dan bagaimana dia bisa membebaskan dirinya sebelum semuaya terlambat?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Umat Islam harus memandang dengan keraguan dan curiga kepada orang-orang yang menampakkan keislaman dirinya, sementara mereka membenci Revolusi Islam. Umat juga harus curiga pada keinginan, niat dan tujuan orang-orang tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Masalah menakjubkan dari mereka ini adalah, meraka telah menjadikan gerakan Islami berhadapan dengan sebuah jalan buntu yang berbahaya dan tidak ada duanya, sebab kehadiran musuh-musuh Revolusi dalam barisan-barisan gerakan Islam tidak bisa dibenarkan dan gerakan hakiki Islam tidak punya pilihan lain selain menyingkirkan mereka dari barisannya, cepat atau lambat.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Mereka-mereka yang ingin menghancurkan model sempurna Iran dalam kepribadian Islami terutama dalam memandang masalah negeri pendudukan Palestina sebenarnya hanya akan menghancurkan dirinya, sebab mereka telah berdiri menentang gerakan maju sejarah dan berhadapan dengan sebuah Revolusi Islami yang dalam piagam Ikhwanul Muslimin, pemimpinnya disebut sebagai ‘kebanggaan bagi Islam dan kaum muslimin’.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Saya tidak tahu bagaimana menanggapi ucapan seorang pemuda muslim kepada saya: Sebuah keanehan atau tidak? Sebab pemuda ini telah keliling ke beberapa negara Islam, tetapi tidak menemukan hal yang lebih buruk dari serangan yang dilakukan beberapa oknum yang berlahiriyah keislaman di negeri Palestina pendudukan terhadap Revolusi Islam. Sedangkan pemuda ini juga tidak melihat satu negara manapun yang lebih bersemangat dan berharap pada Revolusi Islam lebih dari Palestina.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Setelah pengantar ini, dalam pembahasan singkat ini saya akan berusaha menyingkap beberapa hakikat penting kepada kaum muslimin umumnya dan para pembesar berbagai gerakan Islami secara khusus. Saya tidak ingin berbicara berdasarkan ijtihad saya bahwa Syiah dan Sunni adalah sesama saudara dalam Islam, hanya pandangan dan ijtihad dalam memahami Kitab dan Sunnah saja yang membuat mereka terpisah dan perbedaan ini tidak merusak persaudaraan mereka dan tidak membuat yang lain keluar dari Islam dalam pandangan yang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Saya tidak ingin membawa dalil-dalil agama yang pasti berakhir pada kesimpulan yang pasti dan jelas ini, sebab hal ini adalah pembahasan lain. Dan di era ini, ketika ketidaktahuan dan fanatisme buruk dari sebuah kelompok sangat tinggi, kita terpaksa harus membahasnya, tetapi saya akan membahasnya dari sisi lain dan sisi yang lebih sempurna. Saya akan berusaha menjelaskan posisi dan pendapat para tokoh, pemikir dan penguasa muslim yang kepemimpinannya disepakati oleh berbagai gerakan Islami.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Saya dengan baik memahami bahwa masalah anti Revolusi Islam Iran dan kebisingan yang dibuat oleh sejumlah anggota dan pimpinan gerakan Islami berkaitan dengan masalah Sunni dan Syiah bukanlah masalah yang berakar dan hakiki, tetapi masalah baru yang dipaksakan pihak lain pada para pemuda yang penuh keikhlasan dan kesucian ini. Sebagaimana yang telah saya sebutkan: Setelah beberapa waktu mereka diletakkan dalam lingkaran keraguan dan keputusasaan, tiba-tiba bagi mereka diungkapkan bahwa Revolusi yang telah menghidupkan harapan dan memberi hasil bukanlah sebuah revolusi Islam tetapi sebuah revolusi Syiah! Dan Syiah adalah kafir!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Muhibbuddin Khatib, penulis buruk asal Arab Saudi yang bukunya telah dicetak beberapa kali di Arab Saudi (dalam 50.000 eksemplar) membawa berbagai dalil tentang kekafiran dan kesesatan serta keluarnya Syiah dari Islam. Dia menyebutkan bahwa Syiah memiliki Al-Qur’an yang berbeda dengan Al-Qur’an yang kita miliki, dan berbagai kebatilan dan isu-isu semisal ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sebagian kalangan yang menyebarluaskan pemikiran Khatib yang salah dan sesat, malah lalai akan pemikiran-pemikiran para tokoh islamis terkenal lainnya dalam gerakan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Tapi kita tahu bahwa Khatib adalah salah satu orang yang memerangi pemerintahan Khilafah Islami dan bergabung dengan salah satu gerakan kesukuan -para tokoh pemuda Arab- dan setelah rahasianya terbongkar ketika dia sedang belajar di Bab ‘Aali, pada tahun 1905 Masehi dia melarikan diri ke Yaman. Ketika Syarif Husein mengumumkan Revolusi Arab, Khatib pun bergabung dengannya. Kemudian Khilafah menjatuhi hukuman mati terhadapnya. Khatib tidak kembali ke Damaskus kecuali setelah kekalahan tentara Turki Usmani dan masuknya tentara Arab ke Damaskus! Dan setelah itu, dia menjadi pimpinan surat kabar pertama Arab bernama al-‘Ashimah.[1]&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;Sekarang, mari kita kembali menganalisa sikap dan pendapat para pemimpin berbagai gerakan Islami dan pemikir Islam berkaitan dengan fitnah yang haram ini dan hiruk pikuk buatan yang sangat disesalkan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Imam Syahid Hasan al-Banna, adalah pembawa panji gerakan Islam terbesar era modern dan salah satu tokoh ide kedekatan antara Syiah dan Sunni. Beliau juga merupakan salah satu pendiri dan tokoh berpengaruh dalam aktivitas “Jamaah Taqrib Baina Al-Mazhahib Al-Islamiyah” di Kairo, padahal sebagian kalangan menyebut pendekatan mazhab mustahil tercapai. Tetapi al-Banna dan sekelompok pembesar dan ulama Islam menganggapnya mungkin dan bisa terjadi. Mereka sepakat agar semua muslimin (Sunni dan Syiah) berkumpul bersama dalam keyakinan-keyakinan dan prinsip yang disepakati dan dalam hal-hal yang bukan merupakan syarat iman dan bukan bagian dari tiang-tiang agama dan secara lazim tidak mengingkari pembahasan agama yang jelas, kaum muslimin harus menghargai keyakinan masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;DR. Abdulkarim Biazar Shirazi dalam buku Wahdat Islami yang terdiri atas makalah para ulama Syiah dan Sunni yang telah dicetak dalam majalah Risalatul Islam dan telah dicetak oleh Darut Taqrib Mesir, tentang Jamaah Taqrib berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Mereka sepakat mengumumkan bahwa: Seorang muslim adalah orang yang mengimani dan meyakini Allah Tuhan alam semesta, Muhammad saw nabi yang tidak ada lagi nabi setelahnya, Al-Qur’an kitab samawi, Ka’bah kiblat dan rumah Allah, lima rukun yang diakui, hari kiamat serta melaksanakan hal-hal yang dianggap penting. Rukun-rukun ini -yang disebutkan sebagai contoh- telah disepakati oleh para peserta pertemuan, utusan-utusan mazhab yang empat dan utusan-utusan Syiah dari mazhab Imamiah dan Zaidiyah.”[2]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Pertemuan tersebut dihadiri oleh Syaikh al-Azhar yang juga Otoritas Fatwa Tertinggi saat itu, Imam Besar Abdulmajid Salim, Imam Mustafa Abdurrazzaq dan Syaikh Shaltut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Penulis memang tidak menemukan info sempurna tantang peranan khusus Imam Syahid Al-Banna dalam hal ini, tetapi salah satu pemikir Ikhwanul Muslimin Ustad Salim Bahansawi dalam bukunya berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Sejak Jamaah Taqrib antara mazhab-mazhab Islam didirikan dan Imam Hasan al-Banna dan Ayatullah Qumi berperan dalam pendiriannya, kerja sama antara Ikhwanul Muslimin dan Syiah tercipta, yang pada kelajutannya terjadi kunjungan Syahid Nawwab Safavi ke Mesir pada tahun 1954.[3] Dalam kitab itu, dia melanjutkan: “Tidak heran jika garis kebijakan dan metode kedua kelompok berakhir dengan kerja sama ini.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Demikian pula, sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam ritual haji tahun 1948 Masehi, Imam al-Banna bertemu dengan Ayatullah Kas اani, ulama besar Syiah, dan di antara keduanya tercapai beberapa kesepakatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Salah satu tokoh kontemporer dan berpengaruh Ikhwanul Muslimin dan salah satu murid Imam Syahid adalah Ustad Abdul Muta’al Jabri yang menurut kutipan Roober Jakcson, menulis dalam bukunya:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Jika usia pria ini -Hasan al-Banna- panjang mungkin saja mayoritas muslimin, hal-hal penting bagi kedua negara ini akan terwujud, khususnya jika Hasan Al-Banna dan Ayatullah Kashani, tokoh Iran, sepakat dalam penghapusan masalah pertentangan (ikhtilaf) antara Syiah dan Sunni. Keduanya bertemu pada ritual haji tahun 1948 Masehi dan kelihatannya telah menyepakati beberapa poin penting, tetapi Hasan Al-Banna telah diteror tidak pada waktunya.”[4]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Jabri menjelaskan: “Ucapan Weber benar, dengan insting politiknya dapat dirasakan usaha Imam dalam pendekatan mazhab-mazhab Islam. Jadi jika dia sadar dengan peranan besar Imam al-Banna dalam hal ini (yang waktu ini bukan saatnya membahas tentang bagaimana pernanan itu), apa yang akan dikatakannya?”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dari beberapa hal ini, kita bisa menarik beberapa hakikat penting, antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;1- Setiap Syiah dan Sunni memandang satu sama lainnya sebagai muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;2- Pertemuan dan kesepakatan kedua ulama ini dan menyingkirkan pertentangan adalah hal penting dan tidak bisa diingkari dan tanggung jawab ini berada di pundak gerakan islami yang sadar dan berpegang teguh pada perjanjian.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;3- Imam Syahid Hasan al-Banna juga telah berusaha sekuat mungkin dalam masalah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;DR. Ishaq Musawi Husaini, dalam kitab al-Ikhwanul Muslimin…Kubra Al-Hakarat Al-Islamiyah Al-Haditsah[ 5] menulis: Sebagian mahasiswa (Syiah) yang sedang belajar di Mesir telah bergabung dengan Ikhwan. Ketika Nawwab Safavi mengunjungi Suriah dan bertemu dengan Mustafa Subai, Sekjen Ikhwanul Muslimin di sana, Subai kepada Nawwab mengadukan kekecewaannya terhadap sikap sebagian pemuda Syiah yang bergabung dengan gerakan sekuler dan nasionalis. Nawwab Safavi naik ke atas mimbar dan di depan kelompok Syiah dan Sunni berkata: “Siapa saja yang ingin menjadi Syiah hakiki Ja’fari harus bergabung dengan barisan Ikhwanul Muslimin”. Tapi, siapakah Nawwab Safawi? Dia adalah pimpinan organisasi “Martir-Martir Islam” yang Syiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Muhammad Ali Dhanawi, mengutip dari Bernard Louis: “Selain mengikuti mazhab Syiah, mereka juga memiliki ide tentang persatuan Islam dan memiliki banyak kesamaan dengan Ikhwan Mesir dan mereka saling berhubungan.” [6] Ketika menganalisa prinsip dasar organisasi Martir-Martir Islam, Ustad Dhanawi menemukan bahwa:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Pertama: Islam adalah sebuah sistem integral bagi kehidupan. Kedua: Kecenderungan terpecah belah dalam berbagai firqah di kalangan muslimin yaitu Sunni dan Syiah adalah kecenderungan yang tertolak.” Kemudian, dia mengutip ucapan Nawwab: “Mari kita upayakan persatuan Islam dan kita lupakan segala sesuatu yang bukan bagian dari jihad kita demi kemuliaan Islam. Apakah belum tiba saatnya kaum muslimin memahami hakikat dan meninggalkan pertentangan antara Syiah dan Sunni?”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Fathi Yakan menjelaskan peristiwa kunjungan Nawwab Safawi ke Mesir dan semangat serta sambutan Ikhwanul Muslimin ketika menyambutnya. Kemudian, berkaitan dengan hukuman mati dari Syah untuk Nawwab, dia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Hukuman zalim ini diprotes dengan sangat keras di negara-negara Islam. Kaum muslimin dari seluruh dunia yang menghargai keberanian dan jihad Nawwab Safavi sangat terguncang dan menentang hukum tersebut serta mengutuk hukuman mati yang dijatuhkan atas mujahid mukmin itu lewat telegram. Hukuman mati Nawwab Safavi merupakan peristiwa tragis dalam era kontemporer.”[7]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Demikianlah, bukan hanya seorang muslim Syiah yang dalam pandangan Ustad Fathi Yakan dianggap sebagai salah satu syuhada Ikhwan, tetapi dia yakin bahwa Nawwab dan para pendukungnya telah bergabung bersama rombongan syuhada dengan kesyahidan mereka. Syahid-syahid kekal yang darahnya akan menjadi pelita yang akan menerangi jalan kebebasan dan pengorbanan para generasi muda. Dan memang demikian adanya, dan tidak lama setelah itu terjadi Revolusi Islam yang menghantam kekuasaan Syah yang despotik. Syah terkatung-katung dan terusir. Dan terwujudlah firman Allah swt:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ، إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنصُورُونَ، وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ [8]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Demikianlah, janji Kami tentang hamba-hamba yang Kami utus. Sesungguhnya mereka akan tertolong dan pasukan Kami pasti akan menang.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Setelah pengumuman tentang pengakuan eksistensi rezim zionis Israel oleh Iran di zaman rezim, Ustad Fathi Yakan berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Bangsa Arab semestinya mencari Nawwab dan para pendukungnya di Iran. Tetapi negara-negara Arab tidak juga memahaminya sampai saat ini dan tidak mengetahui bahwa gerakan islamiyah adalah satu-satunya penolong dalam masalah-masalah muslimin di luar Arab. Apakah Nawwab lain akan muncul di Iran?” [9]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh karena itu, Ustad Yakan sedang menanti Nawwab lain. Jadi -sumpah demi Allah- mengapa ketika Nawwab dan orang yang lebih besar dari Nawwab datang, sebagian marah dan sebagian lagi malah menjadi demam?!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Majalah al-Muslimun yang diterbitkan Ikhwanul Muslimin, dalam salah satu edisinya berjudul “Bersama Nawwab Safavi” menulis: “Syahid yang mulia, Nawwab Safavi, memiliki hubungan erat dengan al-Muslimun dan pada bulan Januari 1954 Masehi tinggal kantor majalah di Mesir sebagai tamu.”[10]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian, berkaitan dengan pendapat Nawwab tentang para tahanan dari kelompok Ikhwan, majalah ini menulis:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Ketika pembesar-pembesar Islam di mana saja menjadi sasaran para taghut, kaum muslimin harus menutup mata dari perselisihan antara mazhab dan harus bersama-sama merasakan penderitaan dan kesedihan saudara-saudaranya yang dizalimi ini. Tidak bisa diragukan lagi bahwa dengan perjuangan Islam, kita bisa menggagalkan usaha musuh untuk menciptakan perpecahan di antara kaum muslimin. Keberadaan berbagai mazhab dalam Islam bukanlah bahaya dan kita juga tidak bisa menghapuskan mazhab-mazhab itu. Apa yang harus kita cegah adalah penyalahgunaan kondisi ini oleh kalangan tertentu.”[11]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di akhir makalah, majalah ini mengutip ucapan Nawwab Safavi:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Kami yakin bahwa kami pasti akan terbunuh. Jika tidak hari ini, mungkin besok. Tetapi darah dan pengorbanan kami akan menghidupkan Islam dan akan membangkitkan Islam. Islam hari ini membutuhkan darah dan pengorbanan, tanpa keduanya, Islam tidak akan pernah bangkit lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sebelum kita akhiri pembahasan tentang hubungan Ikhwanul Muslimin dengan Syiah, kami harus menyebutkan bahwa Ustad Abdul Majid al-Zandani, Sekjen Ikhwanul Muslimin -sampai dua tahun lalu- yang berada dalam tahanan di Utara Yaman adalah Syiah[12] dan sebagian besar anggota Ikhwan di Utara Yaman adalah Syiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sekarang, kita kembali ke masalah Jamaah Taqrib agar kita bisa mendengar ucapan anggota penting Jamaah, pemimpin besar, Mahmud Syaltut, Syaikh Al-Azhar. Dia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Saya meyakini ide taqrib ini sebagai sebuah garis kebijakan yang benar dan sejak awal saya ikut berperan dalam Jamaah.”[13]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian beliau berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Al-Azhar Al-Syarif saat ini mengakui hukum dasar (dasar taqrib di antara pemeluk berbagai mazhab) dan akan menganalisa fikih mazhab-mazhab Islami dari Sunni sampai Syiah; analisa yang berlandaskan dalil dan argumentasi serta tanpa mengedepankan fanatisme kepada ini dan itu.” [14]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Selanjutnya beliau berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Andai saya bisa berbicara pada pertemuan-pertemuan Daruttaqrib. Saat itu, ketika seorang warga Mesir duduk berdampingan dengan seorang warga Iran atau Libanon atau Pakistan atau utusan negara-negara lainnya, dari Mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hanbali duduk mengitari meja di sisi pemeluk mazhab Imamiah dan Zaidiyah, dan terdengarlah suara-suara yang mengungkapkan keilmuan, tasawwuf dan fikih serta ruh persaudaraan, rasa persatuan, cinta dan kerjasama di dalam bidang ilmu dan irfan.” [15]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Syaikh Syaltut mengisyaratkan bahwa sebagian kalangan yang menyangka bahwa tujuan dari ide taqrib adalah menghapuskan mazhab atau menggabungkan satu mazhab dengan mazhab lainnya, beliau berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Orang-orang yang berpikiran sempitlah yang memerangi ide ini, sebagaimana kelompok lain yang memeranginya karena kepentingan. Tidak ada satu ummatpun yang tidak memiliki orang-orang seperti ini. Mereka yang melihat keberlangsungan dan kehidupannya ada di dalam perpecahan akan memerangi ide taqrib dan orang-orang berhati busuk, pemuja hawa nafsu dan mereka yang memiliki kecenderungan tertentu juga akan memeranginya. Mereka ini adalah orang-orang yang menjual penanya demi politik perpecahan! Politik yang memerangi setiap gerakan perbaikan baik secara langsung atau tidak langsung dan menghalangi setiap perbuatan yang dapat menimbulkan persatuan kaum muslimin.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sebelum saya menutup pembicaraan tentang al-Azhar, mari kita dengarkan fatwa yang dikeluarkan Syaikh Syaltut tentang mazhab Syiah. Dalam fatwa itu disebutkan:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Mazhab Ja’fari yang terkenal dengan mazhab Syiah 12 Imam, adalah mazhab yang sama seperti mazhab Ahli Sunnah, beribadah dengan mazhab tersebut dibolehkan dalam syariat. Kaum muslimin harus mengetahui hal ini dan terbebas dari fanatisme yang salah berkaitan dengan mazhab tertentu, sebab agama dan syariat Allah tidak tergantung pada satu mazhab khusus atau terbatas pada satu mazhab saja. Karena semua telah berjtihad dan karena itu mereka diterima di sisi Allah.”[16]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Mari kita tinggalkan Jamaah Taqrib dan kita akan sampai pada pemikir-pemikir Islam yang tak terhingga, kita mulai dari Syaikh Muhamamd Ghazali, beliau berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Keyakinan (akidah) juga tidak bisa aman dari gigitan kerusushan sebagaimana yang dialami oleh politik dan pemerintahan, sebab syahwat-syahwat yang menginginkan keutamaan dan dominasi dengan paksaan telah memasukkan hal-hal lain dalam keyakinan, dan sejak saat itulah kaum muslimin terbagi menjadi dua bagian besar Syiah dan Sunni. Padahal kedua kelompok ini mengimani Allah yang esa dan kenabian Muhammad saw dan masing-masing tidak mempunyai kelebihan apapun dalam unsur-unsur akidah yang menyebabkan kekokohan agama dan menimbulkan kebebasan.[17]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam lembar yang sama dalam bukunya, dia menambahkan:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Meskipun dalam beberapa bagian hukum-hukum fikih saya memiliki pendapat yang bertentangan dengan Syiah, tetapi saya tidak yakin bahwa orang yang bertentangan pendapat dengan saya adalah orang berdosa. Posisi saya di hadapan sebagian pendapat fikih yang banyak diamalkan di kalangan Ahli Sunnah juga demikian.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di bagian lain bukunya, dia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Akhirnya, perpecahan antara Syiah dan Sunni mereka hubung-hubungkan dengan ushul akidah agar agama yang satu kembali terkoyak dan ummat yang satu bercabang menjadi dua bagian dan satu bagian mengintai bagian lainnya bahkan menantikan kematian bagian lainnya! Barang siapa yang membantu pengelompokan ini walau dengan dengan satu kata, maka dia akan masuk dalam ayat ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُواْ دِينَهُمْ وَكَانُواْ شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَفْعَلُونَ [18]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Mereka yang memecah belah agama dan menjadi berkelompok- kelompok di dalamnya mereka itu bukan bagian darimu. Allah yang akan mengurus mereka dan akan menyadarkan mereka lewat siksaan dari apa yang mereka telah lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ketahuilah bahwa mengkafirkan orang lain terlebih dahulu saat berdialog adalah mudah dan membuktikan kekafairan lawan bisa dilakukan di tengah hangatnya pembahasan lewat ucapan lawan sendiri.[19]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian, Syaikh Muhammad Ghazali kembali berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Dalam kedua kelompok, hubungan keduanya dengan Islam berdasarkan iman kepada kitabullah dan sunnah nabi dan secara mutlak sama-sama menyepakati ushul-ushul mayoritas agama. Jadi dalam furu dan syariat mereka menjadi bercabang-cabang. Mereka sepakat bahwa mujtahid akan mendapat pahala baik jika ijtihadnya benar atau salah. Ketika kita memasuki fikih praktis dan perbandingan, dan jika kita analisa antara pendapat ini dan itu, atau menilai mana hadis shahih dan dhaif, maka kita akan melihat bahwa jarak antara Syiah dan Sunni sama seperti jarak antara fikih mazhab Abu Hanifah, Maliki atau Syafii. Kita harus melihat sama semua orang yang mencari hakikat meski cara dan metode mereka berbeda-beda.”[20]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam kitab Nazarat fil Qur’an, kita dapat melihat Syaikh Ghazali membawa salah satu ucapan ulama Syiah dan salah satu catatan pinggir kitab itu, Ghazali berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Dia adalah salah satu faqih dan sastrawan besar Syiah. Kita akan membahas semua ucapannya, sebab sebagian orang-orang yang belum matang pikirannya menyangka bahwa Syiah bukanlah Islam dan telah melenceng dari Islam. Dalam bab I’jaz akan disebutkan materi yang akan membuat kita lebih mengenal Syiah.”[21]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam catatan pinggir dari salah satu halaman bukunya, ketika memperkenalkan seorang ulama lainnya (Hibbaddin Husaini Syahrestani) , Ghazali berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Dia adalah salah satu ualam besar Syiah dan kami sengaja membawa ringkasan ucapannya di sini agar pembaca muslim mengetahui dengan jelas ketinggian ilmu ulama ini tentang esensi I’jaz dan tingkat kesucian kitabullah di kalangan kaum Syiah.”[22]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh karena itu, Syaikh Ghazali yang merupakan salah satu pemikir Ikhwanul Muslimin terpenting berbicara demikian tentang Syiah dan menyingkirkan seluruh dugaan sederhana sehingga nilai hakikat mampu menepis kegelapan karena kejahilan, dendam dan kebutuhan orang-orang yang berpikiran sempit.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;DR. Subhi Shaleh—salah satu ulama terkenal Libanon—berkata: “Dalam hadis-hadis para Imam Syiah yang diriwayatkan tak lain adalah hadis-hadis yang sesuai sunnah Nabi.”[23] Kemudian dia menambah: “Sumber kedua syariat setelah kitabullah adalah sunnah Nabi yang memiliki kedudukan sangat tinggi di sisi mereka.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Said Hawi—salah satu mantan pemimpin Ikhwanul Muslimin Suriah—ketika berbicara tentang bagian-bagian manajemen Darul Islam ketika diperluas dari bentuk federal berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Secara ilmiah, kondisi dunia Islam saat ini adalah bahwa Islam tersusun atas mazhab-mazhab fikih atau mazhab-mazhab akidah. Dan setiap mazhab berkuasa di daerah-daerah tertentu. Apakah ada uzur syar’i yang membuat hal ini menghalangi jalan untuk memperhatikan hal ini dalam pembagian manajemen? Jadi sebuah daerah yang memiliki satu bahasa harus memiliki satu kawasan pemerintahan. Setiap kawasan memilih sendiri pemimpinnya dan dalam saat yang sama kawasan ini masih berada di bawah pengawasan pemerintahan pusat.”[24]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Pengakuan jelas ini berasal dari salah satu pembesar Ikhwanul Muslimin saat ini tentang beragamnya mazhab misalnya Syiah yang tidak merusak Islam, masyarakat dan agama dan jika Syiah mendirikan Darul Islam, maka harus ada kawasan pemerintahan independen dan pemimpinnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;DR. Mustafa Syaka’ah, salah satu peneliti muslim berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Mazhab Syiah Imamiah adalah syiah yang terkenal dan sedang hidup di tengah-tengah kita bahkan kita memiliki hubungan kasih sayang dengan mereka. Mereka juga berusaha mewujudkan pendekatan berbagai mazhab sebab intisari agama dan itu adalah satu dan asas agama yang kokoh. Dan agama tidak mengizinkan para pemeluknya menjauh satu sama lain.”[25]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian, tentang kelompok yang merupakan mayoritas penduduk Iran ini dan tentang keadilan mereka, berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Mereka lepas tangan dari ucapan-ucapan yang terucap dari berbagai firqah dan menganggapnya kufur dan sesat.”[26]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Syaikh mulia Imam Muhammad Abu Zuhrah dalam kitab Tarikh al-Mazhahibul Islamiyyah berkata: “Tidak bisa disangkal lagi bahwa Syiah adalah salah satu firqah Islam. Tentu saja kita harus memisahkan firqah Sabaiah yang yang mengakui Ali sebagai Tuhan dari Syiah (dan sudah jelas bahwa Sabaiyah adalah kafir di mata Syiah).[27] Dan tidak bisa diragukan lagi bahwa seluruh akidah Syiah berdasarkan nash al-Qur’an atau hadis-hadis yang dinisbahkan kepada Nabi.” Dia juga berkata:”Mereka menyayangi tetangganya yang sunni dan tidak menjauhi mereka.”[28]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;DR. Abdulkarim Zaidan, salah satu pemimpin penting Ikhwanul Muslimin Irak menulis:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Mazhab Ja’fari ada di Iran, Irak, India, Pakistan, Libanon dan Suriah atau negara-negara lainnya. Antara fikih Ja’fari dan mazhab lainnya tidak lebih dari perbedaan antar mazhab dengan mazhab lainnya.”[29]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Salim Bahansawi yang merupakan salah satu pemikir Ikhwan, dalam kitabnya yang penting السنة المفترى عليها membaha masalah ini dengan terperinci, dan ketika menjawab klaim orang-orang yang mengatakan bahwa Syiah memiliki Qur’an lain selain Qur’an kita, berkata:”Qur’an yang ada di kalangan Ahli Sunnah adalah Qur’an yang ada di masjid dan di rumah-rumah orang Syiah.”[30] Dia juga berkata: “Syiah Ja’fari (12 Imam) meyakini bahwa barang siapa yang mentahrif Quran yang turun kepada mereka dari awal Islam adalah kafir.[31]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dia melanjutkan jawabannya kepada Muhibuddin Khatib dan Ihsan Ilahi Zahir tentang tahrif Qur’an dan membawakan risalah di halaman 68-75 dalam kitabnya yang mengandung pendapat mayoritas ulama dan mujtahid Syiah berkaitan klaim ini. Dan dia membawa ucapan Ayatullah Khui:”Apa yang sudah diketahui adalah bahwa tidak terjadi tahrif dalam Qur’an dan apa yang kita miliki, adalah Qur’an yang turun kepada Nabi Muhammad saw.”[32]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dan dia menukil ucapan Syaikh Muhammad Ridha Muzaffar—ulama terkenal Syiah asal Irak: “Apa yang ada di tangan kita dan yang kita baca adalah Qur’an yang turun kepada Nabi. Dan barang siapa yang mengklaim hal selain ini adalah pembohong dan pembuat mughalathah. Ucapan mereka tentang tahrif Qur’an ini keluar telah dari jalan yang benar. لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian, dia juga menukil dari Kasyiful Ghita: “Semua meyakini dan berijma bahwa tidak ada kekurangan, tambahan dan tahrif dalam al-Qur’an.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Tentu saja pendapat-pendapat lain masih banyak dalam halaman buku yang disebutkan di atas, jika berminat silahkan merujuk buku tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Berkaitan dengan sebagian riwayat tidak benar yang mungkin saja digunakan sebagian kalangan sebagai dalil, harus dikatakan bahwa hadis-hadis ini adalah tertolak. Hadis-hadis demikian juga ada di kalangan Ahli Sunnah dan mereka juga menolak hadis-hadis tersebut.”[33]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Tentang ishmat, Ustad Bahansawi berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Ishmat yang diingkari Ahli Sunnah tidak akan berakhir dengan pengkafiran satu sama lainnya jika kedua mazhab memahaminya sebagaimana yang dimaksud oleh mazhab 12 Imam. Sebab makna ishmat yang diakui oleh Syiah 12 Imam tidak termasuk sebagai hal-hal yang keluar dari agama dalam Ahli Sunnah. Pengingkaran ishmat adalah hal pandanagn dan pemikiran, sebab tidak ada dalam nash-nash yang yang diyakini oleh Ahli Sunnah. Dan sebagaimana sudah jelas, kekafiran hanya akan terjadi jika terjadi pengingkaran atas hal-hal yang pasti dalam Qur’an dan hadis dan si pengingkar juga mengetahui masalah ini. Jadi, jika si pengingkar tidak tahu atau meyakini ketidakshahihan riwayat maka dia tidak kafir meskipun kita tidak mengajukan dalil syar’i kepadanya.”[34]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Setelah Ustad Bahansawi, mari kita menuju Ustad Anwar Jundi dan kitabnya al-Islam wa Harikah Tarikh. Dia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Sejarah Islam penuh dengan pertentangan dan perseteruan pikiran serta pertikaian politik antara Ahli Sunnah dan Syiah. Para agressor asing sejak Perang Salib sampai sekarang selalu berusaha memanfaatkan pertentangan ini dan memperdalam pengaruhnya agar persatuan dunia Islam tidak sempurna. Oleh karena itu, gerakan pro Barat dalam rangka memecah belah antara Ahli Sunnah dan Syiah menciptakan permusuhan di antara keduanya. Ahli Sunnah dan Syiah memahami bahwa ini adalah skenario, maka mereka pun berusaha mempersempit arena pertentangan.”[35]&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;Sekarang, apakah kita telah memahami bahwa siapa yang menciptakan fitnah ini? Siapa yang mengambil manfaat darinya? Apakah kita mengerti bahwa setan inilah yang mengajak kaum muslimin pada perpecahan dan pengkafiran satu sama lain, padahal perbedaan yang ada lebih sedikit dari apa yang dibayangkan oleh orang-orang yang tertipu oleh setan ini. Ustad Anwar Jundi kemudian berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Kenyataannya adalah bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah tidak lebih dari perbedaan antara mazhab Sunni yang empat.”[36]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Supaya kita tidak menduga seperti ini bahwa Syiah dan Sunni secara umum adalah berbeda dan dalam sejarah mereka bukan termasuk ghuluw mari kita baca ungkapan Ustad Jundi: “Sudah selayaknya para peneliti berhati-hati dalam menyamakan Syiah dengan Ghulat. Para Imam Syiah sendiri menyerang Ghulat dan telah mengingatkan rekayasa para Ghulat.”[37]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Sami’ Athifuzzain, penulis kitab al-Islam wa Tsiqafatul Insan telah menulis sebuah buku berjudul al-Muslimun…Man Hum? (Siapakah Kaum Muslimin?) yang di dalamnya terdapat analisa posisi Sunni dan Syiah. Dalam mukaddimah kitabnya, dia menulis:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Pembaca yang mulia, apa yang menyebabkan buku ini ditulis adalah dua pengelompokan buta yang saat ini muncul dalam masyarakat kita, khususnya di antara kaum muslimin Syiah dan Sunni yang semestinya terhapus dengan terhapusnya kejahilan. Tetapi sayangnya, hal ini terus berakar dalam hati-hati yang tidak sehat, sebab sumber pengelompokan ini adalah sekelompok orang yang berhasil menguasai dunia Islam lewat nifaq. Kelompok itu adalah musuh Islam yang tidak bisa hidup kecuali seperti lintah penghisap darah. Saudara-saudara Syiah dan Sunniku! Saya akan mengungkapkan hakikat penting tentang pemahaman Qur’an, Sunni dan Syiah kepada anda karena perbedaan ini hanya terletak pada pemahaman atas Qur’an dan Sunnah bukan pada asli Qur’an dan sunnah.”[38]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Sami’ Athifuzzain, di akhir bukunya berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Setelah kita mengetahui dalil terpenting yang membuat ummat mengalami badai, saya akan mengakhiri buku ini dengan ungkapan ini, bahwa kita sebagai muslimin khususnya dalam era ini memiliki kewajiban untuk menjawab penyelewengan mereka yang menjadikan mazhab-mazhab Islam sebagai alat untuk menyesatkan dan mempermainkan pikiran serta meningkatkan keraguan dan syak,” dan “kita harus menghilangkan ruh jelek perpecahan dan menutup jalan bagi mereka yang memperluas kekerasan dalam agama, agar kaum muslimin kembali bersatu seperti masa lalu, berkerja sama, saling mencintai, bukan berkelompok- kelompok, garang dan jauh satu sama lainnya” “mereka harus sabar meneladani khualafaur rasyidin yang salingbekerja sama”.[39]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Abul Hasan Nadawi menginginkan terciptanya kedekatan antara Syiah dan Sunni. Kepada Majalah al-I’tisham, dia berkata: “Jika hal ini terlaksana—yaitu kedekatan Sunni dan Syiah—akan terjadi sebuah revolusi yang tak ada tandingannya dalam sejarah baru pemikiran Islami.”[40]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Shabir Tha’imah berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Sudah selayaknya dikatakan bahwa antara Syiah dan Sunni tidak memiliki perbedaan dalam ushul. Sunni dan Syiah adalah muwahhid. Perbedaan hanya pada furu’ [fikih] yang sama saja seperti perbedaan fikih di antara mazhab yang empat (Syafii, Hanbali…). Mereka mengimani ushuluddin sebagaimana yang ada dalam Quran dan sunnah Nabi. Selain itu mereka juga mengimani apa yang harus diimani. Mereka juga mengimani bahwa seorang muslim yang keluar dari hukum-hukum penting agama, maka Islamnya tidak benar (bathil). Yang benar adalah bahwa Sunni dan Syiah, keduanya adalah mazhab dari beberapa mazhab Islam yang mengambil ilham dari kitabullah dan sunnah nabi.”[41]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ulama-ulama Ushul Fiqh meyakini bahwa jika para mujtahid Syiah benar-benar tidak sepakat dalam satu hal, ijma (kesepakatan pendapat dalam hukum) tidak akan tercapai sebagaimana jika para mujtahid Ahli Sunnah tidak mencapai kesepakatan. Ustad Abdul Wahab Khalaf berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Dalam ijma’ ada empat rukun dan jika tidak tercapai ijma kecuali dengan adanya keempat rukun tersebut. Rukun kedua adalah bahwa semua mujtahid menyepakati sebuah hukum syar’i dari sebuah kejadian pada saat terjadi tanpa memandang negara, ras atau firqahnya. Jika dalam sebuah kejadian hanya mujtahid-mujtahid Haramain atau hanya mujtahid-mujtahid Irak atau hanya mujtahid-mujtahid Hijaz atau hanya mujtahid-mujtahid Ahli Bait, atau hanya mujtahid-mujtahid Ahli Sunnah menyepakati hukum tanpa kesepakatan mujtahid-mujtahid Syiah, maka dengan kesepakatan khusus ini secara syar’i tidak akan tercapai. Sebab ijma baru tercapai hanya dengan kesepakatan umum semua mujtahid dunia Islam dalam satu peristiwa dan ini tidak berlaku pada selain mujtahid.”[42]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Jika kesepakatan Syiah untuk tercapainya ijma diangap penting, maka apakah setelah ini Syiah juga tetap dianggap sebagai firqah sesat dan akan masuk neraka?!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Ahmad Ibrahim Beik yang merupakan guru Syaikh Syaltut, Syaikh Abu Zuhrah dan Syeikh Khalaf, dalam kitabnya علم اصول الفقه ويليه تاريخ التشريع الاسلامي dalam pembahasan khusus tentang sejarah Syiah, menuliskan:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Syiah Imamiah adalah muslimin dan mengimani Allah, Nabi, Qur’an dan semua yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Mazhab mereka banyak dianut di Iran.”[43]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kemudian dia menambah:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Di tengah-tengah Syiah, di masa lalu dan saat ini, telah muncul ulama-ulama besar dalam berbagai ilmu dan seni. Mereka memeliki pemikiran yang dalam dan pengetahuan yang luas. Kitab-kitab karangan mereka mempengaruhi ratusan ribu orang dan saya mengetahui mayoritas buku-buku tersebut.”[44]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam catatan pinggir di dalam halam kitab tersebut, dia menulis: “Di kalangan orang-orang yang dinisbahkan sebagai Syiah juga terdapat (Ghulat) yang sebenarnya telah keluar dengan keyakinan yang dimilikinya dan mereka sendiri ditolak oleh Syiah Imamiah dan kelompok ghulat ini tidak dibiarkan begitu saja oleh Syiah.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Setelah kesaksian yang banyak dari para ulama ini, saya ingin menunjukkan bahwa mereka yang berusaha mengulang kembali fatwa Ibnu Taimiyyah yang menentang Rafidhah—meliputi hampir semua firqah Syiah—dan berusaha mempermalukan Syiah 12 Imam dengan fatwa ini dan sebagai hasilnya mereka berusaha menentang Revolusi Islam, sesungguhnya mereka telah melakukan beberapa kesalahan penting:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;1. Mereka tidak bertanya terlebih dahulu mengapa dalam sejarah Islam sebelum Ibnu Tayyimah, fatwa seperti ini tidak pernah ditemukan? Apalagi Ibnu Taimiyyah hidup pada abad ke-8 H yaitu 6 abad setelah kemunculan Syiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;2. Mereka tidak mampu memahami jaman Ibnu Taimiyyah dan ketimpangan sosial masyarakat Islam ketika pihak luar menyerang Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam maraknya kebencian terhadap Revolusi Islam Iran—dan pengambilan sikap politik negatif terhadap Iran—mereka tidak berusaha untuk menganalisa apakah kata ‘Rafidhah’ sesuai untuk Syiah atau tidak?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Anwar al-Jundi dalam bukunya berkata: “Rafidhah bukan Sunni dan Syiah.”[45]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Imam Muhammad Abu Zuhrah dalam kitabnya tentang Ibnu Taimiyyah telah membahas sebagian firqah Syiah seperti Zaidiyah dan 12 Imam tanpa menyebut sedikit pun tentang sikap negatif Ibnu Taimiyyah. Tetapi ketika menyebutkan Ismailiyah, dia berkata: “Inilah firqah yang ditentang oleh Ibnu Taimiyyah. Ibnu Taimiyyah memeranginya dengan pena, lidah dan pedang.”[46] Maka, Imam Abu Zuhrah membicarakan masalah ini dengan terperinci ketika membahas tentang firqah ini—menurut pengakuannya—karena sikap negatif Ibnu Taimiyyah terhadap firqah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Inilah sikap sebagian gerakan-gerakan dan pemimpin Islam terhadap masalah buatan berkaitan Syiah dan Sunni. Revolusi Islam Iran yang menyala sejak tahun 1978 M telah membangunkan ruh umat Islam dalam satu poros panjang dari Tanza sampai Jakarta. Dengan kemajuan Revolusi Islam, sebagian besar kaum muslimin mengharapkan kemenangan-kemenang an bercahaya seperti awal kemunculan Islam lewat Tehran dan Qom. Dengan kemajuan Revolusi Islam, sebagian besar kalangan mulai memihaknya, kalangan yang memperlihatkan kegembiraannya di jalanan Kairo , Damesyq, Karachi, Khurtum, Istanbul dan Baitul Muqaddas dan di mana saja yang yang ada kaum musliminnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Jerman Barat, Ustad Isham Atthar, salah satu pemimpin bersejarah gerakan Ikhwanul Muslimin yang terkenal dengan keikhlasan, jihad panjang dan kesucian, pria yang tak pernah tunduk terhadap pemerintah manapun dan tidak pernah dekat dengan istana raja manapun, telah menulis sebuah kitab yang lengkap tentang sejarah dan akar Revolusi Islam. Dia mendampingi Revolusi dan telah mengirim telegraf dengan maksud mengucapakan selamat dan dukungan kepada Imam Khomeini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ucapan atas pembelaannya terhadap Revolusi terekam dalam kaset dan tersebar dari tangan ke tangan para pemuda muslim. Dalam majalah ar-Raid yang dicetak di Jerman, dia juga mengakui dan menjelaskan tentang Revolusi Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Sudan, sikap gerakan Ikhwanul Muslimin dan para pemuda muslim Universitas Khurtum adalah sikap yang paling menarik yang disaksikan oleh ibukota-ibukota negara-negara Islam, tempat di mana mereka melakukan demonstrasi. DR. Hasab Turabi, pemimpin gerakan Islami di Sudan yang terkenal kepiawaiannya dalam masalah budaya dan politik, telah mengunjungi Iran dan bertemu dengan Imam Khomeini dan menumumkan pembelaannya terhadap Revolusi Islam dan pemimpinnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Tunisia, majalah al-Ma’rifah, juga mendampingi Revolusi. Majalah itu mengucapkan selamat atas kemenangan Revolusi dan mengajak semua umat untuk menolongnya. Peristiwa ini sangat hangat sampai-sampai Ustade Rasyid Ghanushi pimpinan gerakan Islam Tunisia mengusulkan Imam Khomeini sebagai Imam Kaum Muslimin dalam sebuah makalah di majalah tersebut yang di kemudian hari menjadi penyebab pemberdelan majalah dan penawanan para pemimpin gerakan oleh pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Ghanushi meyakini bahwa kecenderungan keislaman kontemporer “telah mengalami kristalisasi dan bentuk paling jelas Imam al-Banna, Maududi, Quthb dan Imam Khomeini yang merupakan wakil dan pemimpin kecenderungan Islami paling penting dalam gerakan Islam kontemporer.”[47]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dia juga menjelaskan: “Dengan kemenangan Revolusi di Iran, Islam telah memulai sebuah tahapan organisnya.”[48] Dalam bukunya yang berjudul, Apa Maksud Kita dalam Istilah Gerakan Islami, dia berkata: “Ikhwanul Muslimin di Mesir, Jama’ah Islami di Pakistan dan gerakan Imam Khomeini di Iran.”[49]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dia juga berkata: “Di Iran, telah dimulai sebuah proses yang bisa jadi merupakan sebuah gerakan terpenting yang akan menyelamatkan seluruh kawasan dan kebebasan Islam dari cengkeraman pemerintahan- pemerintahan yang selalu berusaha menggunakan cengkeramannya menentang gelombang Revolusi di kawasan.”[50]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Libanon, dukungan gerakan Islami terhadap Revolusi lebih jelas dan dalam. Ustad Fathi Yakan, pemimpin gerakan Islami dan majalah terkenalnya al-Aman telah memilih sikap islami dan berharga berkenaan Revolusi Islam. Ustad Yakan telah berkali-kali mengunjungi Iran, menghadiri berbagai perayaan dan telah mendukung Revolusi lewat ceramah-ceramahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Yordania, Ustad Muhammad Abdurrahman Khalifah, Sekjen Ikhwanul Muslimin sebelum dan sesudah mengunjungi Iran, menyatakan dukungannya terhadap Revolusi Islam, demikian juga Ibrahim Zaidkilani yang meminta Raja Husain mundur! Dan Ustad Yusuf al-Azm yang syair terkenalnya telah diterbitkan dalam majalah al-Aman telah mengajak ummat berbait kepada Imam Khomeini di dalam syairnya. Di akhir syairnya dia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Salam atas Khomeini, pemimpin kami…&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Penghancur istana kezaliman, tidak takut pada api&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kami berikan darah dan medali padanya&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Kami akan maju&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Mengalahkan kekufuran&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Meninggalkan kegelapan&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Agar dunia kembali terang dan damai.[51]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di Mesir, majalah-majalah gerakan Islami seperti ad-Da’wah, al-I’tisham wal Mukhtarul Islam juga mendampingi Revolusi dan mengakui keislaman Revolusi serta membela pemimpinnya. Ketika serangan Saddam ke Iran dimulai, di sampul depan majalahnya al-I’tisham menulis: “رفيق تكريتي .. شاگرد ميشل عفلق kembali ingin menegakkan Qadisiah (nama sebuah kota kuno di Irak) baru di Iran !.”[52]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam edisi yang sama, al-Itisham menulis makalah dengan judul “Ketakutan akan Meluasnya Revolusi Islam di Irak” dan menyatakan: “Saddam Husein menyakini bahwa masa perubahan tentara Iran dari tentara Syah ke tentara Islam adalah sebuah kesempatan emas dan tidak akan terulang! untuk menghancurkan tentara dan revolusi ini, sebelum para komandan dan tentara ini berubah menjadi sebuah kekuatan yang tidak terkalahkan di bawah ideologi Islami.”[53]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Jabir Rizq, salah satu wartawan terkenal Ikhwanul Muslimin dalam al-I’tisham, ketika menuliskan faktor-faktor penyebab perang menulis: “Bersamaan dengan maraknya api peperangan, semua skenario Amerika menentang Iran mengalami kegagalan.”[54]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dia juga menambahkan: “Saddam Husein lupa bahwa dia akan memerangi sebuah negara yang jumlah penduduknya 4 kali penduduk Irak dan negara ini adalah satu-satunya negara yang mempu berevolusi menentang imprealisme salibi-Yahudi.”[55]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Selanjutnya dia menambah:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Rakyar Iran bersama seluruh instansi terkaitnya siap untuk berperang sampai mereka meraih kemenangan dan bisa menghancurkan rezim haus darah Bats. Kekuatan rohani sedemikian rupa di kalangan rakyat Iran tidak pernah ditemukan sebelumnya. Keinginan mati syahid menjelma menjadi sebuah perlombaan dan pekerjaan yang ingin didahulukan. Rakyat Iran sangat yakin bahwa kemenangan pasti akan berada di tangan Iran.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Jabir Rizq menjelaskan bahwa tujuan penjajah melakukan perang adalah kehancuran Revolusi. Dia menulis: “Dengan kehancuran sistem Revolusi Iran maka bahaya yang mengancam bentuk-bentuk taghut ini juga akan hilang. Mereka menggigil membayangkan kemungkinan revolusi berbagai negara lainnya dalam menentang mereka serta kehancuran mereka lewat cara yang sama yang dilakukan rakyat muslim Iran saat menghancurkan Syah.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dan kemudian, di akhir makalah dia menulis: “Tetapi Hizbullah telah menang, jihad dan syahadat tidak akan dihindari,&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;و لينصرنَّ الله من ينصره ان الله لقوي عزيز. “&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Jadi, initi perang adalah hal ini bukan sebagaimana yang didengungkan oleh Saudi dan sebagian kalangan lugu yang tidak paham apa yang sedang terjadi di dunia dan berkata: Iran adalah Syiah dan ingin menghancurkan sistem Sunni di Irak! Kejahilan dan kebutaan ini sangat menyedihkan! Dan betapa besar pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang yang menanamkan kejahilan dan kebencian di dalam hati ummat?!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Al-I’tisham di salah satu majalahnya membuat judul: “Revolusi yang memperbaharui perhitungan dan mengguncang kestabilan”[56] dan dalam edisi ini dia mengajukan pertanyaan: “Mengapa Revolusi Iran merupakan revolusi terbesar di era kontemporer?”[57]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di akhir makalah yang sengaja ditulis untuk memperingati ulang tahun kedua Revolusi Islam, penulis sembari menulis tentang kekuatan tentara Syah dan peralatan yang digunakan untuk menghancurkannya, menambahkan: “Revolusi Iran akhirnya menang setelah mengalirkan darah ribuan orang dan dengan dengan aktivitas, hasil positif dan pengaruhnya, Revolusi mampu mengubah perhitungan dan mengguncang kestabilan serta merupakan revolusi terbesar dalam sejarah kontemporer.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Mari kita lihat sikap Ikhwanul Muslimin Mesir ketika terjadi krisis penawanan mata-mata yang mengeluarkan dan mengirimkan pengumuman kepada semua pemimpin gerakan-gerakan Islam di seluruh dunia:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Jika masalah hanyalah terkait dengan Iran, manusia bisa menerima sebuah jalan tengah setelah memahami kondisi yang ada, tetapi Islam dan kaum muslimin yang berada di mana saja bertanggung jawab dan menanggung amanat atas pemerintahan Islam, pemerintahan yang pada abad 20 telah menang dengan mengorbankan darah rakyatnya demi menegakkan pemerintahan Ilahi menentang pemerintahan otoriter, imperialis dan zionisme.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Pengumuman tersebut juga menyinggung pandangan Revolusi Iran kepada mereka yang berusaha melemahkan Revolusi dan berkata bahwa mereka itu tidak akan terlepas dari 4 kondisi ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Apakah seorang muslim yang tidak mampu memahami jaman topan Islam dan masih mengalami era ketundukan. Dia harus memohon ampun kepada Allah dan berusaha menyempurnakan kekurangan pengetahuannya tentang makna jihad dan kemuliaan Islam. Ataukah dia adalah boneka yang menjadi perantara pemenuhan kebutuhan musuh-musuh Islam meski harus dengan cara merugikan Islam tapi pada saat yang sama malah menyerukan persaudaraan dan pentingnya menjaga persaudaraan. Ataukah seorang muslimin lemah yang tidak memiliki pendapat dan keinginan, dan harus digerakkan oleh orang lain. Ataukah dia seorang munafik yang sedang memainkan tipudaya!”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Saat serangan Saddam ke Iran dimulai, Divisi Internasional Ikhwanul Muslimin juga mengeluarkan pengumuman yang ditujukan kepada rakyat Irak dan menyerang partai Bats Kafir (sesuai ungkapan pengumuman):&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Perang ini bukanlah perang membebaskan kaum lemah, wanita dan anaka-anak tidak berdaya dan tidak akan ada hasilnya. Rakyat muslim Iran sendiri telah membebaskan dirinya dari kezaliman imperialis Amerika dan Zionis lewat jihad herois dan revolusi mendasar yang sangat istimewa di bawah pimpinan seorang Imam yang tidak diragukan lagi adalah merupakan sumber kebanggaan Islam dan kaum muslimin.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Di akhir pengumuman, seruan ditujukan kepada rakyat Irak: “Hancurkanlah penguasa jahat kalian. Tidak ada kesempatan yang lebih baik dari ini. Letakkan senjata-senjata anda ke tanah dan bergabunglah dengan Revolusi. Revolusi Islam adalah revolusi anda semua.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sikap Jamaah Islam Pakistan terjelma dalam fatwa Maulana Abul A’la Maududi yang dicetak dalam majalah ad-Da’wah saat menjawab pertanyaan majalah tentang revolusi Islam Iran. Faqih mujtahid yang diakui oleh semua gerakan Islam sebagai salah satu tokoh gerakan yang terkenal di jamannya, berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Revolusi Imam Khomeini adalah sebuah revolusi Islam dan pelakunya adalah jamaah Islam dan para pemuda yang tumbuh dalam pangkuan tarbiyah Islam. Dan wajib bagi kaum muslimin secara umum dan gerakan-gerakan Islami secara khusus untuk mengakui dan bekerja sama dengan Revolusi ini dalam segala bidang.”[58]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh karena itu, hal ini adalah sebuah sikap syar’i berkaitan dengan Revolusi dan sebagaimana yang dikemukakan Maududi, jika kita ingin setia pada Islam maka mengakui dan bekerja sama dengan Revolusi adalah wajib. Memusuhi Revolusi dan menjalankan perang Salibi menentangnya, (yang dilakukan siapa?) yang dilakukan oleh kelompok-kelompok hanya digambarkan sebagai bagian dari gerakan Islam adalah pekerjaan salah di mata syar’i dan bertentangan dengan fatwa para mujtahid besar.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Sebelum kita tinggalkan Maududi, saya akan sampaikan bahwa suatu hari seorang pemuda berkata kepada saya tentang penarikan fatwa Abul A’la yang dilakukannya sendiri. Saya kaget mendengar ucapan pemuda berhati baik ini yang mengutip ucapan tersebut dari orang lain dan orang tersebut juga menukilnya dari sumber terpercaya! Tetapi keheranan saya segera hilang ketika saya lihat ada tangan-tangan kotor di balik lelucon tak berharga ini. Siapakah yang menyebarkan peristiwa penarikan fatwa faqih mujtahid tersebut? Apakah tidak selayaknya hal itu diberitakan oleh ad-Da’wah? Tetapi ad-Da’wah dan yang lainnya tidak melakukannya dan tidak akan melakukannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Orang pertama yang mengetahui hal ini adalah orang yang menciptakan lelucon itu dan seperti biasanya adalah ‘orang-orang terpecaya’ dari gerakan Islami hari ini! Tetapi poin aneh dalam hal ini adalah bahwa orang terpercaya itu sendiri tidak mengetahui hal ini bahwa sebulan setelah Abul A’la Maududi mengeluarkan fatwa tersebut, dia telah kembali ke alam baka.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dan sikap al-Azhar lewat mantan Syaikh al-Azhar, dalam wawancara dengan majalah as-Saryqul Ausath mengatakan: “Imam Khomeini adalah saudara muslim dan seorang muslim yang jujur.” Kemudian menambahkan: “Kaum muslimin adalah bersaudara meski berlainan mazhab dan Imam Khomeini berdiri di bawah bendera Islam, sebagaimana saya berdiri di bawahnya.”[59]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ustad Fathi Yakan, di akhir kitabnya yang berputar dari tangan ke tangan para pemuda gerakan Islam, ketika menganalisa skenario imperialis dan kekuatan internasional yang menentang Islam, berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Sejarah menjadi saksi ucapan-ucapan kami. Dan Revolusi Islam Iranlah yang membuat seluruh kekuatan kufr dunia bangkit demi menghancurkan janin Revolusi itu dan itu dikarenakan Revolusi ini adalah Islami, tidak Timur dan tidak Barat.”[60]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Nah, para pemuda Islam saat ini mendengarkan siapa? Mendengarkan Abul A’la Maududi dan Ustad Fathi Yakan atau orang-orang biasa, atau pengklaim Islam atau malah para pemiliki kepentingan?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Bukti terakhir yang ada di tangan kita adalah ucapan yang tertera dalam majalah ad-Da’wah yang saat ini terbit di Yunani, dunia saat ini dapat menyaksikan kebangkitan integral Islam yang merupakan pengaruh dari Revolusi Islam Iran—dalam proses naik turunnya—yang mampu menggulingkan musuh terbesar, terlama dan terganas Islam dan kaum muslimin.”[61]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh karena itu, majalah ad-Da’wah menganggap Revolusi Iran sebagai Revolusi Islam dan memberikan pengaruh integral sebagaimana yang telah kami kemukakan di awal makalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Berkaitan proses naik dan turunnya Revolusi, harus saya katakan bahwa hal ini tak lain adalah usaha para penjajah yang berusaha mempengaruhi jalannya gerakan Revolusi. Dan kaum muslimin wajib menghilangkan usaha kaum penjajah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ini adalah sikap para ulama dan pemikir dalam gerakan Islam Sunni. Mari kita dengarkan ucapan Imam Khomeini ketika beliau sampai di Paris saat menjawab pertanyaan tentang azas Revolusi. Beliau berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Faktor yang telah membagi kaum muslimin menjadi Sunni dan Syiah di masa lalu, sekarang tidak ada lagi. Kita semua adalah mulimin dan Revolusi ini adalah Revolusi Islam. Kita semua adalah saudara se-Islam.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam kitab al-Harakatul Islamiyyah Wattahdis, Ustad Ghanushi mengutip ucapan Imam Khomeini: “Kami ingin agar Islam berkuasa sebagaimana yang telah diwahyukan kepada Rasulullah saw. Tidak ada beda antara Sunni dan Syiah, sebab pada jaman Rasulullah saw tidak terdapat mazhab-mazhab.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Dalam Konfernsi ke-14 ملتقي الفكر الاسلامي tentang Pemikiran Islam yang diselenggerakan di al-Jazair, Sayyid Hadi Khosrushahi, wakil Imam Khomeini berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;&lt;strong style="line-height: 1.22em;"&gt;&lt;em style="line-height: 1.22em;"&gt;“Saudaraku semua! Musuh-musuh kita tidak membedakan Sunni dan Syiah. Mereka hanya mau menghancurkan Islam sebagai sebuah ideologi dunia. Oleh karena itu, segala kerja sama dan langkah demi menciptakan perbedaan dan pertentangan antara muslimin dengan tema Syiah dan Sunni berarti bekerja sama dengan kufr dan memusuhi Islam dan kaum muslimin. Berdasarkan hal ini, fatwa Imam Khomeini adalah Pertentangan adalah haram dan pertentangan harus dihapuskan.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Apakah setelah ini kita mampu memahami intisari Revolusi, tugas-tugas sejarah dan kewajiban-kewajiban Ilahiah? Sekali lagi bahwa, Islam kembali hidup dalam pertarungan dengan colesy kontemporer Barat. Pendukung Islam Iran saat ini—di samping semua kaum muslimin yang sadar dan setia—telah mengibarkan bendera kehidupan baru demi mewujudkan kemenagna Islam di dunia dan demia mewujudkan tujuan akhir kehidupan—keridhaan Allah swt.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Akhirul kalam, mari kita dengan mengikuti ucapan pemikir Mesir, Amsihi dan Marksist Ghali Syukri, yang menjelaskan sebagian tugas Ilahiah dalam serangan kepada Revolusi Islam. Dalam sebuah makalah yang diterbitkan oleh Dirasatu Arabiyyah dan majalah al-Bidrul Siyasi cetakan Quds menukilnya, Ghali menulis: “Salah satu keajaiban di zaman kita yang cukup jelas bagi semua orang adalah para pemikir yang dalam sejarah terkenal sebagai pemikir Marxisme telah berubah menjadi pendukung Islam murni hanya dalam sekejap mata. Para pemikir yang tergantung pada Barat telah berubah menjadi orang Timur yang taasub tanpa syarat apa pun.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Demikianlah, di bawah bendera Imam Khomeini telah berkumpul sekelompok pemikir Arab dengan alasan pembaruan pendapat dalam hal-hal yang sudah jelas, dengan alasan kembali pada asli setelah keterasingan yang lama dan terpengaruh Barat serta dengan alasan kekalahan memalukan Marxisme, Laisme, Liberalisme dan Nasionalisme.”&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Ucapan Ghali Syukri selesai. Tetapi pada hakikatnya, meskipun dia menyerang dan menghina gelombang pro Khomeini, dia telah mempu memahami intisari Revolusi Islam lebih dari para ulama Islam lainnya!&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Akhirnya, saya akan mengulangi ucapan Imam Khomeini yang telah beliau sampaikan dalam khutbah 17 tahun lalu (Jumadil Awal 1384 H):&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;“Tangan-tangan kotor yang telah menciptakan pertentangan di dunia Islam antara Sunni dan Syiah bukan Sunni dan Syiah. Mereka adalah tangan-tangan imperialis yang ingin berkuasa di negara-negara Islam. Mereka adalah pemerintahan- pemerintahan yang ingin merampok kekayaan rakyat kita denganberbagai tipuan dan alat dan menciptakan pertentangan dengan nama Syiah dan Sunni.”[islammuhamamadi/ mt/taghrib]&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Oleh: DR. Izzuddin Ibrahim.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;Kairo.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;Alih bahasa M Turkan&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;[1] Silahkan lihat kitab Asasut Taqaqaddum ‘Inda Mufkiril Islam fil ‘Alamil ‘Arabil Hadis (Asas-Asas Utama dalam Pandangan Para Pemikir Kontemporer Dunia Barat).&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[2] Al-Wahdatul Islamiyyah, cetakan Beirut, hal. 7.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[3] Limaza Ightaila Hasan al-Banna, cetakan pertama, Darul I’tisham, hal. 32, dikutip oleh buku Assanatul Muftara ‘Alaiha, cetakan Kairo, hal. 57.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[4] Ibid, hal. 57.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[5] Kitab bersejarah ini telah saya terjemah dan telah dicetak oleh Yayasan Ittila’at.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[6] Kabural Harikatul Islamiah Fil ‘Asril Hadis, DR. Muhammad Ali Dhanawi, cetakan Mesir, hal. 150.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[7] Al-Mausu’atul Harakiyyah, karya Ustad Fathi Yakan, cetakan Beirut, hal. 163&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[8] Qur’an Majid, surah Shaffat, ayat 171-173.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[9] Al-Islam, Fikrah wa Harikah wa Inqilab, Fathi Yakan, cetakan Beirut, hal. 56.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[10] Al-Muslimun, tahun kelima, nomor perdana, cetakan Dameys, bulan April 1956, hal. 73.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[11] Ibid, hal. 76. (*) dalam tanggal penulisan pembahsan ini, dia berada di dalam penjara dan saat ini memimpin gerakan Islami Yaman.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[12] Ketika tulisan ini ditulis, dia sedang mendekam di dalam penjara. Namun setelah bebas ia menjadi pemimpin Harakah Islamiyah di Yaman&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[13] Al-Wahdatul Islamiyyah, hal. 20.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[14] Ibid, hal. 23.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[15] Ibid, hal. 24.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[16] Silahkan rujuk teks asli fatwa Syaikh Syaltut, dalam bagian bukti-bukti.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[17] Kaifa Nafhamul Islam, hal. 142.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[18] Qur’an Majid, surah al-An’am, ayat 159.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[19] Kaifa Nafhamul Islam, hal. 143.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[20] Ibid, hal. 144 dan 145.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[21] Nazaraat Fil Qur’an, cetakan Mesir, catatan pinggir, hal. 79.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[22] Ibid, catatan pinggir hal. 158.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[23] Ma’alimusy Syariatul Islamiyyah, cetakan Beirut, hal. 52.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[24] Al-Islam, jilid 2, hal. 165.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[25] Islam Bilaa Mazhab, hal. 182.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[26] Ibid, hal. 187.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[27] Silahkan rujuk kitab Abdullah bin Saba’, Bainal Waqi’ wal Khayal, karangan saya yang dicetak oleh Organisasi Internasional Pendekatan Mazhab-Mazhab Islami di Tehran, agar masalah sabaiyyah menjadi jelas—penerjemah.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[28] Tarikhul Mazahibul Islamiyyah, hal. 52.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[29] Al-Madkhal Lidarasatisy Syariatul Islamiyyah, hal. 128.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[30] Assanatul Muftara ‘Alaiha, hal. 60.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[31] Ibid, hal. 263.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[32] Ibid, hal. 60.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[33] Ibid, hal. 74.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[34] Al-Islam wa Harikatut Tarikh, hal. 42.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[35] Ibid, hal. 61.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[36] Ibid, hal. 421.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[37] Ibid.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[38] AL-Muslimun…Min Hum? Mukaddimah, hal. 9.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[39] Ibid, hal. 98-99.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[40] Al-I’tisham, cetakan Mesir tertanggal Muharram 1358 H.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[41] Tahdidat Imamul ‘Arubah wal Islam, hal. 208.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[42] ‘Ilmu Ushulul Fiqh, cetakan 14, hal. 46.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[43] ‘Ilmu Ushulul Fiqh wa Yalihu Tarikhut Tasyri’ul Islami, cetakan Mesir, Darul Anshar, pembahasan khusus ‘Tasyri’, hal. 21.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[44] Ibid, hal. 22.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[45] Al-Islam wa Harikatut Tarikh, hal. 242.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[46] Ibnu Tayyimah, karangan Muhammad Abu Zuhreh, hal. 170.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[47] Al-Harikatul Islamiyyah wat Tahdis, Rasyid Ghanawasyi-Hasan Turabi, hal. 16.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[48] Ibid, hal. 17.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[49] Ibid.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[50] Ibid, hal. 24.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[51] بالخميني زعيماً وامـــــام هدّ صرح الظلم لا يخشى الحمام&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;قد منحناه وشاحا و وســام مــن دمانــا ومضينا للأمـــــام&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;نهزم الشرك ونجتاج الظلام ليعــود الكـــون نــــوراً وسلام&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.22em;"&gt;[52] Al-I’tisham, edisi Zul Hijjah 1400 H, Oktober 1980.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[53] Ibid, hal. 10.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[54] Al-I’tisham, edisi Muharram 1401 H, Desember 1980, hal. 36.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[55] Ibid, hal. 30.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[56] Al-I’tisham, edisi Safar 1401 H, 1981 Masehi.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[57] Ibid, hal. 39.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[58] Majalah ad-Da’wah, Mesir, No. 29, Agustus 1979.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[59] Asy-Syarqul Ausath, cetakan London-Jeddah, No. 762, hal. 4.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[60] Abjadiyyatut Tasawwurul Haraki lil ‘Amalil Islami, hal. 48.&lt;br style="line-height: 1.22em;" /&gt;[61] Majalah bulanan ad-Da’wah, cetakan Wina, No. 72, hal. 20, tertanggal Rajab, 1402 H, 1982 M.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-3141427825084734574?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/3141427825084734574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/rekayasa-konflik-syiah-sunni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3141427825084734574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3141427825084734574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/rekayasa-konflik-syiah-sunni.html' title='REKAYASA KONFLIK SYIAH SUNNI'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-8198806396784670675</id><published>2010-03-16T19:55:00.000+07:00</published><updated>2010-03-16T19:55:18.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DZIKIR DAN DO&apos;A'/><title type='text'>Doa dan Dzikir</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Satu hal yang perlu digarisbawahi dari diri Uwais al-Qarani, kemudian menjadi landasan dalam tareqat-tareqat sufi, selain baktinya yang luar biasa terhadap kedua orang tuanya dan sikap zuhudnya, adalah doa dan dzikirnya. Uwais tidak pernah berdoa khusus untuk seseorang, tetapi selalu berdoa untuk seluruh umat kaum muslim. Uwais juga tidak pernah lengah dalam berdzikir meskipun sedang sibuk bekerja, mengawasi dan menggiring ternak-ternaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa dan dzikir bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hakekatnya adalah satu. Sebab, jelas doa adalah salah satu bentuk dari dzikir, dan dzikir kepada–Ku hingga ia tidak sempat bermohon (sesuatu) kepada-Ku, maka Aku akan mengaruniakan kepadanya sesuatu yang terbaik dari yang diminta orang yang berdoa kepada-Ku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uwais selalu bedoa untuk seluruh muslimin. Doa untuk kaum muslim adalah salah satu bentuk perwujudan dari kepedulian terhadap “urusan kaum muslim”. Rasulullah saw. Pernah memperingatkan dengan keras: Siapa yang tidap peduli dengan urusan kaum muslim, maka ia tidak termasuk umatku.” Dalam hal ini, Rasulullah saw menyatakan bahwa permohonan yang paling cepat dikabulkan adalah doa seseorang untuk saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan dan mendahulukan doa untuk selain dirinya. Dan Uwais lebih memilih untuk medoakan seluruh saudaranya seiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Hasan bin Ali terbangun tengah malam dan melihat ibunya, Fatimah az-Zahra, sedang khusu’ berdoa. Hasan yang pensasaran ingin tahu apa yang diminta ibunya dalam doanya berusaha untuk menguping. Namun Hasan agak sedikit kecewa, karena dari awal hingga akhir doanya, ibunya, hanya meminta pengampunan dan kebahagian hidup untuk seluruh kaum muslimin di dunia dan di akhirat kelak. Selesai berdoa, segera Hasan bertanya kepada ibunya perihal doanya yang sama sekali tidak menyisakan doanya untuk dirinya sendiri. Ibunya tersenyum, lalu menjawab bahwa apapun yang kita panjatkan untuk kebahagiaan hidup kaum muslim, hakekatnya, permohonan itu akan kembali kepada kita. Sebab para malaikat yang menyaksikan doa tersebut akan berkata “Semoga Allah mengabulkanmu dua kali lipat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari prinsip tersebut, para sufi kemudian menarik suatu prinsip yang lebih umum yang padanya bertumpu seluruh rahasia kebahagiaan. Apa yang kita cari dalam kehidupan ini, harus kita berikan kepad orang lain. Jika kebajikan yang kita cari, berikanlah; jika kebaikan, berikanlah; jika pelayanan, berikanlah. Bagi para sufi, dunia adalah kubah, dan perilaku seseorang adalah gema dari pelaku yang lain. Secuil apapun kebaikan yang kita lakukan, ia akan kembali. Jika bukan dari seseorang, ia akan datang dari orang lain. Itulah gemanya. Kita tidak mengetahui dari mana sisi kebaikan itu akan datang, tetapi ia akan datang beratus kali lipat dibanding yang kita berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, berdoa untuk kaum mulim akan bergema di dalam diri yang tentu saja akan berdampak besar dan positif dalam membangun dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual seseorang. Paling tidak, doa ini akan memupus ego di dalam diri yang merupakan musuh terbesar, juga sekalihgus akan melahirkan dan menanamkan komitmen dalam diri “rasa Cinta”dan “prasangka baik”terhadap mereka, yang merupakan pilar lain dari ajaran sufi, sebagai manifestasi cinta dan pengabdian kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uwais tidak pernah lengah untuk berdzikir, mengingat dan mnyebut-nyebut nama Allah meskipun ia sedang sibuk mengurus binatang ternaknya. Dzikir dalam pengertiannya, yang umum mencakup ucapan segala macam ketaatan kepada Allah swt. Namun yang dilakukan Uwais disini adlah berdzikir dengan menyebut nama-nama Allah dan meningat Allah, juga termasuk sifat-sifat Allah. Ibn Qayyim al-Jauziyyah ketika memaparkan berbagai macam faedah dzikir dalm kitabnya “al-wabil ash-shayyab min al-kalim at-thayyib” menyebutkan bahwa yang paling utama pada setiap orang yang bramal adalah yang paling banyak berdzikir kepad Allah swt. Ahli shaum yang paling utama adalah yang paling banyak dzikirnya; pemberi sedekah yang paling baik adalah yang paling banyak dzikirnya; ahli haji yang paling utama adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah swt; dan seterusnya, yang mencakup segala aktifitas dan keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Alawi dalam “al-Qawl al-Mu’tamad,” menyebutkan bahwa mulianya suatu nama adalah kerena kemuliaan pemilik nama itu, sebeb nama itu mengandung kesan sipemiliknya dalam lipat tersembunyi esensi rahasianya dan maknanya. Berdzikir dan mengulang-ulang Asma Allah, Sang Pemilik kemuliaan, dengan demikian, tak diragukan lagi akan memberikan sugesti, efek, dan pengaruh yang sangat besar. Al-Ghazali menyatakan bahwa yang diperoleh seorang hamba dari nama Allah adalah ta’alluh (penuhanan), yang berarti bahwa hati dan niatnya tenggelan dalam Tuhan, sehingga yang dilihat-Nya hanyalah Dia. Dan hal ini, dalam pandangan Ibn Arabi, berarti sang hamba tersebut menyerap nama Allah, yang kemudian merubahnya dengan ontologis. Demikianlah, setiap kali kita menyerap asma Allah lewat dzikir kepada-Nya, esensi kemanusiaan kita berubah. Kita mengalami tranformasi. Yanag apada akhirnya akan membuahkan akhlak al-karimah yang merupakan tujuan pengutusan rasulullah Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari sudut panang psikologis sufistik, pertama-tama dzikir akan memberi kesan pada ruh seseorang, membentuknya membangun berbagai kualitas kebaikan, dan kekuatan inspirasi yang disugestikan oleh nama-nama itu. Dan mekanisme batiniah seseorang menjadi semakin hidup dari pengulangan dzikir itu, yang kemudian mekanisme ini berkembang pada pengulangan nama-nama secara otomatis. Jadi jika seseorang telah mengilang dzikirnya selama satu jam, misalnya, maka sepanjang siang dan malam dzikir tersebut akan terus berlanjut terulang, karena jiwanya mengulangi terus menerus. Pengulangan dzikir ini, juga akan terefleksi pada ruh semesta, dan mekanisme universal kemudian mengulanginya secara otomatis. Dengan kata lain, apa yang didzikirkan manusia dengan menyebutnya berulang-ulang. Tuhan kemudian mulai mengulanginya, hingga termaterialisasi dan menjadi suatu realita di semua tingkat eksistensi. Wallahu a’lam bis-shawab.&lt;br /&gt;--------------------&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-8198806396784670675?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/8198806396784670675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/doa-dan-dzikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8198806396784670675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/8198806396784670675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/doa-dan-dzikir.html' title='Doa dan Dzikir'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-1722952642114335227</id><published>2010-03-16T18:01:00.000+07:00</published><updated>2010-03-16T18:01:53.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>STANDAR KOMPETENSI LULUS (SKL) Bahasa Arab Madrasah Aliyah</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;STANDAR KOMPETENSI LULUS (SKL)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;MADRASAH ALIYAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;BIDANG STUDI: BAHASA ARAB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 26.95pt; tab-stops: 27.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoTitle" style="line-height: 200%; margin-left: .5in; mso-list: l32 level1 lfo9; tab-stops: list 28.35pt .5in; text-align: justify; text-indent: -.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;A.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Latar Belakang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent3" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN;"&gt;Dalam era globalisasi, perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat menjadikan jarak bukan suatu hambatan untuk mendapatkan informasi dari berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu bahasa asing selain bahasa Inggris menjadi penting. Dengan demikian semakin jelas bahwa penguasaan bahasa asing selain bahasa Inggris, dalam hal ini bahasa Arab, merupakan hal yang sangat mendesak. Banyak informasi ilmu pengetahuan baik di bidang teknik, ilmu-ilmu murni, ekonomi, psikologi maupun seni bersumber dari buku-buku berbahasa Arab. Selain itu bahasa Arab merupakan sarana komunikasi dalam pengembangan dunia pariwisata dan bisnis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 style="tab-stops: 28.35pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify; text-indent: -27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bahasa bukan hanya sebagai suatu bidang kajian, melainkan sebagai faktor sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik. Penguasaan bahasa Arab menjadi persyaratan penting bagi keberhasilan individu dalam menjawab tantangan zaman di era globalisasi. Pembelajaran bahasa Arab secara formal di madrasah merupakan sarana utama bagi peserta didik untuk menguasai bahasa Arab. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik dapat merespon secara proaktif berbagai perkembangan informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Melalui pembelajaran bahasa Arab dapat dikembangan keterampilan peserta didik dalam berkomunikasi lisan dan tulisan untuk memahami dan menyampaikan informasi, pikiran dan perasaan.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dengan demikian mata pelajaran bahasa Arab diperlukan untuk pengembangan diri peserta didik agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkepribadian Indonesia, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mata pelajaran bahasa Arab merupakan suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mendorong, membimbing, mengembangkan, dan membina kemampuan serta menumbuhkan sikap positif terhasap bahas Arab baik reseptif maupun produktif. Kemampuan reseptif yaitu kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain dan memahami bacaan. Kemampuan produktif yaitu kemampuan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi baik secara lisan maupun secara tertulis. Kemampuan berbahasa Arab serta sikap positif terhadap bahasa Arab tersebut sangat penting dalam membantu memahami sumber ajaran Isalam yaitu Al Qur’an dan Al Hadits, serta kitab-kitab berbahasa Arab yang berkenaan dengan Islam bagi peserta didik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Untuk itu bahasa Arab di madrasah dipersiapkan untuk pencapaian kompetensi dasar berbahasa, yang mencakup empat keterampilan berbahasa yang diajarkan secara integral, yaitu menyimak, bebicara, membaca dan menulis. Meskipun begitu, pada tingkat pendidikan dasar (elementary) dititikberatkan pada kecakapan menyimak dan berbicara sebagai landasan berbahasa. Pada tingkat pendidikan menengah (intermediate), keempat kecakapan berbahasa diajarkan secara seimbang. Sedangkan pada tingkat pendidikan lanjut (advanced) dikonsentrasikan pada kecakapan membaca dan menulis, sehingga peserta didik diharapkan mampu mengakses berbagai referensi berbahasa Arab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 style="tab-stops: 28.35pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;B.&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tujuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="MsoHeading8" style="tab-stops: 28.35pt .75in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeading8" style="margin-left: 27.0pt; tab-stops: 28.35pt .75in; text-align: justify; text-indent: 0in;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ansi-language: FI;"&gt;Mata pelajaran bahasa Arab memiliki tujuan sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l15 level1 lfo32; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mengembangkan kemampuan berkomunikasi      dalam bahasa Arab, baik lisan maupun tulisan yang mencakup empat kecakapan      berbahasa, yakni menyimak (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah),      dan menulis (kitabah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l15 level1 lfo32; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menumbuhkan kesadaran tentang      pentingnya bahasa Arab sebagai salah satu bahasa asing untuk menjadi alat      utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber-sumber ajaran Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l15 level1 lfo32; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mengembangkan pemahaman tentang      saling keterkaitan antara bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala      budaya. Dengan demikian peserta didik diharapkan memiliki wawasan lintas      budaya dan melibatkan diri dalam keragaman budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;C.&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ruang Lingkup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mata pelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah terdiri atas bahan yang berupa wacana lisan dan tulisan berbentuk paparan atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja, kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, wawasan Islam, wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam untuk melatih keempat aspek kemampuan berbahasa, yaitu &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;menyimak, berbicara, membaca dan menulis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: list 27.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: list 27.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;D. &lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar Kompetensi Lulus (SKL)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5.4pt; width: 612px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: .25in; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="height: .25in; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 459.0pt;" valign="top" width="612"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 14.1pt; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; mso-list: l29 level1 lfo1; tab-stops: 14.1pt; text-indent: -14.1pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: 14.1pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Memahami wacana lisan berbentuk paparan atau   dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja ,   kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, kebudayaan Islam,   wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: .25in; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="height: .25in; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 459.0pt;" valign="top" width="612"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 14.1pt; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; mso-list: l29 level1 lfo1; tab-stops: list 14.1pt left .75in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: 14.1pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mengungkapkan secara lisan dalam bentuk paparan   atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja,   kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, kebudayaan Islam,   wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: .25in; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="height: .25in; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 459.0pt;" valign="top" width="612"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 14.1pt; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; mso-list: l29 level1 lfo1; tab-stops: list 14.1pt left .75in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: 14.1pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca dan memahami makna wacana tertulis   paparan atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja,   kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, hari-hari besar   Islam, wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: .25in; mso-yfti-irow: 3; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="height: .25in; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 459.0pt;" valign="top" width="612"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 14.1pt; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; mso-list: l29 level1 lfo1; tab-stops: list 14.1pt left .75in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: 14.1pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Mengungkapkan secara tertulis berbentuk paparan   atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja,   kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, hari-hari besar   Islam, wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL" lang="IN" style="mso-ansi-language: IT;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: list 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;E. &lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar Kompetensi (SK) Dan Kompetensi Dasar (KD)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 6.0pt; tab-stops: list 27.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas X, Semester 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 619px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 16.9pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" width="271"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="tab-stops: 114.75pt; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 16.9pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l19 level1 lfo16; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;tentang perkenalan dan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;kehidupan keluarga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l19 level2 lfo16; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l19 level2 lfo16; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap   makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana lisan secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 16.9pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;tentang perkenalan dan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;kehidupan keluarga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l21 level2 lfo17; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan   gagasan atau pendapat secara lisan dengan lafal yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l21 level2 lfo17; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan   dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sesuai konteks dengan tepat dan   lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 16.9pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   wacana tulis berbentuk paparan atau dialog &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;tentang perkenalan dan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;kehidupan keluarga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 16.9pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; tab-stops: list .3in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l14 level2 lfo18; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan   dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l14 level2 lfo18; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bentuk dan tema wacana secara tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l14 level2 lfo18; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan   makna dan gagasan atau ide wacana tulis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;secara tepat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 16.9pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 16.9pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;tentang perkenalan dan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;kehidupan keluarga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 16.9pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; tab-stops: list .3in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l12 level2 lfo19; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis   kata, frasa,dan kalimat&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan huruf,   ejaan dan tanda baca yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l12 level2 lfo19; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   gagasan atau pendapat secara tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata,   frasa, dan struktur yang benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.1pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.1pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 1   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 30.6pt; margin-top: 6.0pt; tab-stops: list .25in; text-align: right; text-indent: -.25in; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;النكرة والمعرفة&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 2   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 30.6pt; margin-top: 6.0pt; tab-stops: list .25in; text-align: right; text-indent: -.25in; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;المبتداء والخبر&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas X, Semester 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 619px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog tentang hobi dan pekerjaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l23 level2 lfo4; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi bunyi, ujaran (kata, frasa   atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l23 level2 lfo4; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap makna dan gagasan atau ide dari   berbagai bentuk wacana lisan secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang hobi dan   pekerjaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l16 level2 lfo33; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan   dengan lafal yang tepat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l16 level2 lfo33; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan   sesuai konteks dengan lafal yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l16 level2 lfo33; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sesuai konteks dengan tepat dan lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;wacana tertulis berbentuk paparan atau   dialog tentang hobi dan pekerjaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l17 level2 lfo5; tab-stops: list 17.75pt left 134.7pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan atau   membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis secara tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l17 level2 lfo5; tab-stops: list 17.75pt left 134.7pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bentuk dan tema wacana secara tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l17 level2 lfo5; tab-stops: list 17.75pt left 134.7pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan   makna dan gagasan atau ide wacana tulis secara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt; tepat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo28; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang hobi dan   pekerjaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: -.25pt; tab-stops: 134.7pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l9 level2 lfo6; tab-stops: list 17.75pt left 134.7pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis kata,   frasa,dan kalimat&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan huruf, ejaan   dan tanda baca yang tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l9 level2 lfo6; tab-stops: list 17.75pt left 134.7pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   gagasan atau pendapat secara tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata,   frasa, dan struktur yang benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.3pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.3pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.3pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 1   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-right: .3in; text-align: right; text-indent: -.25in; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;بعض حروف الجر ومعانيها   الكثيرة الورود&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 2   menggunakan struktur kalimat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-right: 12.6pt; text-align: right; text-indent: -9.0pt; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;العطف&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas XI, Semester 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 619px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kesehatan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l18 level2 lfo10; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l18 level2 lfo10; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap   makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana lisan secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kesehatan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l25 level2 lfo20; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan   gagasan atau pendapat secara lisan tentang remaja &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dengan lafal yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l25 level2 lfo20; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan   gagasan atau pendapat secara lisan dengan lafal yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l25 level2 lfo20; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan   dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sesuai konteks dengan tepat dan   lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   wacana tulis berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kesehatan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.1pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l26 level2 lfo21; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan   dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l26 level2 lfo21; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bentuk dan tema wacana secara tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l26 level2 lfo21; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan   makna dan gagasan atau ide wacana tulis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;secara tepat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.1pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.1pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kesehatan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.1pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l8 level2 lfo22; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis   kata, frasa,dan kalimat&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan huruf,   ejaan dan tanda baca yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l8 level2 lfo22; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   gagasan atau pendapat secara tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata,   frasa, dan struktur yang benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.3pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.3pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 156.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.3pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 1   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 30.6pt; margin-top: 6.0pt; tab-stops: list .25in; text-align: right; text-indent: -.25in; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;النعت والمنعوت&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 2   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 30.6pt; margin-top: 6.0pt; tab-stops: list .25in; text-align: right; text-indent: -.25in; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;الإضافة&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas XI, Semester 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 619px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; tab-stops: list .25in; text-align: center; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan   pariwisata &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l28 level2 lfo23; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l28 level2 lfo23; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap   makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana lisan secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l11 level1 lfo2; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum   dan pariwisata &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l7 level2 lfo24; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan   sesuai konteks dengan lafal yang tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l7 level2 lfo24; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sesuai konteks dengan tepat dan lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l10 level1 lfo29; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   wacana tulis berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan   pariwisata &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l1 level2 lfo25; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan   dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis secara tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l1 level2 lfo25; tab-stops: .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara   tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l1 level2 lfo25; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan makna dan gagasan atau ide wacana   secara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt; tepat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l10 level1 lfo29; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas   umum dan pariwisata &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: -.25pt; tab-stops: 134.7pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l22 level2 lfo26; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis   kata, frasa,dan kalimat &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dengan huruf,   ejaan dan tanda baca yang tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l22 level2 lfo26; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara   tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang   benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.3pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.3pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 203.4pt;" valign="top" width="271"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.3pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Tema-tema tersebut di atas menggunakan   struktur kalimat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;جملة فعلية&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas XII, Semester 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 607px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; tab-stops: list .25in; text-align: center; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l27 level1 lfo3; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan   tokoh-tokoh Islam &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l2 level2 lfo27; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l2 level2 lfo27; tab-stops: list .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap   makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana lisan secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l27 level1 lfo3; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan   tokoh-tokoh Islam &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l13 level2 lfo7; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan   sesuai konteks dengan lafal yang tepat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l13 level2 lfo7; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;sesuai konteks &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;dengan tepat dan lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l30 level1 lfo30; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   wacana tulis berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan tokoh-tokoh   Islam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.15pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l24 level2 lfo8; tab-stops: .3in 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan   dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l24 level2 lfo8; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara   tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l24 level2 lfo8; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan makna dan gagasan atau ide wacana   tulis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;secara tepat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.15pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: list .25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l30 level1 lfo30; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan   dan tokoh-tokoh Islam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.15pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l0 level2 lfo31; tab-stops: list .3in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis kata, frasa,dan kalimat&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan huruf, ejaan dan tanda baca yang   tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l0 level2 lfo31; tab-stops: list .3in .55in left 134.7pt; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara   tertulis dalam kalimat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;d&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;engan menggunakan kata, frasa,   dan struktur yang benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.3pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.3pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.7in;" valign="top" width="259"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.3pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 261.0pt;" valign="top" width="348"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 1   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;الفعل المضارع المنصوب&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 2   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;الفعل المضارع المجزوم&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas XII, Semester 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-bottom-style: none; border-collapse: collapse; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 619px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 17.2pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; tab-stops: list .25in; text-align: center; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;SK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;KD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.2pt; mso-yfti-irow: 1; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menyimak&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l3 level1 lfo14; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   informasi lisan berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;kisah-kisah Islami&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: solid windowtext 1.0pt; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l11 level2 lfo2; tab-stops: list 17.75pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi   bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat ) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 17.75pt; mso-list: l11 level2 lfo2; tab-stops: list 17.75pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menangkap   makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana lisan tentang wawasan   Islam secara&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.2pt; mso-yfti-irow: 2; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berbicara&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l6 level1 lfo15; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;kisah-kisah Islami&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l31 level2 lfo11; tab-stops: .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menyampaikan   gagasan atau pendapat secara lisan sesuai konteks dengan lafal yang tepat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 19.65pt; mso-list: l31 level2 lfo11; tab-stops: .3in list .55in; text-indent: -19.65pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melakukan dialog&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;sesuai konteks&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt; dengan tepat dan lancar&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.2pt; mso-yfti-irow: 3; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-bottom: none; border-left: solid windowtext 1.0pt; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Membaca&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l6 level1 lfo15; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Memahami   wacana tulis berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;kisah-kisah Islami&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.2pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l4 level2 lfo12; tab-stops: .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Melafalkan   dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l4 level2 lfo12; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara   tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l4 level2 lfo12; tab-stops: list .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menemukan makna dan gagasan atau ide wacana   tulis dengan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.2pt; mso-yfti-irow: 4; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; height: 17.2pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Menulis&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l6 level1 lfo15; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan   informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum   dan kisah-kisah Islami &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.2pt; mso-border-bottom-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l20 level2 lfo13; tab-stops: .3in; text-indent: -.3in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Menulis   kata, frasa,dan kalimat&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan huruf,   ejaan dan tanda baca yang tepat dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; mso-list: l20 level2 lfo13; tab-stops: .3in; text-indent: -21.85pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara   tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang   benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 17.3pt; mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes; page-break-inside: avoid;"&gt;   &lt;td style="border-right: solid windowtext 1.0pt; border: none; height: 17.3pt; mso-border-right-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 2.95in;" valign="top" width="283"&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; height: 17.3pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0in 5.4pt 0in 5.4pt; width: 3.5in;" valign="top" width="336"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .3in; text-indent: -1.05pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 1   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-right: 30.6pt; text-align: right; text-indent: -9.0pt; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;رفع الأسماء&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30.6pt; text-indent: -9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Tema 2   menggunakan struktur kalimat:&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-right: 30.6pt; text-align: right; text-indent: -9.0pt; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;نصب الأسماء&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="PT-BR" style="mso-ansi-language: PT-BR;"&gt;F. Arah Pengembangan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="PT-BR" style="mso-ansi-language: PT-BR;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 17.85pt; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-1722952642114335227?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/1722952642114335227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/standar-kompetensi-lulus-skl-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1722952642114335227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/1722952642114335227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/standar-kompetensi-lulus-skl-bahasa.html' title='STANDAR KOMPETENSI LULUS (SKL) Bahasa Arab Madrasah Aliyah'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-3868985378212748901</id><published>2010-03-16T17:35:00.000+07:00</published><updated>2010-03-16T17:35:03.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Optimalisasi Peran Guru dalam Evaluasi Program Pembelajaran</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: auto;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="color: #999999; font-size: 0.9em; font-weight: normal; text-align: left;"&gt;Ditulis oleh Dr. S. Eko Putro Widoyoko, M.Pd. &lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" style="color: #999999; font-size: 0.9em; font-weight: normal; height: 20px; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; vertical-align: top;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;Disampaikan dalam Seminar Nasional Pendidikan 29 Maret 2009 di Universitas Muhammadiyah Purworejo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I. Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 pasal 11 ayat 1 mengamanatkan kepada pemerintah dan pemerintah daerah untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu (berkualitas) bagi setiap warga negara. Terwujudnya pendidikan yang bermutu membutuhkan upaya yang terus menerus untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya peningkatan kualitas pendidikan memerlukan upaya peningkatan kualitas pembelajaran (instructional quality) karena muara dari berbagai program pendidikan adalah pada terlaksananya program pembelajaran yang berkualitas. Oleh karena itu, usaha meningkatkan kualitas pendidikan tidak akan tercapai tanpa adanya peningkatan kualitas pembelajaran.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan kualitas pembelajaran memerlukan upaya peningkatan kualitas program pembelajaran secara keseluruhan karena hakikat kualitas pembelajaran adalah merupakan kualitas implementasi dari program pembelajaran yang telah dirancang sebelumnya. Upaya peningkatan kualitas program pembelajaran memerlukan informasi hasil evaluasi terhadap kualitas program pembelajaran sebelumnya. Dengan demikian, untuk dapat melakukan pembaharuan program pendidikan, termasuk di dalamnya adalah program pembelajaran kegiatan evaluasi terhadap program yang sedang maupun telah berjalan sebelumnya perlu dilakukan dengan baik. Untuk dapat menyusun program yang lebih baik,&amp;nbsp; hasil evaluasi program sebelumnya merupakan acuan yang tidak dapat ditinggalkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;II. Konsep Dasar Evaluasi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada tiga istilah yang sering digunakan dalam evaluasi, yaitu tes, pengukuran, dan penilaian. (test, measurement,and assessment). Tes merupakan salah satu cara untuk menaksir besarnya kemampuan seseorang secara tidak langsung, yaitu melalui respons seseorang terhadap stimulus atau pertanyaan (Djemari Mardapi, 2008: 67). Tes merupakan salah satu alat untuk melakukan pengukuran, yaitu alat untuk mengumpulkan informasi karakteristik suatu objek. Objek ini bisa berupa kemampuan peserta didik, sikap, minat, maupun motivasi. Respons peserta tes terhadap sejumlah pertanyaan menggambarkan kemampuan dalam bidang tertentu. Tes merupakan bagian tersempit dari evaluasi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengukuran (measurement) dapat didefinisikan sebagai the process by which information about the attributes or characteristics of thing are determinied and differentiated (Oriondo,1998: 2). Guilford mendefinisi pengukuran dengan “assigning numbers to, or quantifying, things according to a set of rules” (Griffin &amp;amp; Nix, 1991: 3). Pengukuran dinyatakan sebagai proses penetapan angka terhadap individu atau karakteristiknya menurut aturan tertentu (Ebel &amp;amp; Frisbie. 1986: 14). Allen &amp;amp; Yen mendefinisikan pengukuran sebagai penetapan angka dengan cara yang sistematik untuk menyatakan keadaan individu (Djemari Mardapi, 2000: 1). Dengan demikian, esensi dari pengukuran adalah kuantifikasi atau penetapan angka tentang karakteristik atau keadaan individu menurut aturan-aturan tertentu.&amp;nbsp; Keadaan individu ini bisa berupa kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor. Pengukuran memiliki konsep yang lebih luas dari pada tes. Kita dapat mengukur karakateristik suatu objek tanpa menggunakan tes, misalnya dengan pengamatan, skala rating atau cara lain untuk memperoleh informasi dalam bentuk kuantitatif.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penilaian (assessment) memiliki makna yang berbeda dengan evaluasi. Popham (1995: 3) mendefinisikan asesmen dalam konteks pendidikan sebagai sebuah usaha secara formal untuk menentukan status siswa berkenaan dengan berbagai kepentingan pendidikan. Boyer &amp;amp; Ewel mendefinisikan asesmen sebagai proses yang menyediakan informasi tentang individu siswa, tentang kurikulum atau program, tentang institusi atau segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem institusi. “processes that provide information about individual students, about curricula or programs, about institutions, or about entire systems of institutions” (Stark &amp;amp; Thomas,1994: 46). Berdasarkan berbagai uraian di atas dapat disimpulkan bahwa assessment atau penilaian dapat diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Evaluasi memiliki makna yang berbeda dengan penilaian, pengukuran maupun tes. Stufflebeam dan Shinkfield (1985: 159) menyatakan bahwa : Evaluation is the process of delineating, obtaining, and providing descriptive and judgmental information about the worth and merit of some object’s goals, design, implementation, and impact in order to guide decision making, serve needs for accountability, and promote understanding of the involved phenomena.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Evaluasi merupakan suatu proses menyediakan informasi yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menentukan harga dan jasa (the worth and merit) dari tujuan yang dicapai, desain, implementasi dan dampak untuk membantu membuat keputusan, membantu pertanggung jawaban dan meningkatkan pemahaman terhadap fenomena. Menurut rumusan tersebut,&amp;nbsp; inti dari evaluasi adalah penyediaan informasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komite Studi Nasional tentang Evaluasi (National Study Committee on Evaluation) dari UCLA (Stark &amp;amp; Thomas, 1994: 12), menyatakan bahwa : Evaluation is the process of ascertaining the decision of concern, selecting&amp;nbsp; appropriate information, and collecting and analyzing information in order to report summary data useful to decision makers in selecting among alternatives.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Evaluasi merupakan suatu proses atau kegiatan pemilihan, pengumpulan, analisis dan penyajian informasi yang sesuai untuk mengetahui sejauh mana suatu tujuan program, prosedur, produk atau strategi yang dijalankan telah tercapai, sehingga bermanfaat bagi pengambilan keputusan serta dapat menentukan beberapa alternatif keputusan untuk program selanjutnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa evaluasi merupakan proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk mengumpulkan, mendeskripsikan, mengintepretasikan dan menyajikan informasi untuk dapat digunakan sebagai dasar membuat keputusan dan atau menyusun kebijakan. Adapun tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh informasi yang akurat dan objektif tentang suatu program. Informasi tersebut dapat berupa proses pelaksanaan program, dampak/hasil yang dicapai, efisiensi serta pemanfaatan hasil evaluasi yang difokuskan untuk program itu sendiri, yaitu untuk mengambil keputusan apakah dilanjutkan, diperbaiki atau dihentikan. Selain itu, juga dipergunakan untuk kepentingan penyusunan program berikutnya maupun penyusunan kebijakan yang terkait dengan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;III. Program Pembelajaran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut Suharsimi Arikunto dan Cepi Safrudin (2008: 3 - 4) ada dua pengertian untuk istilah “program”, yaitu pengertian secara khusus dan umum. Menurut pengertian secara umum, “program” dapat diartikan sebagai “rencana”. Jika seorang siswa ditanya oleh guru, apa programnya setelah lulus dalam menyelesaikan pendidikan di sekolah yang diikuti, maka arti “program” dalam kalimat tersebut adalah rencana atau rancangan kegiatan yang akan dilakukan setelah lulus. Rencana ini mungkin berupa keinginan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, mencari pekerjaan, membantu orang tua dalam membina usaha, atau mungkin juga belum menenukan program apapun. Apabila program ini langsung dikaitkan dengan evaluasi progam, maka program didefinisikan sebagai satu&amp;nbsp; unit atau kesatuan kegiatan yang merupakan realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam program yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam buku yang lain Suharsimi (2008: 291) mendefinisikan program sebagai suatu kegiatan yang direncanakan dengan seksama. Sedangkan Farida Yusuf Tayibnabis (2000: 9) mengartikan program sebagai segala sesuatu yang dicoba lakukan seseorang dengan harapan akan mendatangkan hasil atau pengaruh. Dengan demikian dapat program diartikan sebagai serangkain kegiatan yang direncanakan dengan seksama dan dalam pelaksanaannya berlangsung dalam proses yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan banyak orang. Dalam pengertian tersebut ada empat unsur pokok untuk dapat dikategorikan sebagai program, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Kegiatan yang direncanakan atau dirancang dengan seksama. Bukan asal rancangan, tetapi rancangan kegiatan yang disusun dengan pemikiran yang cerdas dan cermat,&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Kegiatan tersebut berlangsung secara berkelanjutan dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain. Dengan kata lain ada&amp;nbsp; keterkaitan antar kegiatan sebelum dengan kegiatan sesudahnya,&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Kegiatan tersebut berlangsung dalam sebuah organisasi, baik organisasi formal maupun organisasi non formal bukan kegiatan individual,&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Kegiatan tersebut dalam implementasi atau pelaksanaanya melibatkan banyak orang, bukan kegiatan yang dilakukan oleh perorangan tanpa ada kaitannya dengan kegiatan orang lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembelajaran merupakan salah satu bentuk program, karena pembelajaran yang baik memerlukan perencanaan yang matang dan dalam pelaksanaanya melibatkan berbagai orang, baik guru maupun siswa, memiliki keterkaitan antara kegiatan pembelajaran yang satu dengan kegiatan pembelajaran yang lain, yaitu untuk mencapai kompetensi bidang studi yang pada akhirnya untuk mendukung pencapaian kompetensi lulusan, serta berlangsung dalam organisasi. Agar pembelajaran bisa berjalan dengan efektif dan efisien, maka perlu kiranya dibuat suatu program pembelajaran. Program pembelajaran yang biasa disebut juga dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan panduan bagi guru atau pengajar dalam melaksanakan pembelajaran. Program pembelajaran yang dibuat oleh guru tidak selamanya bisa efektif dan dapat dilaksanakan dengan baik, oleh karena itulah agar program pembelajaran yang telah dibuat yang memiliki kelemahan tidak terjadi lagi pada program pembelajaran berikutnya, maka perlu diadakan evaluasi program pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IV. Kegunaan Evaluasi Program Pembelajaran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekurang-kurangnya ada empat kegunaan utama evaluasi program pembelajaran, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. Mengkomunikasikan program kepada publik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak jarang publik termasuk orang tua siswa mendapat laporan bersifat garis besar dari media massa tentang efektivitas program sekolah termasuk program pembelajaran. Laporan demikian biasanya hanya menyajikan angka-angka statistik tanpa disertai penjelasan secara detail tentang makna dan hal-hal yang tekait. Ada pula sebagian orang tua menerima laporan tentang program pembelajaran dari siswanya. Informasi demikian bagaimanapun kurang lengkap. Padahal laporan atau informasi demikian dapat saja membentuk opini sistem pembelajaran atau bahkan kinerja guru. Oleh karena itu mengkomunikasikan hasil evaluasi program pembelajaran yang lengkap akan memiliki keuntungan dan kebaikan bagi guru dan sekolah. Bagaimanapun orang tua maupun masyarakat luas lainnya memiliki kepentingan terhadap pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu sekolah memiliki kewajiban untuk mengkomunikasikan efektivitas program pembelajarannya kepada orang tua maupun publik lainnya melalui hasil-hasil evaluasi yag dilaksanakan, dengan demikian publik dapat menilai tentang efektivitas program pembelajaran dan memberikan dukungan yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Menyediakan informasi bagi pembuat keputusan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Informasi yang dihasilkan dari evaluasi program pembelajaran akan berguna bagi setiap tahapan dari manajemen sekolah mulai sejak perencanaan, pelaksanaan ataupun ketika akan mengulangi dan melanjutkan program pembelajaran. Hasil evaluasi dapat dijadikan dasar bagi pembuatan keputusan, sehigga keputusan tersebut lebih valid dibandingkan keputusan yang hanya berdasarkan intuisi saja. Pembuat keputusan biasanya memerlukan informasi yang akurat agar dapat memutuskan sesuatu secara tepat. Informasi yang akurat tersebut antara lain dapat diperoleh dari kegiatan evaluasi yang dilaksanakan secara sistematis. Penyediaan informasi hasil evaluasi bagi pembuatan keputusan tersebut tidak terbatas pada keputusan oleh kepala sekolah tetapi juga oleh guru. Misalnya guru membuat keputusan tingkat kelas, sedangkan kepala sekolah membuat keputusan untuk tingkat sekolah. Masing-masing pembuat keputusan memerlukan informasi dari hasil evaluasi,karenanya hal ini harus diperhatikan ketika rencana evaluasi dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Penyempurnaan program yang ada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan dengan baik dapat membantu upaya-upaya dalam rangka menyepurnakan jalannya program pembelajaran sehingga lebih efektif. Dengan instrumen yang ada, hasil yang dicapai dapat diukur dan didiagnosis. Berbagai kelemahan dan kendala yang mungkin timbul dapat ditemukan dan dikenali, kemudian dianalisis serta ditentukan alternatif pemecahannya yang paling tepat. Komponen-komponen dalam sistem pembelajaran yang memiliki kekurangan dan kelemahan dapat dipelajari dan dicari solusinya. Berdasarkan hasil evaluasi akan dapat diperoleh informasi tentang dampak dari berbagai aspek program terhadap siswa, dan berhasil juga teridentifikasi berbagai faktor yang perlu diperhatikan atau perlu penyempurnaan, misalnya kinerja guru, fasilitas pembelajaran, strategi pembelajaran yang digunakan, dan sebagainya. Singkatnya evaluasi program pembelajaran data berfungsi sebagai koreksi terhadap kesalahan maupun kekurangan program pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Meningkatkan partisipasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan adanya informasi hasil evaluasi program pembelajaran, maka orang tua atau masyarakat akan terpanggil untuk berpartisipasidan ikut mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Hasil evaluasi progam pembelajaran yang dimasyarakatkan akan menggugah kepedulian masyarakat terhadap program pembelajaran, menarik perhatiannya, dan akhirnya akan menumbuhkan rasa ikut memiliki (self of belonging). Apabila hal ini terbina dengan baik, maka akan tercipta suatu control yang ikut memacu dan mengawasi kualitas pembelajaran. Selain itu, evaluasi juga merupakan upaya meningkatkan motivasi guru untuk meningkatkan kinerjanya. Informasi hasil evaluasi akan memberikan konfirmasi tentang komponen-komponen program pembelajaran yang masih lemah dan perlu ditingkatkan. Bagi siswa informasi hasil evaluasi yang berupa kemajuan hasil belajar siswa juga mempunyai manfaat untuk meningkatkan motivasi belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;V. Objek Evaluasi&amp;nbsp; Pembelajaran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan sistem yang terdiri atas beberapa unsur, yaitu masukan, proses dan keluaran/hasil; maka objek atau sasaran evaluasi program pembelajaran dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: evaluasi masukan, proses dan keluaran/hasil pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Evaluasi masukan pembelajaran menekankan pada penilaian karakteristik peserta didik, kelengkapan dan keadaan sarana dan prasarana pembelajaran, karakteristik dan kesiapan guru, kurikulum dan materi pembelajaran, strategi pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran, serta keadaan lingkungan di mana pembelajaran berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Evaluasi proses pembelajaran menekankan pada penilaian pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru meliputi kinerja guru dalam kelas, keefektifan media pembelajaran, iklim kelas, sikap dan motivasi belajar siswa.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Penilaian hasil pembelajaran merupakan upaya untuk melakukan pengukuran terhadap hasil belajar siswa, baik menggunakan tes maupun non tes, dalam hal ini adalah penguasaan kompetensi oleh setiap siswa sesuai dengan karakteristik masing – masing mata pelajaran .&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terkait dengan ketiga objek atau sasaran evaluasi program pembelajaran tersebut, menurut Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret (2007: 5) dalam praktek pembelajaran secara umum, pelaksanaan evaluasi program pembelajaran menekankan pada evaluasi proses pembelajaran atau evaluasi manajerial, dan evaluasi hasil belajar atau evaluasi substansial. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran kedua jenis evaluasi tersebut merupakan komponen sistem pembelajaran yang sangat penting. Evaluasi kedua jenis komponen yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pelaksanaan dan hasil pembelajaran. Selanjutnya masukan tersebut pada gilirannya dipergunakan sebagai bahan dan dasar memperbaiki kualitas proses pembelajaran menuju ke perbaikan kualitas hasil pembelajaran. Dengan kata lain untuk memperbaiki kualitas hasil belajar siswa harus didahului dengan perbaikan terhadap kualitas proses pembelajaran.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam konsep manajemen mutu, menurut Sudarwan Danim (2007: 12 -13) mutu pendidikan dilihat dari empat perspektif, yaitu masukan, proses, luaran atau prestasi belajar, dan dampak atau utilitas lulusan. Dengan demikian, kebiasaan menilai mutu proses pembelajaran hanya dengan melihatnya dari prestasi belajar siswa semata tidaklah tepat. Dilihat dari pendekatan sistem pemecahan masalah, prestasi belajar siswa yang buruk bukanlah masalah, melainkan gejala atau indikator adanya masalah. Disebut bukan masalah karena prestasi belajar siswa yang buruk adalah sebuah realitas. Rahasia mengenai factor-faktor apa yang mempengaruhi buruknya hasil belajar siswa, strategi manajemen sekolah macam apa yang harus diterapkan, strategi pembelajaran apa yang harus dikemas agar siswa tahu bagaimana memecahan masalahnya sendirilah yang menjadi masalah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan beberapa asumsi dan pendapat di atas, secara ringkas dapat disimpulkan bahwa objek evaluasi program pembelajaran yang pokok harus mencakup dua hal, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Aspek manajerial, yaitu implementasi rancangan pembelajaran yang telah disusun oleh guru dalam bentuk proses pembelajaran, atau disebut juga dengan evaluasi kualitas proses pembelajaran.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Aspek substansial, yaitu hasil belajar siswa setelah mengikuti serangkaian proses pembelajaran yang dirancang oleh guru, atau disebut juga dengan penilaian hasil belajar siswa, baik menggunakan tes maupun non tes.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;VI. Evaluator Program Pembelajaran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada dua kemungkinan asal (dari mana) orang untuk dapat menjadi evaluator program ditinjau dari program yang akan dievaluasi. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Menentukan asal evaluator harus mempertimbangkan keterkaitan orang yang bersangkutan dengan program yang akan dievaluasi.&amp;nbsp; Berdasarkan pertimbangan tersebut Suharsimi Arikunto dan Cep Safrudin (2008: 23 – 25) mengklasifikasikan evaluator menjadi dua macam, yaitu evaluator dari dalam (internal evaluator) dan evaluator dari luar (external evaluator).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Evaluator dari dalam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang dimaksud dengan evaluator dari dalam adalah petugas evaluasi program yang sekaligus merupakan salah saeorang dari anggota pelaksana program yang evaluasi. Berdasarkan batasan tersebut maka dalam evaluasi program pembelajaran guru menjadi evaluator dari dalam karena guru selain sebagai perencana sekaligus pelaksana program pembelajaran mempunyai kewajiban menilai, sikap dan perilaku maupun partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, juga mempunyai kewajiban menilaihasil belajar siswa. Adapun kelebihan dan kekurangan evaluator dari dalam antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Evaluator dari dalam&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Evaluator memahami betul program yang akan dievaluasi sehingga ke-khawatiran untuk tidak atau kurang tepatnya sasaran tidak perlu ada. Dengan kata lain, evaluasi tepat pada sasaran.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Karena evaluator adalah orang dalam, pengambil keputusan tidak banyak mengeluarkan waktu dan biaya yang cukup banyak&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangan&amp;nbsp; Evaluator dari dalam&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Adanya unsur subjektivitas dari evaluator, sehingga berusaha menyampaikan aspek positif dari program yang dievaluasi dan menginginkan agar kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dengan baik pula. Dengan kata lain, evaluator internal dapat dikhawatirkan akan bertindak subjektif.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Karena sudah memahami seluk belum program, jika evaluator kurang sabar, kegiatan evaluasi akan dilaksanakan dengan tergesa-gesa sehingga kurang cermat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;strong&gt;2. Evaluator dari luar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang dimaksud dengan evaluator dari luar adalah orang-orang yang tidak terkait dengan implementasi program. Mereka berada di luar dan diminta oleh pengambil keputusan untuk mengevaluasi keberhasilan program pembelajaran. Termasuk evaluator eksternal dalam evaluasi program pembelajaran di antaranya evaluasi yang dilakukan petugas yang ditunjuk oleh kepala sekolah maupun evaluasi yang dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh dinas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Evaluator dari luar&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Karena tidak berkepentingan atas keberhasilan program pembelajaran, evaluator dari luar dapat bertindak secara efektif selama melaksanakan evaluasi dan mengambil kesimpulan. Apapun hasil evaluasi tidak akan ada respon emosional dari evaluator karena tidak ada keinginan untuk memperlihatkan bahwa program tersebut berhasil. Kesimpulan yang dibuat akan lebih sesuai dengan keadaan dan kenyataan yang sebenarnya.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Seorang ahli yang ditunjuk biasanya akan mempertahankan kredibilitas kemampuannya, dengan begitu ia akan bekerja secara serius dan hati – hati.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangana Evaluator dari luar&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Evaluator dari luar biasanya belum mengenal lebih dalam tentang program pembelajaran yang akan dievaluasi. Hal itu wajar karena evaluator tidak ikut dalam proses kegiatannya. Mereka berusaha mengenal dan mempelajari seluk belukprogram tersebut setelah mendapat permintaan untuk mengevaluasi. Dampak dari kekurang pengetahuan tersebut memungkinkan kesimpulan yang diambil kurang tepat.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 5px;"&gt;Pemborosan waktu dan biaya, pengambil keputusan harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk membayar evaluator tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melihat kelebihan dan kekurangan dari masing-masing evaluator, serta untuk lebih mengoptimalkan peran guru dalam evaluasi program pembelajaran, maka sebaiknya evaluator dalam evaluasi program pembelajaran merupakan kombinasi antara evaluator dari dalam dan evaluator dari luar. Sebagai contoh untuk evaluasi program pembelajaran pada setiap akhir pelaksanaan pembelajaran berkenaan dengan satu kompetensi dasar atau satu pokok bahasan evaluasi dilakukan oleh guru yang merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sedangkan untuk evaluasi program pembelajaran pada setiap akhir semester atau pada akhir tahun dapat dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk dan diberi tanggung jawab oleh pimpinan sekolah, baik itu dilakukan oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum maupun bagian tertentu yang bertanggung jawab terhadap manajemen mutu sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;VII. Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan kualitas pembelajaran membutuhkan adanya peningkatan kualitas program pembelajaran secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Untuk meningkat- kan kualitas program pembelajaran membutuhkan informasi tentang implementasi program pembelajaran sebelumnya. Hal dapat diperoleh dengan dilakukannya evaluasi terhadap program pembelajaran secara periodik.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk lebih mengoptimalkan hasil evaluasi program pembelajaran maka peran guru perlu lebih ditingkatkan. Kalau selama ini guru hanya sebagai perancang dan pelaksana program, maka ke depan perlu dilibatkan sebagai evaluator terhadap program pembelajaran. Dalam evaluasi program pembelajaran guru tidak cukup hanya menilai hasil belajar siswa saja, tetapi perlu mengevaluasi proses pembelajaran yang telah ber langsung sebelumnya. Untuk dapat melaksanakan peran sebagai evaluator program pembelajaran dengan baik, guru perlu dibekali pengetahuan dan kecakapan tentang evaluasi program pembelajaran (instructional program evaluation), mulai dari konsep, pemilihan model-model evaluasi program, penyusunan instrumen evaluasi sampai penyusunan laporan hasil evaluasi program pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Daftar Pustaka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djemari Mardapi. (2000). Evaluasi pendidikan. Makalah disampaikan pada Konvensi Pendidikan Nasional tanggal 19 – 23 September 2000 di Universitas Negeri Jakarta.&lt;br /&gt;Djemari Mardapi. ( 2008). Teknik penyusunan instrumen tes dan non tes. Yogyakarta: Mitra cendekia&lt;br /&gt;Ebel, R.L. &amp;amp; Frisbie, D.A. (1986). Essentials of educational measurement. Englewood Cliffs: Prentice- Hall, Inc.&lt;br /&gt;Farida Yusuf Tayibnapis. (2000). Evaluasi program. Jakarta:&amp;nbsp; Rineka Cipta&lt;br /&gt;Griffin, P. &amp;amp; Nix, P. (1991). Educational assessment and reporting. Sydney: Harcout Brace Javanovich, Publisher.&lt;br /&gt;Popham, W. J. (1995). Classroom assessment. Boston: Allyn and Bacon.&lt;br /&gt;Oriondo, L. L. &amp;amp; Antonio, E. M.D. (1998). Evaluating educational outcomes (Test, measurement and evaluation). Manila: Rex Book Store&lt;br /&gt;Stark, J.S. &amp;amp; Thomas, A. (1994). Assessment and program evaluation. Needham Heights: Simon &amp;amp; Schuster Custom Publishing.&lt;br /&gt;Stufflebeam, D.L. &amp;amp; Shinkfield, A.J. (1985). Systematic evaluation. Boston: Kluwer Nijhof Publishing.&lt;br /&gt;Sudarwan Danim. (2007). Visi baru manajemen sekolah. Jakarta: Bumi Aksara&lt;br /&gt;Suharsimi Arikunto dan Cep Safrudin A.J. (2008). Evaluasi program pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.&lt;br /&gt;Suharsimi Arikunto. (2008). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.&lt;br /&gt;Tim Pekerti-AA PPSP LPP Universitas Sebelas Maret. (2007). Panduan evaluasi pembelajaran. Solo: Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran Lembaga Pengembangan Pendidikan UNS.&lt;br /&gt;Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3431618017400932777-3868985378212748901?l=dhiri-moe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/feeds/3868985378212748901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/optimalisasi-peran-guru-dalam-evaluasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3868985378212748901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3431618017400932777/posts/default/3868985378212748901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhiri-moe.blogspot.com/2010/03/optimalisasi-peran-guru-dalam-evaluasi.html' title='Optimalisasi Peran Guru dalam Evaluasi Program Pembelajaran'/><author><name>Manbaulyaqin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17009854213057938452</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-vWTwbghT-XY/TtV1sanu2sI/AAAAAAAAAuM/LFQBs_Hgd4E/s220/P1130855.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3431618017400932777.post-1425868122740685621</id><published>2010-03-16T17:32:00.000+07:00</published><updated>2010-03-16T17:32:07.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Pemanfaatan Vitamin C Dan E sebagai Antioksidan Untuk Memperbaiki Kuantitas Dan Kualitas Spermatozoa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: auto;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" style="color: #999999; font-size: 0.9em; font-weight: normal; height: 20px; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; vertical-align: top;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Abstrak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vitamin C dan vitamin E merupakan protektor (antioksidan) yang secara terus menerus akan bertindak sebagai scavanger terhadap radikal bebas yang terbentuk sehingga dimungkinkan tidak terjadi gangguan keutuhan dan fungsi sel. Vitamin C merupakan antioksidan non enzimatik yang mudah larut dalam air sehingga vitamin ini terdapat dicairan extra seluler sedangkan vitamin E sebagai antioksidan yang larut dalam lemak. Vitamin C mempunyai sifat polaritas yang tinggi karena banyak mengandung gugus hidroksil sehingga membuat vitamin ini akan mudah diubah tubuh. Oleh karena itu vitamin C dapat bereaksi dengan radikal bebas yang bersifat aqueous dan mampu menetralisir radikal bebas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Radikal bebas yang menumpuk berdampak terjadinya stres. Stres merupakan respon suatu mahluk hidup terhadap rangsangan baik berupa fisik, kimia, psikis, psikosial, kultural dan sebagainya yang berasal dari luar maupun dalam organisme itu sendiri. Stres panas berdasarkan faktor penyebabnya termasuk klasifikasi stressor fisik-biologik dan dapat menyebabkan reaktif oxygen species (ROS) sejenis radikal bebas yang berperan penting terjadinya apoptosis (programmed cell death). Peningkatan stres akan menimbulkan stres oksidatif, yaitu keadaan dimana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisirnya. Stres oksidatif dapat dicegah dan dikurangi dengan asupan antioksidan yang cukup dan optimal ke dalam tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci: vitamin C, vitamin E, stres, kualitas sperma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I. Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jaringan testis pada mamalia termasuk ternak sangat sensitive terhadap terhadap cekaman panas. Menurut (Wibisono, 2001) cekaman panas pada testis dapat menyebabkan fragmentasi total bisa berakibat kerusakan jaringan testis yang menyebabkan kegagalan proses spermatogenesis, sedangkan fragmentasi parsial berpengaruh terhadap spermatozoa yang dihasilkan. Walaupun sel tubuh selalu dihadapkan pada radikal bebas baik dari hasil samping produksi metabolisme sel fagosit atau didapat dari luar, sampai batas tertentu sel masih dapat bertahan terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Hal ini disebabkan karena adanya protektor terhadap radikal bebas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Stress dapat menyebabkan perubahan patologis pada tubuh ternak maupun manusia, salah satu diantaranya adalah gangguan reproduksi seperti infertilitas. Infertilitas pada keadaan stress dapat disebabkan oleh adanya hambatan motilitas sperma, meningkatnya kerusakan membran, adanya kelainan morfologi dan viabilitas spermatozoa (Lamirande dan Gagnon, 1997). Stress oksidatif merupakan keadaan dimana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisirnya. Akibat intensitas proses oksidasi sel-sel tubuh normal menjadi semakin tinggi dan menimbulkan kerusakan yang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;II. Pembahasan&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Vitamin C&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sifat Vitamin C&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vitamin C mempunyai sifat polaritas yang tinggi karena mempunyai banyak gugus hidroksil sehingga vitamin C mudah larut dalam air (Favier, 1995). Produk vitamin C banyak ditemukan baik alami yang terkandung dalam buah-buahan maupun sintesis misalnya E. Merck.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Peranan Vitamin C terhadap Kuantitas Spermatozoa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vitamin C selain mampu mengurangi radikal bebas penyebab kanker, juga merupakan antioksidan yang baik. Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada manusia dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C (Jishage et al., 2005). Vitamin C tidak dapat disintesis sendiri oleh tubuh sehingga perlu disuplai dari luar tubuh untuk mempertahankan daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam suatu penelitian membuktikan pemberian vitamin C dosis tertentu selama 15 hari dapat meningkatkan jumlah spermatozoa pada Mus musculus yang dipapar gelombang ultrasonik. Paparan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 30 kHz daya 3.5 watt/cm2 selama 20 menit dan frekuenzi 60 kHz daya 0.5 watt/cm2 selama 15 menit dapat menyebabkan munculnya radikal bebas. Pemberian vitamin C sampai dosis 0.20 mg/gram berat badan/hari dapat mengurangi jumlah spermatozoa yang mengalami kerusakan akibat radikal bebas karena vitamin C mampu menetralisir radikal bebas (Wibisono, 2001). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dimungkinkan pemberian vitamin C dosis tertentu dapat mempertahankan atau memperbaiki kualitas spermatozoa akibat stressor panas. Gelombang ultrasonik memancarkan energi panas, semakin lama intensitas makin tinggi dan suhu testis lebih tinggi dari toleransi 5-6 oC dari suhu tubuh maka berdampak pada penurunan jumlah spermatozoa. Dengan demikian bperlu adanya penelitian tentang aplikasi vitamin C sebagai antioksidan terhadap ternak yang terkena cekaman stres.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada pemberian vitamin C dosis tinggi 0.40 mg/g berat badan/hari pada mencit terjadi penuruanan jumlah spermatozoa karena vitamin C merupakan bahan yang bersifat pro-oksidan. Radikal askorbat yang terbentuk setelah menetralkan radikal bebas akibat paparan gelombang ultrasonik, setelah mengalami transfer elktron, akan terbentuk askorbat dianion. Selanjutnya setelah mengalami auto-oksidasi, askorbat dianion tersebut akan menjadi radikal askorbat dan radikal anion superoksid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi kimianya sebagai berikut : Asc2-&amp;nbsp; +&amp;nbsp; O2 &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Asc0-&amp;nbsp; +&amp;nbsp; O20-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari reaksi tersebut menunjukkan bahwa vitamin C menghasilkan anion superoksid meskipun jumlahnya sangat rendah. Pemberian dosis vitamin C 0.40 mg/g berat badan/hari pada mencit terjadi penurunan jumlah spermatozoa dimungkinkan lebih banyak dihasilkan radikal anion superoksid karena vitamin C bisa bersifat pro-oksidan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut (Suastika, 2007), salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya komplikasi vaskuler pada jaringan tertentu adalah meningkatnya stres oksidatif (radikal bebas). Hal ini terjadi karena beberapa mekanisme seperti kegagalan dalam ekspresi enzim SOD (superoxide dismutase), penurunan kapasitas antioksidan, meningkatnya glikosilasi protein dan lain-lain. Pemakaian vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan dalam dosis yang sesuai cukup membantu. Vitamin yang dapat digunakan sebagai antioksidan misalnya vitamin C dan E. Kombinasi vitamin E dosis besar dapat meningkatkan kapasitas antioksidan dari vitamin C. Namun hal yang ditakutkan pada pemberian vitamin E dosis besar adalah meningkatnya risiko terjadinya aterosklerosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Vitamin E&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Definisi Vitamin E&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vitamin E (tokoferol) merupakan suatu komponen lipid yang esensial terdiri dari selaput-selaput biologi yang saling berhubungan dengan radikal peroxyl yang berfungsi dalam mencegah perkembangan lipid peroxidan (Jishage, et al., 2005). Tokoferol pertama kali ditemukan tahun 1922 sebagai salah satu faktor anti ketidak suburan (anti-infertilitas). Lebih lanjut dijelaskan oleh (Dutta-Roy, 1994) vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang terdiri dari campuran dan substansi tokoferol (a, b, g, dan d) dan tokotrienol (a, b, g, dan d), pada manusia a-tokoferol merupakan vitamin E yang paling penting untuk aktifitas biologi tubuh. Bentuk vitamin E ini dibedakan berdasarkan letak berbagai grup metil pada cincin fenil rantai cabang molekul dan ketidakjenuhan rantai cabang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut (Dutta-Roy, 1994) a-tokoferol merupakan bentuk vitamin E yang paling aktif, berdasarkan penelitian pada rodentia dan anak ayam. Menurut Linder (1992) bentuk d–tokoferol sangat lebih aktif daripada bentuk l. Grup hidroksil yang aktif pada cincin fenil dapat diesterifikasi untuk aktivitasnya. Dl - a - tokoferol asetat dapat digunakan untuk membuat definisi unit-unit internasional untuk vitamin E, yaitu 1 mg = 1 IU, oleh karena 1 mg dl - a-tokoferol (tidak diesterifikasi) = ± 1,36 IU dan 1 mg d - a - tokoferol = 1,49 IU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Peranan Vitamin E terhadap Fertilitas&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hampir 60% komponen lipid dalam semen kalkun adalah fosfolipid (Cerolini et al., 1997). Secara fisiologis, ukuran PUFA (polyunsaturated fatty acids) yang tinggi dalam semen unggas bersifat integral karena menjaga ketidakstabilan selaput dan fleksibilitas selama proses fertilisasi. Pengaruh kerusakan lipid peroksidasi pada sperma unggas dapat mengurangi motilitas kemampuan fertilisasi. Pada beberapa penelitian menggunakan sperma mamalia pengaruh kerusakan lipid peroksidasi seperti penurunan fungsi akrosom, kerusakan kromatin dan penurunan kemampuan fusi sperma dengan ovum termasuk didalamnya berpengaruh terhadap fertilitas semen yang disimpan (Kodama et al., 1996).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Karakteristik sperma kalkun yang peka terhadap lipid peroxidation, diperlukan satu sistim antioksidan yang efisien di dalam semen kalkun yang disimpan dalam ruang tubules untuk melindungi membran sperma dari kerusakan peroksidatif (Kelso et al., 1996). Vitamin E merupakan penstabil alami pada plasma sperma dan membran mitokondria (Surai and Ionov, 1992). Vitamin E terbukti dapat memperbaiki motilitas sperma kalkun dan kelangsungan hidup di dalam ruang penyimpanan selama 48 jam pada suhu 5°C (Donoghue and Donoghue, 1997). Vitamin E dapat meningkatkan kualitas spermatozoa kalkun secara signifikan (P &amp;lt; 0.05) pada dosis 40 µg/ml (Long and Kramer, 2003).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Epididimis merupakan jaringan komplek yang secara anatomi dan histologi dipisahkan menjadi 4 bagian kelompok yang berbeda, yaitu segmen awal, caput, corpus dan cauda epididimis. Keempat bagian tersebut responsif terhadap faktor umur. Beberapa perubahan terkait dengan umur misalnya akumulasi lipofuscin yang&amp;nbsp; distribusinya diubah menjadi sistem antioksidan. Penurunan ekpresi gen dipengaruhi oleh pertahanan antioksidan. Kemungkinan stres oksidatif berperan dalam penuaan epididimis. Stres oksidatif yang berkepanjangan berdampak pada proses penuaan epididimis dan kerusakan yang semakin meluas (Kathryn et al., 2004).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vitamin E merupakan kelompok lipid yang mudah larut dalam lemak, dapat memutuskan rantai ikatan radikal bebas terutama a-tocoferol. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang mencegah perkembangan lebih lanjut reaksi radikal bebas dan selanjutnya melindungi sel 
